Baby Genius Sang Pilot

Baby Genius Sang Pilot
INGIN MARAH


__ADS_3

Braagh!


Kenan membuat mata sang ibu melongo, tidak pernah sekalipun Kenan menghancurkan perasaan ibunya. Tapi kali ini, sikap dan tingkah ibunya melewati batas, saat pulang.


"Kamu kenapa datang datang kaya orang gila Kenan?"


"Bu! bisa ibu jelaskan, kenapa video ini bisa sama ibu! cctv party yang datang itu Mila, bukan Shela.. Why? bukankah ibu seorang perempuan, ibu tega sekali?" isak Kenan, yang hanya mengoceh tak menerima.


Inggrid sendiri hanya tersenyum picik, lalu meminta Kenan tidak memutuskan hal bodoh. Ia tahu yang terbaik untuk karier dan kehidupan anak anaknya. Maka dari itu, ketimbang ia merestui menikahi Mila seorang anak dari tukang fotocopy, lebih baik ia nikahkan dan sabotase menikahi Shela si keluarga kaya di atasnya.


"Kau bisa berdiri di puncak karier mu sebagai pilot tertinggi semua itu berkat keluarga Shela! dan kau berada di posisi ceo! semua berkat saham keluarga Shela! jadi nikmati saja dirimu dengan kekayaan nak! kau bisa bermain dengan wanita diam diam, karena mertuamu tahu. Jika putrinya mengidap hiv, jejaknya tidak bisa melahirkan dan kamu hanya meneruskan aset yang harus kamu jalankan!'


Deg.


"Kenan tidak sangka, ibu menjual putranya sendiri. Apa ibu pernah bertanya, apa aku bahagia dengan pernikahan pura puraku ini. Bu, tolong dukung aku untuk bercerai dari Shela. Aku ingin bertanggung jawab, atas kesalahan Kenan dengan Mila. Dan Kenan yakin, kedua anak kembar itu anak Kenan."


"Apa .. jadi dia kembali? Kenan! jangan bodoh, jika kau cerai dalam waktu dekat, dan mertuamu tahu kau sudah punya anak sebelum pernikahan kalian terjadi, artinya semua aset keluarga Shela akan ditarik hingga nol, bahkan kita mendapat kerugian."


"Itu masalah perjanjian ibu, bukan Kenan! Kenan bodoh, karena musuh terbesar kenan adalah ibunya sendiri. Jangan halangi Kenan bu! tolong untuk kali ini, beri Kenan kebahagiaan. Ibu sudah cukup menyakiti orang yang Kenan sayangi!"


Kenan pergi, begitu saja. Ia seolah kesal akan bukti bukti yang Heru dapatkan, selama ini ia begitu bodoh, ketika kenyataannya yang selama ini Mila orang yang ia cintai, tidak pernah berkhianat dan meninggalkannya. Justru dia pergi karena ia melihat dirinya menikah, bodoh kenapa Kenan hampir tidak ingat party akhir di swiss. Jadi ketiadaan Mila, campur tangan ibunya sendiri dengan banyak ancaman.

__ADS_1


Inggrid sendiri tidak rela, jika putranya mengejar si gadis miskin, apalagi usaha fotocopy an milik keluarga Mila sudah ia hancurkan, dibuat bangkrut. Tapi jika Mila benar benar meladeni putranya, mendekati putranya maka hal yang Inggrid lakukan adalah menculik kedua anak anak Mila, agar ia tahu apakah dia benar benar Anak Kenan. Memberi perhitungan, jika kedua anak anak gadis itu akan terancam, jika sampai berani kembali berhubungan dengan putranya.


[ Cepat cari tahu, dimana Kenan putraku tes dna. Tukar hasilnya, bawa yang asli padaku! ] pesan Inggrid, entah pada siapa. Yang sudah pasti pada orang suruhannya.


***


Di Tempat Lain :


Mila sendiri terlihat lebih baik, ditemani bibi Roh yang kala itu pembeli berdatangan! ada hal yang membuat Mila sesak, ketika semalam ia mendapati pesan dari Dirga. Jika Deva kemungkinan akan kembali ke tanah air, Dirga sedang meminta pertolongan pada pamannya di hongkong, agar Deva bisa lepas dari tuduhan pekerja ilegal dan dianggap penyusup bagi warga sana.


Tapi ketika melihat kedua anak anak Mila sedang anteng bermain mainan, pemberian Kenan. Entah kenapa hidup Mila semakin memburuk, ia berharap Deva cepat datang dan bisa menyelamatkannya kedua kali. Kali ini Mila benar benar tidak ingin Kenan tahu, dan kedua anak anaknya tahu jika mereka adalah sedarah.


"Permisi nona! aku ingin pesan kue yang kamu buat itu, boleh?"


"Maaf sudah ada yang pesan! silahkan antri dibelakang!" ketus Mila.


"Ih bukan belum ada yang pesan ya mbak Mila?" ujar ibu di sebelah Kenan, masih terpesona melihat Kenan pemuda tampan yang memakai seragam pilot.


"Begitulah! saya dan mbak Mila ini akrab, hanya saja saat ini sensi. Apakah datang bulan seperti itu bu,?" goda Kenan melirik Mila yang sedang melelehkan coklat.


"Betul itu, bener banget. Atau mas nya php kali, halal in mas. Kalau udah halal kan pasti beda rasanya. Iya ga bu - ibu?" tambah tetangga bagai kompor meleduk.

__ADS_1


"Iy betul itu .." pembahasan unfaedah itu Mila dengar dalam beberapa jam.


Hingga terkahir adalah Kenan, Kenan masih setia menunggu di bangku customer. Hingga saat itu Mila yang beberes, membuat tangan Kenan menghentikan langkah Mila.


"Mila, aku ingin bahas banyak hal. Bisa kita bicara?"


"Jangan bicara apapun dekat denganku Kenan! sebentar lagi Shela datang, istri sah mu itu masih jelas, jangan membuat rumit aku hidup seperti pelako-r! hubungan kita hanya sebatas orang asing. Paham!'


"Kamu salah jika pernikahanku sehat Mila! izinkan aku tebus semua salahku."


"Keluarga kita tidak setara, bahkan aku dibuang oleh kedua orangtuaku. Karena kamu, bahkan jika kamu menyulitkan hidupku. Ibu mu pasti akan tambah menyulitkan hidupku, menghancurkan usahaku dan keluargaku yang tidak tahu apa apa. Jadi berhentilah berharap, aku benci dengan kasta." Mila melepas tangan Kenan dengan kasar.


"Kastaku sama sepertimu Mila, tidak jauh beda. Maukah kamu bertahan menungguku!'


Mila hanya meneteskan air mata, baginya hidupnya sudah sulit. Jika ia harus pindah tempat tinggal lagi, cukup memakan waktu panjang. Lagi pula tabungannya sangat minim, entah apa lagi jika Kenan masih datang menemuinya. Apakah tante Inggrid akan semakin menindas dirinya dan keluarganya, apalagi Mila sendiri tidak tahu kabar nasib ibu dan ayahnya kini, mereka pindah tempat tinggal dan tak memberi satupun nomor yang bisa dihubungi, bahkan bibi Roh saja, bersumpah ia tak tahu.


"Bunda, bunda kenapa diam dibelakang pintu?" tanya Bima, ketika melihat wajah bundanya merah.


"Bunda habis nangis ya?" tambah Kanya, yang membawa boneka ikut mengekor.


TBC.

__ADS_1


Hello All, akhir bulan kumat deh. Review dari kemarin revisi gagal terus. Moga kali ini Cepat lolos.


Happy Reading All.


__ADS_2