Baby Genius Sang Pilot

Baby Genius Sang Pilot
HUKUMAN SHELA


__ADS_3

Saputra yang mendengar ocehan Shela dengan terputus putus, hal itu membuat senyuman miring pada putri yang ia besarkan selama 28 tahun.


"Shela, apa yang kamu inginkan, apa popularitas dan uang tidak cukup?"


"Aku ingin papa menolongku, membawaku ke korea untuk operasi wajah. Dan menangkap penjahat yang sudah membuatku celaka seperti ini. Huhuhu .. aku tahu, papa sayang padaku kan. Jadi papa menemukan aku, papa pasti menyuruh orang untuk mencariku kan? atau karena identitasku, ada yang menghubungi papa. Benarkan?"


"Realy? kamu saat ada di rumah sakit, tidak ada identitas satupun, ponsel, dompet dan apapun tidak ada. Hanya saja, pakaian lusuh dan luka yang menempel yang kamu bawa. Luka luar dan dalam yang kamu torehkan pada pria malang di depan mu ini. Apa kamu sudah cukup baik untuk bersenang senang Shela sayang?"


Deg.


Shela terdiam, ia kembali mengingat akan seluruh milik barang berharganya sudah dibawa dokter gadungan, dimana ia harus menjelaskan apa yang pas pada papanya itu.


"Kenapa diam? jelaskan apa yang terjadi padamu, kenapa kamu ada di swiss. Karena kamulah, papa terbang kemari!"


"Ah, soal itu karena Shela ingin datang pada kawan, dimana Shela ingin memancungkan hidung Shela pah, namun Shela tidak ingat lagi. Huhuhu, papa harus bantu Shela pah." merengek bak anak kecil.


Dimana Heru di balik tirai rumah sakit yang berjaga, sungguh muak akan sikap Shela saat ini. Hal itu masih saja tidak sadar dan berterus terang, andai ia meminta maaf dan mengakui semuanya, sudah pasti hukumannya kelak tak bertambah berat.

__ADS_1


'Begitulah anak manja, salah didikan membuat Shela buta hati dan buta perasaan, apa yang ia lakukan sudah sangat kriminal dan itu bisa saja membuat nya menjadi fatal.'


"Tenang saja, papa akan mengurus. Agent orang papa sedang menelusuri, dan beberapa jam lagi dokter gadungan itu tiba di penjara. Kita akan tahu kebenarannya, pastikan kamu berkata jujur saat ini. Ingat pintu maaf tidak akan pernah kamu dapatkan Shela, sebab sekali kamu membuat malu, dan jika lebih dari ini. Maka keluarlah dari keluarga Saputra, namamu bukan lagi Shela Marcia Saputra, melainkan Shela Terpidana Seumur Hidup."


Dep.


Perkataan Shela membuat matanya terlihat melotot, dimana mungkin kedatangan papanya sudah tahu apa saja yang ia lakukan.


"Papa maafkan aku!"


Shela beranjak dan berlutut kala Saputra melangkah ke luar pintu. Dimana tangisan air mata Shela mungkin terasa perih, namun sebagai ayah ia merasa perih karena telah membesarkan anak angkat yang akan menghancurkan masa depan putri kandungnya, jika itu sampai terjadi gagal lah dia sebagai ayah, kekayaan yang ia punya tidak akan berharga jika putri kandungnya terancam.


Deg.


"Tuan Saputra maafkan aku, aku berbicara karena aku bukan putri kandungmu. Tapi semua ini karena kamu abai padaku!" teriak Shela, membuat Heru mengekor, dimana ia juga abai pada Shela saat ini.


"Heru, tolong bantu saya Heru!" memohon Shela, kala saat itu memegang kaki Heru bak mengemis penuh harap.

__ADS_1


"Bersikaplah bijak Nona Shela! tuan sudah terlalu baik meski dia abai, harusnya anda pikirkan kedepannya, maaf saya tidak bisa membantu. Satu lagi, jangan pernah lagi berbuat jahat. Sadarlah jika Kenan dan Mila sudah semestinya bersatu." ujar Heru membuat Shela semakin bertambah kesal.


Shela merasa hancur, dimana beberapa pria berseragam menjaganya di berbagai tempat. Bahkan untuk kabur pun tidak akan bisa, dimana Shela kini tidak punya kekuatan dan kekuasaan hanya karena Mila, ingin menghancurkan Mila namun semuanya hancur, hidupnya kedepannya akan musnah harapan serta mimpi mimpinya pupus begitu saja.


Aarrrgh!!


Semua karena Mila, andai Mila tidak pernah hadir, andai putri kandungnya tidak pernah ditemukan, kenapa kalian tidak adil padaku. Hanya karena aku berbuat salah. Lirih Shela merasa terpukul dan berteriak teriak, dan dimana salah satu suster datang mengecek kondisi Shela.


"Suster tolong beri dia bius, sebab ia akan dibawa ke lapas saat ini juga!" titah dokter, membuat Shela kedua tangannya di pegang paksa.


"Apa yang kamu tahu tentang saya suster, katakan pada saya. Saya mohon, saya punya uang banyak. Tolong bantu saya agar saya bisa pergi dari sini."


"Mohon maaf Nona, seberapa banyak uang anda. Kami hanya menjalankan tugas, orang di luar akan membawa anda ke Champ-Dollon, atau tempat lain yang mengerikan. Dimana ruangan penjara itu yang saya tahu disana, setiap ruangan berisi 200 orang, apa yang anda lakukan sampai anda harus di kirim ke sana?" bisik Suster.


Mendengar hal itu, Shela mengamuk namun bius suntikan itu menancap, membuat Shela lemas dan pingsan. Dimana beberapa orang berseragam nampak meminta sang suster melepaskan pasien, karena akan segera di pindahkan.


TBC.

__ADS_1


Sambil Tunggu Up, yuks mampir lagi ke novel litersi Author jika berkenan.



__ADS_2