
Di kediaman ayana tampak ayana sedang bersantai dengan cemilan miliknya tampak ponsel Ayana berdering Ayana langsung mengakat panggilan telepon tersebut "hai bumil apakah kau baik-baik saja bagaimana pemeriksaan tadi apakah keponakan ku baik-baik saja." tanya Lisa dari seberang telepon
"Hai Tante kami baik-baik saja apa kabar di sana, kapan kalian akan ke sini." tanya Ayana
Lisa terkekeh "kami akan ke rumahmu setelah menyelesaikan beberapa urusan kantor aku dan dita ada di kantor kita mempunyai klien baru setelah menutup kantor selama sebulan lebih." ucap Lisa
"Wah itu sangat bagus aku bisa kembali mendesain seperti akhirnya aku melakukan hobiku lagi ." ucap Ayana bahagia
"Aku ingin kau mendesain kamar impianmu aku ingin mencocokkan dengan keinginan klien, bisakah kau kerjakan sekarang pasalnya sebentar aku akan bertemu dengan klien tersebut ." ucap Lisa
"Kenapa harus kamar impianku, bukannya klien pasti menginginkan kamar impiannya sendiri." ucap Ayana
"Sudahlah sayang ini hanya perbandingan saja antara desain impianmu dan desain yang di inginkan klien." ucap Lisa
"Baikalah." ucap Ayana tak pikir panjang tampak ayan mengehentikan nonton Drakor dan langsung membuka aplikasi yang menunjang kegiatannya selama ini ternyata Ayana sangat menyukai desain
Sementara itu di ruangannya Lisa tampak menghubungi beberapa pekerjaan yang akan melakukan pekerjaan renovasi, setelah menelepon Lisa langsung keluar untuk menemui Dita" bagaimana apakah sudah selesai kita akan ke rumah Ayana setelah itu kita akan ke kediaman Ernest untuk bertemu Ramon." ucap Lisa
"Sudah ayo kita ke rumah ayana bagaimana para pekerja apa semua sudah beres." tanya Dita
Sementara itu di ruangan Ernest tampak Ramon "bagaimana apakah kau sudah bertemu dengan teman Ayana untuk membicarakan renovasi kamar." tanya Ernest
__ADS_1
"Aku sudah bertemu Dita saat makan siang dan sepertinya dia mengenal orang yang akan merenovasi kamar tersebut jadi aku menyerahkan sepenuhnya padanya aku hanya akan mengawasi para pekerja." ucap Ramon
"Baikalah aku yakin pasti Dita akan melakukan yang terbaik apalagi mereka berteman baik." ucap Erenst sambil memeriksa beberapa berkas, Ramon kemudian berpamitan untuk keluar
Waktu berlalu kini lisa dan Dita sudah berada di kediaman ayana, tampak Lisa dan Dita langsung masuk ke dalam rumah yang biasanya mereka akan langsung ke kamar Ayana tapi kali ini mereka harus menunggu Ayana yang mempersilahkan mereka untuk berbicara di mana, tampak Ayana masih bekerja menggunakan laptop sebuah ketukan membuat Ayana mengehentikan kegiatannya lalu pergi ke pintu, Ayana membuka pintu tampak Lisa dan Dita, " tumben kalian mengetuk pintu biasanya kalian akan langsung masuk ke dalam kamar." ucap Ayana
"Beda dong dulu kau sendiri sekarang kau memiliki suami kami harus sopan kalau kami asal masuk dan suamimu di dalam kamar itu sangat tidak sopan." ucap Lisa membuat Dita mengaguk
"Baikalah ayo masuk ke dalam kakak Ernest belum pulang." ucap Ayana, Lisa dan Dita pun langsung masuk kedalam
"Apakah kau sudah menyelesaikan desain yang aku minta." tanya Lisa," Tetu saja aku buat Dua versi aku berencana mengirimkan ke ponsel mu tapi aku sedang memperbaiki beberapa bagian dan kau bilang akan datang jadi aku menunggu mu untuk melihat mana yang akan kau pilih." ucap Ayana
"Mana coba aku lihat yang kau kerjakan agar aku bisa membandingkan siapa tau saja kesukaan mu sama dengan kesukaan klien." ucap Lisa, Ayana mengambil laptop miliknya kemudian memperlihatkan desain yang baru saja dia buat Lisa melihat desain yang di buat Ayana ada perbedaan tampak desain yang pertama bernuansa minimalis campuran biru dan hitam sementara yang ke dua gaya kalasik Eropa dengan campuran warna agak gelap, wah keduanya sangat indah tapi sepertinya aku lebih tertarik dengan yang kedua bagaimana menurut mu Dita ." Tanya Lisa saat memperlihatkan desain milik Ayana, Dita melihat desain tersebut dia seperti Lisa tertarik pada gaya klasik Eropa dengan warna agak gelap untuk kamar yang membuat suasana terkesan romantis ,"yang ke dua sepertinya bagus." Ucap Dita, Ayana melihat ke dua desain lalu mengaguk aku juga berpikir hal yang sama." Ucap Ayana
"Dita apa kau yakin ini adalah alamat yang di berikan oleh Ramon, ucap Lisa sambil menatap pintu gerbang Rakasa yang ada di hadapannya. Dita kembali memeriksa alamat yang di berikan kemudian melihat ke arah depan, "sepertinya ini alamat yang benar." Ucap Dita
"Astaga kalau benar ini kediaman suami Ayana, itu sangat luar biasa, astaga naga ular naga berkepala naga itu berati Ayana menikahi pria Kaya raya, bukan kaleng-kaleng, Ayana memang wanita yang sangat beruntung meli menjebaknya untuk melihatnya hancur tapi yang Ayana dapatkan goa harta Karun lengkap Dengan isinya yang berharga." Ucap Lisa
"Tampak seorang penjaga mendekati mobil Lisa, maaf nona apakah ada yang bisa aku bantu." tanya penjagaan
Tapi sebelum Lisa menjawab tampak mobil Ramon melaju menuju arah mereka membuat penjaga mengalihkan pandangannya dan memberi hormat
__ADS_1
"Buka gerbangnya mereka bersama ku." ucap Ramon setelah menurunkan kaca samping untuk memperlihatkan wajah, sementara di mobil Lisa dan Dita ke dua kacanya sudah turun dari tadi membuat wajah mereka terlihat jelas
Baik tuan ucap penjaga langsung kembali ke pos miliknya dan yang lain langsung membuka pintu gerbang mobil Ramon langsung melaju masuk ke dalam di ikuti mobil milik Lisa
Kini mobil Ramon dan Lisa sudah parkir sempurna di pekarangan di kediaman Ernest, Ramon keluar dari mobil begitupun Lisa dan Dita, Ramon melihat Lisa dan Dita lalu mempersilahkan mereka masuk ke dalam
"Jadi bagaimana di mana orang yang akan bertanggungjawab dalam rencana renovasi kamar milik tuan Ernest." tanya Ramon yang sudah mempersilahkan Lisa dan Dita untuk duduk di ruang tamu
"Selamat sore tuan Ramon aku dan Dita yang akan bertanggungjawab ata renovasi kamar milik tuan Ernest dan aku sudah membuat desain yang akan di gunakan." ucap Lisa
Nampak Ramon sedikit terkejut dengan pernyataan Lisa, apalagi Ramon berpikir mereka hanya Anak SMA yang baru saja lulus
"Apa anda yakin nona, apa anda memiliki sesuatu yang dapat membuat aku yakin anda adalah orang yang tepat untuk pekerjaan ini, maaf nona bukanya aku memandang anda sebelah mata, tapi anda baru saja lulus sekolah dan aku belum tau tentang kalian ." ucap Ramon
"Maaf tuan Ramon ini adalah nama kantor kami dan ini adalah sertifikat dan beberapa surat-surat yang menyatakan kami adalah tenaga profesional dalam desain." ucap Lisa memperlihatkan beberapa sertifikat yang ada di ponselnya yang membuktikan dia adalah seseorang yang memiliki kemampuan dan benar saja Ramon tampak terdiam apalagi perusahaan itu benar-benar ada dan sudah dua tahun berjalan itu berati mereka sudah menggeluti bidang ini sejak mereka sekolah
"Baikalah jadi kapan para pekerja akan datang untuk melakukan pekerjaannya." tanya Ramon
"Besok pagi dan aku Pastika pekerjaan ini akan selesai dalam waktu dua hari seperti perjanjian kita." ucap Lisa
Sementara di perusahaan tampak Ernest bersiap akan kembali pulang ke kediaman ayana
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya