
Natasha yang sampai malam tidak bisa menemukan keberadaan Geo menjadi sangat khawatir, marah dan takut. Pada akhirnya dia hanya bisa mengamuk pada semua anak buahnya di apartemen.
"Kalian semua tidak becus. Bagaimana bisa kalian mencari satu orang yang hilang ingatan saja tidak bisa. Kalian semua bodohh!" kata Natasha begitu kesal.
Tak hanya bicara kasar, wanita itu bahkan sudah membanting semua barang di dalam kamar apartemennya. Dia marah, sangat marah. Anak buahnya bahkan sudah ada yang menghubungi Jack karena mereka sudah tidak berani bicara lagi pada Natasha.
Hingga pada akhirnya Jack mengirimkan seorang asisten kepercayaannya untuk membantu mencari Geo. Karena dirinya sendiri tidak bisa meninggalkan negaranya dan juga bisnis yang sedang jalankan.
Keesokan harinya, orang yang dikirimkan oleh Jack sampai di apartemen Natasha. Jangan tanya sudah seperti apa penampakan apartemen Natasha saat ini. Setiap ada pelayan yang mencoba untuk membersihkan tempat yang berantakan itu. Pelayan tersebut malah langsung dipecat.
Dan sejak semalam Natasha juga tidak makan. Jika ada yang membawakannya makanan, wanita itu akan langsung melemparkannya dengan piring-piringnya ke dinding. Nyaris saja apa yang dia lakukan itu membuat anak buahnya terluka. Untung saja anak buahnya itu dengan cepat menghindari, kalau tidak dia pasti akan terluka.
Sangat berantakan sekali tempat itu, bukan hanya tempatnya saja yang berantakan namun Natasha saat ini tak kalah berantakan penampilannya dari apartemen miliknya itu.
"Natasha!" panggil seseorang yang suaranya begitu familiar untuk Natasha.
Natasha yang awalnya sedang duduk di depan tempat tidur king size nya lantas mendongak ke atas, menatap ke arah sumber suara yang memanggil namanya tersebut.
"Paman Martin!" kata Natasha yang lantas menghambur ke pelukan orang kepercayaan papinya itu.
"Paman, Geo menghilang paman. Geo hilang. Bagaimana ini paman, aku tidak akan bisa hidup tanpa Geo. Bantu aku paman!" kata Natasha yang terdengar sangat kurus asa.
"Kamu tenanglah, sudah ada paman di sini bukan? paman akan mencari Geo!" kata Martin membuat perasaan Natasha sedikit membaik.
Martin lantas meminta para pelayan untuk membereskan apartemen itu dan membantu Natasha untuk merapikan dan membersihkan dirinya. Setelah itu dia langsung mengumpulkan semua anak buahnya dan mulai kembali mencari dari mall tempat kemarin Geo menghilang.
__ADS_1
Setelah Natasha selesai bersih-bersih, dia menemui Martin yang tengah menjelaskan apa saja yang harus di periksa oleh anak buahnya itu nanti saat mereka tiba di mall.
"Paman, aku ikut ya!" kata Natasha.
"Tentu saja Natasha, kamu harus ikut. Tapi kamu makan dulu ya, kita akan banyak bergerak ke sana dan kemari. Kamu butuh tenaga untuk melakukan semua itu, jadi kamu harus makan dulu!" kata Martin.
Natasha pun mengangguk dan melakukan apa yang dikatakan oleh Martin. Jangan pikir Martin adalah orang yang baik ya, dia adalah seseorang yang bisa menghabisi orang dengan kedua mata melihat ke arah orang itu tanpa dosa.
Sementara itu, di perusahaan Pratama. Erik sudah menduga kalau kemungkinan Kenzo tahu alamat rumah Tiara memang dari perusahaan itu. Erik menemui resepsionis dan bertanya padanya. Ternyata dugaannya benar, kalau Kenzo datang dan bertanya tentang alamat rumahnya.
"Siapa lagi yang mengetahui Kenzo datang kemari?" tanya Erik.
"Tidak ada pak, saat itu memang sudah siang. Semua sepertinya sedang menyelesaikan pekerjaan untuk bersiap makan siang!" kata resepsionis itu.
"Baiklah, jika ada yang bertanya tentang Kenzo. Katakan kamu tidak tahu dan tidak pernah melihatnya ya! Kenzo berada dalam bahaya, kamu tidak ingin bos ku terluka kan? tidak mau perusahaan ini hancur kan?" tanya Erik membuat wajah resepsionis wanita itu menjadi pucat.
"Tidak pak, saya akan diam. Tapi CCtv...!"
"Aku akan mengurus itu, pokoknya jangan sampai ada yang tahu kalau Kenzo masih hidup. Mengerti?" tanya Erik.
'Mengerti pak!" sahut resepsionis wanita itu dengan cepat.
Erik juga langsung mengurus masalah rekaman CCtv. Tapi dia semakin penasaran, bagaimana bisa Kenzo ke perusahaan Pratama. Pada akhirnya Erik pun berpikir untuk kembali ke perusahaannya dan memeriksa rekaman CCtv di perusahaan nya sendiri. Tentu saja setelah dia memberi tahu pada Frans dan Abi kalau Kenzo dalam bahaya, dan berharap dua orang kepercayaan Kenzo itu bisa di andalkan.
Masalahnya kemarin di rumah sakit, Frans dan Abi mengurus pembatalan surat kematian Kenzo. Itu benar-benar sangat berbahaya kalau Natasha dan anak buahnya mengetahuinya. Maka dari itu Erik meminta Frans dan Abi untuk mengurus hal itu, membuat kabar itu tidak sampai keluar dari ruangan kantor catatan sipil.
__ADS_1
Erik pun kembali ke perusahaannya, ternyata benar Kenzo bertemu dengan beberapa orang yang mengenalinya. Beberapa orang teman kuliah Tiara dan Erik.
Erik lantas memanggil orang-orang itu lalu menghapus rekaman CCtv saat Kenzo datang. Setelah itu, Erik mengatakan pada semua temannya yang mengenal Kenzo untuk berpura-pura tidak mengetahui kalau Kenzo masih hidup dengan alasan yang sama, yakni Kenzo sedang berada dalam bahaya.
Setelah semua itu, pada akhirnya Erik mendapat kabar dari Kenny, anak buah kepercayaannya yang di tugaskan menjaga Kenzo dan perawat yang ada di sana kalau Kenzo sudah sadar.
Erik menghela nafasnya berat. Dia harus segera menemui Tiara dah mengajak Tiara bertemu dengan Kenzo. Bagaimana pun juga Erik sangat percaya pada Tiara, Tiara adalah satu-satunya wanita yang Erik kenal tidak pernah ingkar pada janjinya. Meskipun harus mempertemukan Tiara dengan Kenzo. Tapi Erik yakin, kalau Tiara tidak akan pernah mengingkari janjinya.
Erik menjemput Tiara di rumahnya, karena sepertinya Melani agak kurang enak badan. Orang tua memang rentan sakit kalau banyak berpikir. Sebenarnya Melani merasa tidak enak pada Erik. Dia yang dulu memaksa Tiara menerima Erik, dan membantu Erik membuat Tiara setuju bertunangan. Tapi setelah mengetahui Kenzo masih hidup. Melani juga sedang dalam keadaan galau untuk melepaskan menantunya itu bersama dengan Erik.
Memikirkan semua itu membuat Melani menjadi drop dan sakit.
Erik yang mengetahui kalau Melani sakit langsung menemui Melani.
"Tante sudah periksa ke dokter?" tanya Erik.
Melani mengangguk.
"Tadi dokter Adit sudah datang, nak Erik. Tante mau bicara...!"
Tapi belum selesai Melani bicara, Erik sudah menepuk punggung tangan Melani dengan perlahan.
"Tante tidak usah pikirkan tentang aku dan Tiara, Tiara kan statusnya masih istri Kenzo. Aku akan lupakan kalau aku dan Tiara pernah bertunangan. Jadi tante jangan pikirkan itu ya!" kata Erik membuat Melani tersenyum lega.
'Maafkan aku Tante, aku harus mengatakan ini agar Tante tidak sakit. Karena setelah Kenzo pulih, Tiara tetap akan menikah dengan ku setelah bercerai dengan Kenzo!' batin Erik.
__ADS_1
***
Bersambung...