Between Love And Lies

Between Love And Lies
Bab 51


__ADS_3

Erik memberi saran pada Tiara untuk mengabarkan tentang kondisi Kenzo pada Natasha. Bagaimana pun dia juga istri Kenzo, dia sama sekali tidak ingin keselamatan Tiara dan kedua anaknya menjadi terancam karena berurusan dengan orang seperti Natasha dan keluarganya.


Tapi baru akan menghubungi perusahaan Anderson. Dokter yang tadi menangani Kenzo datang dan membawa hasil laporan terkait pemeriksaan menyeluruh mengenai kondisi Kenzo.


"Dari hasil yang kami dapatkan, pasien benar-benar salah mengkonsumsi obat. Semua obat yang pasien konsumsi adalah obat untuk menghilangkan memori, melemahkan ingatan!" kata dokter itu.


Melani dan Tiara tentu saja sangat terkejut.


"Itu artinya... itu mungkin saja istri kedua Kenzo itu yang melakukannya, dia ingin Kenzo hilang ingatan selamanya!" kata Melani yang cemas.


Mendengar kata istri kedua Kenzo. Sebenarnya Tiara merasa hatinya sangat sakit dan terluka. Tapi apa yang dikatakan oleh Melani membuat Tiara juga menyadari kalau mungkin saja Natasha memang melakukan hal itu.


Tiara lalu menoleh ke arah Erik. Satu-satunya orang yang mungkin bisa dia mintai bantuan adalah Erik.


Tiara sungguh tak ingin Kenzo terus hilang ingatan dan berada di sisi Natasha hingga semakin lama dia akan melupakan Melani dan juga kedua anaknya. Bagaimana pun juga, Melani adalah ibunya, ibu kandung Kenzo. Akan sangat menyakitkan bagi Melani kalau di lupakan oleh Kenzo.


Dan jika Kenzo kembali pada wanita itu, pasti Natasha akan memberikan obat pelemah ingatan lagi pada Kenzo sampai Kenzo akan benar-benar melupakan semua hal tentang masa lalunya.


Tiara meminta kedua anaknya untuk menjaga Melani dan menenangkan Melani. Sementara Tiara bicara pada Kenzo di sebuah koridor rumah sakit yang sepi tidak jauh dari ruang rawat Kenzo.


"Tolong jangan hubungi Natasha!" kata Tiara meminta pada Erik.


Wajah Erik tampak tidak senang.


"Apa maksudmu Tiara? kamu tahu kan seperti apa istri barunya Kenzo itu. Dia wanita yang arogan dan egois...!"


"Karena itu jangan hubungi dia Erik. Aku minta padamu, jangan hubungi dia. Kamu lihat ibu dan anak-anak kan? mereka begitu senang Kenzo kembali, mereka tidak mau melepaskan tangan mereka dari Kenzo. Kalau kamu menghubungi Natasha, maka Natasha akan membawa Kenzo pergi. Memisahkan anak dan ayah itu, memisahkan anak dan ibunya yang sudah sangat lama merindukannya. Aku yakin kamu punya caranya kan? tolong sembunyikan Kenzo sampah dia sembuh!" kata Tiara pada Erik.

__ADS_1


Erik terlihat sangat serius menanggapi apa yang di katakan oleh Tiara. Tapi apa yang akan dia lakukan itu juga akan sangat berbahaya bagi dirinya sendiri.


Erik mencoba untuk melembutkan tatapannya pada Tiara. Erik menyentuh dua lengan Tiara dan berkata pada wanita yang selama bertahun-tahun tak pernah membuatnya bisa berhenti mencintainya itu.


"Kamu tahu tidak Tiara, aku memang bisa melakukannya, menyembunyikan Kenzo sampai dia sembuh. Tapi apa kamu tahu, kalau apa yang akan kita lakukan ini, akan sangat berbahaya untukmu juga anak-anak. Natasha akan berusaha mencari tahu masa lalu Kenzo, dan dia akan menemukan kalian sebagai keluarganya. Lantas bagaimana bisa aku melakukan hal yang bisa membahayakan mu dan anak-anak. Aku sangat menyayangi kalian, aku mencintaimu Tiara!" kata Erik dengan tatapan mata tulusnya.


Tatapan mata Erik itu benar-benar tatapan mata yang menunjukkan kalau dia sangat menyayangi Tiara dan mengatakan semua yang dia ucapkan dari hati dan dengan pemikiran yang sangat matang.


Tiara menatap Erik dengan perasaan yang campur aduk. Dia tidak tahu kalau Kenzo masih hidup. Dia tahu Erik tulus tapi kalau seperti ini, dia tidak tahu harus bagaimana. Kenyataannya Kenzo masih hidup, status Tiara pun berubah lagi dari seorang wanita yang menjadi janda karena suaminya sudah meninggal.


Karena Kenzo masih hidup bukankah Tiara bukan lagi janda kalau begitu. Suaminya masih hidup, mana bisa Tiara di sebut janda. Dan dia pun harus mengkonfirmasi hubungan pertunangannya dengan Erik tentunya.


"Erik, aku mengerti tapi ini benar-benar genting, begini saja. Apapun yang kamu inginkan, aku akan menurutinya tanpa menolak. Tapi tolong bantu aku, tolong bantu aku sembunyikan Kenzo sampai dia sembuh!" kata Tiara yang merasa harus mengatakan itu, agar Erik tidak lagi ragu membantunya.


Erik terdiam, dia melihat ke seriusan di mata Tiara.


"Kamu janji, apapun itu?" tanya Erik.


"Apa kamu benar-benar akan menurutinya, semuanya?" tanya Erik lagi.


Dan Tiara kembali menganggukkan kepalanya.


"Bagaimana kalau aku memintamu menceraikan Kenzo setelah dia pulih. Dan menikah dengan ku?" tanya Erik.


Tiara sempat terdiam, sebenarnya dia tidak bisa marah kan? dia sudah mengatakan pada Erik apapun boleh. Dia tidak boleh marah kan? kalaupun Erik meminta hal itu.


Tiara mulai berpikir dengan cepat, dia tidak menggunakan hatinya. Demi keselamatan Kenzo dan kedua anaknya. Juga untuk membuat hati tua Melani bahagia. Tiara rasa dia memang harus menyanggupi permintaan Erik itu. Karena kalau dia tidak setuju, cepat atau lambat Natasha akan menemukan Kenzo dan membawanya pergi. Saat itu bahkan mungkin keselamatan Melani dan kedua anaknya juga dalam bahaya.

__ADS_1


Tiara pun menatap Erik dan mengangguk pelan.


"Aku akan melakukannya!" kata Tiara.


Setelah mendapatkan jawaban Tiara, Erik menghubungi beberapa orang kepercayaannya. Dia punya satu buah villa pribadi di dekat peternakan jauh dari kota.


Erik membawa Kenzo ke sana, dengan satu orang perawat yang dia pekerjakan, seorang perawat senior yang berpengalaman. Dan semua obat yang di sarankan oleh dokter.


Kiara dan Kenzi sempat ingin ikut, mereka merengek ingin ikut ke mobil yang di dalamnya seperti ambulans tapi tampak luarnya seperti sebuah mobil minibus biasa.


Erik menasehati kedua anak itu hingga mereka mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh Erik.


"Janji ya Paman, kalau sekolah nanti libur. Kita jenguk papa!" kata Kiara.


"Paman janji!" kata Erik.


Melani pun segera menghampiri Erik. Apa yang sudah di lakukan Erik untuk kesembuhan Kenzo dan untuk keluarga Melani ini, Melani sangat terharu. Melani tidak tahu bagaimana mengucapkan terimakasih kepada Erik.


"Nak Erik, Tante sudah tidak bisa berkata-kata lagi. Nak Erik sungguh baik. Tidak tahu bagaimana jadinya, kalau tidak ada nak Erik!" kata Melani yang tak bisa mengungkapkan betapa dia berterimakasih pada Erik.


Setelah semuanya pergi, Erik pamit pada Tiara untuk memastikan Kenzo baik-baik saja dan sampai dengan selamat.


Tiara dan Melani juga Kiara dan Kenzi pun kembali ke rumah mereka. Kiara dan Kenzi di bantu nanny mereka membersihkan diri di kamar. Sedangkan Melani, dia menarik tangan Tiara yang juga mau pergi ke kamarnya.


"Lalu bagaimana dengan pertunanganmu nak?" tanya Melani.


"Aku... aku akan bicara pada Erik Bu, tapi aku pikir tidak untuk beberapa waktu ini. Ibu, ini sudah malam. Ibu sebaiknya istirahat!" kata Tiara.

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2