Baby Genius Sang Pilot

Baby Genius Sang Pilot
UMROH BERSAMA


__ADS_3

'Terimakasih kebaikan bibi, Mila janji akan terus mendoakan bibi dan pak Supra, dan akan sering datang, bahkan tempat peristirahatan bibi akan Mila urus.' ujarnya menatap dua nissan, dan satu nissan kecil mirip nisan bayi dimana itu tanpa nama berada di sebelah sang bibi Roh, setelah perjalanan jauh.


Dan setelah sekian lamanya, Mila nampak telah berhenti menangis, dimana Mila harus merelakan kedua orang yang ia sayangi pergi saat ini juga.


"Sayang, ayo ini sudah mau hujan. Kita relakan dan bantu doa." ujar Kenan, dimana Mila mau tidak mau harus merelakan.


Bahkan kini mereka pergi pamit, dari makam membuat Mila yang berduka tak kuasa, jika saat ini semesta lebih sayang alm dan almarhumah Roh dan Supra.


Dan kini ada rasa tak percaya bagi Mila, setelah pulang ke rumah hal itu membuat ia merasa nampak terkejut akan sang Ayah yang memberikannya wasiat.


"Apa ini ayah?"


"Buka saja putriku!" Titah Saputra, hal itu membuat mata Mila membola di meja makan malam, dimana disana sudah ada kedua anak kembar dan ibunya bersama suaminya, yang sengaja sang Ayah membawa mereka makan keluarga bersama.


"Surat Perjanjian Ahli Waris. Ayah apa ini semua?"


"Selama ini ayah sudah lalai, lalai akan perkembangan masa kecilmu bahkan menyianyiakan waktu, tapi percayalah Ayah berjuang demi kalian. Dan semua aset yang Ayah miliki, sudah sah jadi milikmu putriku! Dan kamu Alex, setelah masa kontrakmu selesai, tolong jaga perusahaan untuk kedua cucuku, dimana perusahaan itu akan jatuh pada Bima cucu pertamaku, dan beberapa mansion serta bidang usaha lain untuk mereka."


"Ayah ini berlebihan, Mila tidak bisa .."


"Jika ayah tiada, lalu ayah belum memberitahumu dan mensahkan nya, ayah akan merasa bersalah nak! Jadi simpanlah, dan gunakanlah sebaik mungkin. Jaga perusahaan agar selalu balance untuk generasi kehidupan kalian, Mila kamu hanya perlu mengembangkannya saja, Kenan suami mu pasti akan membantumu, kamu lah bosnya disini menggantikan papa!"


Ach! terkejut Mila saat ini, seolah tak percaya sang Ayah sudah memberikan wasiat.


"Kenan janji akan menjaga Mila dan anak anak."


"Itu harus Kenan, jadi tolong kau bayar saja finalti, urus perusahaan seperti biasa. Aku serahkan padamu, jangan sampai kau sakiti putriku seperti dulu!"


"Itu pasti Ayah mertua, Kenan tidak akan pernah mengulangi, sebab mereka adalah kehidupan penting bagi Kenan!" ujar Kenan janji begitu saja.

__ADS_1


Mila seolah pupus harapan, dimana menatap sang Ayah yang memberi wasiat membuatnya takut kehilangan lagi, dan kini Mila merasa hampa ketika semua yang ia miliki serba ada, namun satu persatu akan pergi begitu saja.


"Mila berterimakasih Ayah, tapi bisakah kita umroh bersama, ini bentuk rasa syukur kita berkumpul bersama, dan Ayah yang lapang menerima keluarga baru ibu."


"Ah tentu putriku, itu pasti apapun itu."


Nampak sekali raut wajah Dave seolah kesal, namun ia berusaha mengusap bahu Rini, untuk selalu dekat bagaimanapun dirinya takut tersaingi oleh Saputra, dan Rini mempunyai benih cinta kembali masa lalunya.


"Bagaimana bu, ibu dan Ayah Dave ikut kami juga kan?"


"Kita sudah mendaftar haji tahun depan, sepertinya .." terpotong Dave oleh Rini.


"Sepertinya baik jika kita umroh bersama tahun ini, tenang saja Mila. Ibu dan Ayah keduamu pasti ikut, ibu akan bicara pada Agam untuk ikut juga, karena kita keluarga."


"Terimakasih bu."


Perbincangan pun berakhir dimana saat ini nampak sekali Dave terlihat mengalah, bahkan mengalah telah menjatuhkan harga dirinya demi rasa cintanya pada bu Rini, akan jamuan kepada mantan suaminya demi putri


"Yeaay kita liburan bareng kak."


"Iya dik." Bisik Kanya dan Bima kegirangan.


"Ini namanya liburan ibadah cucu cucuku! Ah gemasnya kalian berdua." Cubit pipi gembul mereka berdua, oleh Rini yang nampak mereka semua kegirangan.


Hingga beberapa jam kemudian, dari hari ke hari ke minggu telah mereka lewati. Dimana saat ini, Mila dan seluruh keluarga bersiap umroh, tak sedikit acara di rumah mereka lakukan jamuan kepada tetangga dan kerabat untuk kepergian ibadah mereka, bahkan beberapa staff kantor dan bodyguard ada yang satu persatu di umrohkan ikut bersama, dan ada juga yang menunggu giliran karena kuota terbatas.


Dimana Mila menatap haru, sebab seluruh karyawan sang Ayah di berangkatkan ke mekkah demi keberkahan dan kejayaan perusahaan Ayah, bak langit dan bumi yang Mila sempat benci jika sang Ayah hianati ibunya, namun kenyataannya sang Ayah adalah Ayah yang luar biasa akan kebaikannya dan hangat pada karyawan yang bekerja padanya, pantas saja harta Ayah di dunia tak habis dan semakin bertambah.


Beberapa dari berita Shela nampak keluar dari berita pagi, bahkan makamnya di sebelah almarhumah bu Roh di samping makam kecil, di tpu jeruk purut. Hal ini membuat Mila menjenguk makam mereka sebelum berangkat ibadah umroh dan tak lupa memanjatkan doa.

__ADS_1


Dan kebahagiaan Mila pun berakhir bahagia, happy ending dengan kehidupan yang luar biasa telah semesta anugerahkan, dimana kehidupan di pahit kini Mila nampak menerima balasan manisnya dan kesabarannya selama ini.


'Aku tahu semesta selalu melindungi umatnya, dan memberikan suatu ujian untuk mengingatkan dan menaikan derajat hambanya. Tuhan jangan biarkan Mila dan keturunan Mila, kebahagiaan Mila kufur nikmat dan lupa akan semua yang engkau titipkan. Sungguh Mila takut menerima surprise ini." lirihnya dan bangkit merapatkan tudung penutup kepala yang hampir turun.


Dimana saat ini Mila di gapai oleh Kenan, senyum dan mereka menuju mobil, untuk perjalanan menuju mekkah.


"Sayang, tetaplah bahagia dan berdoa untuk kebahagiaan kita dan anak anak selalu bersama seperti ini, aku janji akan melindungi kamu sayang!" ujar Kenan membuat Mila senyum.


"Terima kasih Kenan, tuntun aku jadi istri soleha, kamu menerima ku apa adanya dengan segala sikap ku yang .."


"Kita sama sama belajar dan saling mengingatkan sayang, perjalanan kita masih panjang dengan anak anak kelak di mansion menjadi keluarga hangat." Balas Kenan.


Dan kini Mila nampak menuju perjalanan ibadah bersama keluarga besarnya, berharap kebaikan dan keberkahan Mila saat ini tidak pernah putus, meski ujian pastinya akan selalu menghampiri sesuai porsinya.


End ...


Kisah Mila dan Kenan bahagia ya all, dan akan berlanjut Season 2.


Kisah Kanya dan Bima akan drama rumah tangganya setelah dewasa, tapi Author akan infokan di chapter bab bonus nanti.


Karya On Going Author Saat Ini Adalah.


"Menantu Kecil Seperti Dewa." masih dalam tahap revisi karena di ikutkan lomba, mohon dukungannya dan tap love.


Happy Reading All, maaf jika kisah Mila sudah berakhir, terimakasih atas dukungan Readers yang terus menunggu update an Mila.


Baby Genius Sang Pilot .. End.


Kisah Mila yang hamil atau tidak masih menjadi rahasia, bisa yes atau no, yang pastinya kehidupan mereka sudah bahagia saat ini jika Mila kelak hamil lagi.

__ADS_1


TAMAT ...


__ADS_2