Between Love And Lies

Between Love And Lies
Bab 50


__ADS_3

Sedangkan di mall, Natasha malah sedang membuat keributan di mall tersebut. Dia meminta anak buahnya mencari keberadaan Geo yang sudah satu jam lebih menghilang.


'Gawat, bagaimana kalau dia pingsan di suatu tempat karena sakit kepalanya kambuh!' batin Natasha yang sangat mencemaskan Geo.


Cintanya pada Geo itu nyata, Natasha memang benar-benar mencintai Geo. Dia juga tahu kalau Geo masih sering sakit kepala. Dia meminta papinya untuk membuat Geo lupa total pada masa lalunya.


Dan Jack melakukan itu dengan cara memberinya obat yang dapat menghapus memori dan melemahkan ingatan yang di lakukan dengan memberikan obat pada Geo secara berkala.


Jadi sebenarnya, obat yang selama ini dikonsumsi oleh Geo itu bukan obat untuk membuat dirinya ingat kepada masa lalunya. Melainkan, obat yang akan membuat dirinya lupa pada memori masa lalunya dan membuat ingatannya pada masa lalunya hilang sepenuhnya. Namun efek samping dari obat itu adalah Geo akan sering mengalami sakit kepala jika dia masih berusaha untuk mengingat tentang masa lalunya.


Dan melupakan semuanya tentang masa lalunya adalah hal paling baik yang bisa di lakukan oleh Geo. Agar jadinya tidak mengingat apapun tentang masa lalunya yang akan membuat kepalanya terasa sangat sakit seakan mau pecah.


Dan apa yang terjadi di rumah Tiara tadi adalah karena dia berusaha mengingat tentang masa lalunya karena dia melihat sosok sebuah siluet di pikirannya, di ingatannya. Hingga dia merasakan rasa sakit yang luar biasa dan tidak sadarkan diri.


"Lapor nyonya, dari rekaman CCtv yang kami paksa lihat dari pihak mall, tuan Geo keluar dari mall ini sekitar satu jam lebih dua puluh menit yang lalu!" kata salah seorang penjaga Natasha.


Mendengar apa yang dikatakan oleh anak buahnya, tentu saja Natasha terkejut.


'Kenapa Geo pergi? apa dia mengingat sesuatu?' batin Natasha sangat cemas.


Natasha mulai panik.


"Cari rekaman CCtv lainnya, cari rekaman mungkin saja game sebelum pergi dari mall ini bicara dengan seseorang untuk bertemu dengan seseorang. Cepat cari!" kata Natasha yang juga masih terus menghubungi nomer ponsel Geo.


Natasha bahkan harus membanting ponsel yang harganya puluhan juta rupiah itu karena kesal sejak tadi nomor Geo bisa dihubungi tapi telepon darinya tidak diangkat oleh Geo.


"Apa-apaan ini. Apa mungkin dia mengingat sesuatu, setahuku dia tidak mengenal siapapun di sini. Dia juga tidak mungkin ingat sesuatu kan, obatnya saja semalam masih aku berikan padanya, dan aku melihatnya meminumnya!" gumam Natasha menjadi sangat cemas.


Sementara itu di rumah sakit, setelah hampir setengah jam di tangani. Dokter tersebut keluar dan menghampiri Melani. Melani yang melihat seorang dokter keluar dari ruangan UGD pun segera menghampiri dokter itu dan bertanya Bagaimana keadaan pria yang dia yakini sebagai Kenzo itu.


"Dokter? bagaimana anak saya dokter?" tanya Melani.

__ADS_1


"Pasien sudah membaik. Tapi hasil tesnya baru akan keluar setengah jam lagi. Tapi saya punya keyakinan kalau pasien mengalami gangguan memori di saraf kepalanya. Dan dia salah mengkonsumsi obat sepertinya!" kata dokter itu membuat Melani dan Tiara sangat terkejut.


"Amnesia?" tanya Tiara tercengang.


'Jadi kamu memang benar-benar Kenzo, perasaan ku tidak salah. Kamu amnesia, makanya kamu tidak mengenali ku!' lirih Tiara dalam hatinya.


Melani lantas merangkul Tiara, dia begitu sedih mendengar anaknya amnesia.


"Artinya dia benar Kenzo kita kan Tiara, dia benar-benar Kenzo!" ucap Melani sambil menangis sambil memeluk Tiara.


Tiara juga tidak bisa menghentikan air mata yang mengalir di wajahnya. Dia bingung harus bagaimana menjelaskan semuanya pada Melani. Meskipun dia Kenzo, tapi pria itu sudah menikah dengan Natasha. Dia dan Natasha sudah menikah satu tahun lebih. Dan artinya memang Kenzo menikah saat terjadi kecelakaan itu.


'Kenzo menikahi wanita itu, bagaimana pun dia sudah menikahinya. Aku harus bagaimana?' lirih Tiara dalam hatinya.


Beberapa saat kemudian, Kenzo di pindahkan ke ruang rawat.


Frans dan Abi sudah kembali untuk mengurus segalanya. Masalah surat kematian yang sudah di buat atas nama Kenzo Pratama. Mereka akan melakukan pengajuan pembatalan. Surat keterangan amnesia dari rumah sakit juga sudah mereka bawa.


"Kenzo, sayang.. ibu sangat rindu padamu. Ibu pikir kamu benar-benar telah meninggalkan ibu!" kata Melani dengan suara yang bergetar.


Tiara menggandeng tangan Kiara dan Kenzi ke ruangan rawat Kenzo. Air mata Kiara menetes melihat Kenzo yang terbaring di atas tempat tidur.


Nalurinya membuat Kiara melepaskan tangan Tiara dan berlari ke arah Kenzo.


"Papa!"


Kiara memeluk papanya dan menangis terisak di dada Kenzo.


"Papa, Kiara rindu papa!"


Dan apa yang di ucapkan oleh Kiara itu membuat Tiara merasa sangat sedih. Air matanya kembali mengalir. Di bingung, Tiara sangat bingung. Kenzo yang sekarang ada di depan mereka. Bukan Kenzo yang dulu. Dia itu menantu keluarga Anderson. Dia tidak mengingat salah satu pun dari mereka yang ada di ruangan ini.

__ADS_1


Dan hidupnya jauh lebih menyenangkan sekarang. Dengan istri barunya yang cantik, muda dan kaya raya.


Kenzi menarik tangan Tiara.


"Mama, mama jangan menangis. Papa kan sudah pulang!" kata Kenzi begitu polos.


Tiara berjongkok dan memeluk Kenzi.


"Iya sayang papa sudah pulang!" kata Tiara.


'Tapi papa pulang tidak sendirian nak, papa pulang tidak sendirian!' lirih Tiara dalam hatinya.


Tiara juga sudah menghubungi Erik. Dia merasa Erik harus mengetahui hal ini. Kalau ternyata Kenzo masih hidup, dia adalah Georgino Anderson, kenapa dia tidak mengenali Tiara dan Erik. Itu karena Kenzo amnesia.


Erik sebenarnya tidak terlalu terkejut. Tapi karena dia sudah melakukan kesalahan dengan mengatakan tidak mengenal Kenzo saat pria itu datang bertanya padanya. Maka Erik merasa harus merahasiakan pertemuan itu dari Tiara. Dan Erik pun akhirnya, berpura-pura terkejut mendengar penjelasan Tiara.


"Dia amnesia?" tanya Erik.


Tiara dan Melani mengangguk bersamaan. Sementara Kiara dan Kenzi terlihat terus berada di sisi kanan dan kiri Kenzo. Tak mau lagi meninggalkan papa mereka itu.


"Sejak kapan? apa itu artinya dia... astaga! jadi dia menikahi Natasha Anderson dalam keadaan sadar atau tidak sebenarnya?" tanya Erik bingung.


Tiara langsung menoleh ke arah Erik. Begitu pula dengan Melani.


"Apa maksudnya nak Erik? Kenzo menikah lagi? bagaimana mungkin?" tanya Melani yang shock mendengar kalau Kenzo punya istri lain selain Tiara.


Air mata Tiara kembali mengalir, kembali berlinang. Karena apa yang dikatakan oleh Erik itu benar. Tiara pun mengangguk di depan Melani.


"Dia punya istri Bu, dia datang ke kota ini bersama istrinya!" lirih Tiara yang begitu sedih.


***

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2