
"Aku permisi dulu Tuan." ucap pria tersebut lalu keluar dari ruangan saudara tiri Ernest
Waktu berlalu dengan cepat saat ini umur pernikahan Ernest dan Ayana Sudah 2 bulan begitu pula kandungan Ayana sudah memasuki 3 bulan, membuat Ayana harus memakai baju yang dapat menutupi kehamilannya
"Sayang Apa tidak sebaiknya kau mengajukan cuti dari sekarang bulan depan pasti perutmu akan tampak lihat aja saat ini Jika kau tidak memakai baju yang sedikit longgar pasti perutmu akan sangat terlihat." ucap Ernest
"Aku mohon Kakak selesai semester ini aku akan cuti jadi saat aku masuk aku bisa langsung lanjut semester berikutnya tidak haru kembali ke semester yang lalu." ucap Ayana
"Apa senior yang bernama Rendy masih suka mengganggumu aku dengar dari Ramon bawa beberapa hari yang lalu pacarnya menemuimu karena dia merasa kau merebut Rendy." ucap Ernest
$Dari mana kakak tahu bahwa pacarnya Dinda kemarin menemuiku oh sungguh perempuan itu entah apa yang dia sukai dari Rendy dengan seenaknya dia berkata bahwa aku menggoda Rendy, jelas aja aku langsung menolak perkataan itu dan mengatakan bahwa Rendy lah yang kadang menemuiku tapi entah mengapa pacaran disebut begitu keras kepala dia tak percaya bahwa kekasihnya tak akan melakukan hal itu." ucap ayana
"Sudahlah sebaiknya kau menghindari Rendy dan juga pacarnya berhati-hatilah saat di kampus." ucap Ernest, Ayana mengangguk setelah istrinya mengiyakan ucapannya Ernest langsung mengecup jidat istrinya dan langsung keluar dari kamar menuju ke mobilnya untuk berangkat ke perusahaan tampak Ramon sudah menunggunya dari tadi
Sementara Ayana sedang bersiap-siap akan ke kampus tapi dia sedang menunggu lisan dan Dita yang biasa menjemputnya apalagi mereka satu fakultas tampak mobil bisa sudah berada di pekarangan rumah Ayana keluar dari rumah dan langsung masuk ke mobil lisa Setelah itu mereka menuju kampus
__ADS_1
Sementara itu di kampus tampak Dinda sedang duduk bersama temannya "Aku sangat benci mahasiswa baru yang bernama Ayana dia berusaha menggoda Rendy tidak tergoda." ucap Dinda
"Benarkah aku pikir Rendy yang menggodanya atau bagaimana ceritanya saat kau dan dia Sedang berbicara aku sedang berada di toilet." ucap teman Dinda
"Aku akan memberi pelajaran pada mahasiswa baru agar dia tidak lagi mencoba untuk menggoda Rendy." ucap Dinda
"Memangnya apa yang ingin kulakukan kepada anak baru itu sebaiknya kau Jangan melakukan hal yang sama seperti pada wanita-wanita yang dekat dengan Rendy dulu itu sangat buruk kau tahu kan kau hampir membunuh beberapa wanita itu hanya karena kesalahpahaman." ucap teman Dinda
Dinda mentap temanya dengan pandangan yang sulit diartikan, sementara Malik yang berada di kediamannya tampak tak mengalami perubahan dia tak mengingat apapun bahkan semua yang lihat katakan dan perlihatkan tak pernah terlintas di benaknya sementara Lia yang sudah sangat bahagia karena Malik kita bisa mengingat apapun Selama 2 bulan ini berniat untuk pergi makan malam bersama Malik, "baiklah sayang aku akan keluar untuk berbelanja kita akan makan malam di luar hari ini." ucap Lia lalu mengecup Malik kemudian keluar
Malik kembali ke kamar untuk saat berada di kamar Malik tanpa sengaja menjatuhkan sebuah gardus yang berada di ruang ganti tampak garis tersebut berisikan foto Ayana Malik melihat foto tersebut terlintas beberapa bayangan tentang masa lalunya membuat Malik sangat marah pada dia dengan cepat Malik merapikan foto-foto milik Ayana dan disimpan pada tempatnya berangsur-angsur peringatan Malik tentang Ayana kembali dan tentang kejadian yang terjadi dua bulan yang lalu tapi Malik tak mau gegabah karena saat ini dia akan memastikan sesuatu sebelum membuat perhitungan pada Lia tampak Malik hendak keluar dari kediaman tapi seorang penjaga langsung menahannya maaf tuan tanah liat berkata Anda masih kurang sehat jadi sebaiknya sopir yang akan mengantar anda Jika Anda memang ingin pergi." ucap penjaga tersebut, Malik menatap tak suka kepada penjaga tersebut, ada hal yang lebih penting Malik akhirnya menahan emosinya dan mengangguk
Malik yang sudah berada di mobil kemudian Dia menyuruh sopir untuk membawanya ke sebuah restoran tampak sopir tersebut langsung menuju restoran tersebut Malik keluar lalu masuk ke dalam, setelah berbicara dengan manajer dan mengambil sesuatu malik keluar dari pintu belakang Lalu naik ke sebuah mobil sewaan untuk membawanya ke suatu tempat Malik tampak keluar dari mobil tersebut Lalu bergegas ke sebuah rumah mewah tampak penjaga bingung karena sudah dua bulan ini Malik tidak pernah muncul dan sekarang dia datang dengan berjalan kaki
"Tuan Malik anda baik-baik saja sudah 2 bulan ini Tuan menghubungi anda tapi ponsel Anda tak pernah aktif." ucap seorang pria yang menyambut Malik untuk masuk ke dalam rumah
__ADS_1
"Di mana Tuan Aku ingin berbicara dengannya." ucap malik, Tuan ada di taman belakang seperti biasa ucap pria tersebut, jalan ke taman belakang tampak seorang pria setengah baya sedang menikmati makan siangnya
"Malik Kau seperti orang yang sedang dalam masalah apakah kau melakukan sesuatu yang berbahaya." tanya pria tersebut sedikit terkejut saat melihat Malik
"Semua ini terjadi karena sekretaris sekaligus asisten yang aku percaya telah menghianatiku dan para penjaga di kediamanku berada di bawah kekuasaannya." ucap malik." ucap Malik
"Oh maksud mu lia kau baru tahu dia penghianatimu kau sungguh lelaki yang mempunyai perasaan sensitif pada seorang wanita Kau pasti tak pernah berpikir bahwa seorang wanita yang berada di sisimu dan sudah kau tolong akan menghianatimu kau tak tahu bagaimana wanita saat mencintai seorang pria dia akan melakukan segalanya untuk dapat memiliki pria itu." ucap pria paruh baya tersebut
"Jadi tuan sudah tahu tentang aku dan Lia jadi Tuan aku ingin menghukum dia atas apa yang dilakukan padaku, dia sudah membuat aku hampir mati akibat kebohongannya dan karena dirinya aku telah merusak seorang wanita yang sampai saat ini aku tak tahu di mana keberadaannya bahkan aku melupakan Ayana cinta dalam hidupku karena kecelakaan itu."ucap Malik
"Jadi Apa maumu saat ini." ucap pria baru banyak tersebut, Aku membutuhkan beberapa orang kepercayaan untuk melindungiku dan membersihkan rumahku dari orang-orang yang berpihak pada Lia." ucap Malik
"Baiklah bawa saja asistenku dan beberapa bawahanku aku yakin orang-orang yang ada di kediaman hanya preman bayaran lihat sengaja melakukan hal tersebut agar bisa mengawasimu." ucap pria paruh baya tersebut
"Terima kasih Tuan aku akan pergi sekarang setelah masalah ini selesai aku akan datang kembali untuk berterima kasih dengan pantas." ucap Malik lalu memberi hormat dan pergi dari tempat tersebut bersama beberapa orang.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya