
"Baik Tuan akan aku laksanakan ucap Ramon dan bergegas ingin keluar dari ruangan Ernest tapi sebelum kakinya melangkah tiba-tiba suara Ernest membuat langkahnya terhenti "Bagaimana dengan renovasi kamar Apakah semuanya berjalan lancar." tanya Ernest
"Semua baik-baik saja Tuan dan semuanya akan selesai tepat waktu sesuai dengan keinginan tuan." ucap Ramon "Ada apa denganmu Kenapa kau sedikit gugup saat aku bertanya mengenai renovasi kamar Apakah ada sesuatu yang tidak aku ketahui." tanya Ernest
"Semua baik-baik saja aku akan segera memeriksa keberadaan Nona Bella." ucap Ramon lalu keluar, sementara itu Lisa dan Dita mengarahkan para pekerja agar bekerja sesuai dengan apa yang mereka inginkan "apa menurutmu kita harus mengatakan kepada ayana bahwa salah seorang saingannya ada di kota A dan Dia berasal dari kota C." tanya Dita
"Itu namanya bukan saingan itu si pelakor sebaiknya kita merahasiakan hal ini terlebih dahulu kita menunggu dan melihat situasi yang ada kalau memang wanita itu gigi apa yang dikatakan oleh Tuhan Ramon maka kita harus memberitahu Ayana agar dia berhati-hati siapa yang tau apa yang perempuan itu lakukan walaupun Ayana tak mencintai Ernest bukan berarti dia tak marah jika ada seseorang yang mendekatinya." ucap Lisa
"baiklah kita akan menunggu saja lagi pula kan Tuan Ramon juga bilang bahwa wanita itu yang datang kemari untuk mencari tuan Ernest tapi tak ditanggapi oleh Tuan Ernest." ucap Dita
Sementara itu Bella tampak bersiap dia akan ke perusahaan Ernest untuk berbicara lebih jelas mengenai semua yang terjadi tapi saat dia akan keluar dari lift tanpa sengaja matanya melihat Ramon yang baru saja masuk ke hotel "mau apa Ramon ke hotel ini apa dia mencariku apa airnya sudah menyesali perbuatannya padaku." ucap bela kepedean
Ramon yang baru masuk ke lobi tanpa sengaja melihat Bella yang baru keluar dari lift tanpa basa-basi Ramon pun langsung mendekati Bella "Selamat pagi Nona Bella maaf mengganggu Apakah anda baik-baik saja." tanya Ramon
"Selamat pagi Ramon aku baik-baik saja Apakah kau datang ke hotel ini untuk mencariku." tanya Bella, "benar nona Maaf aku diperintahkan Tuan untuk melihat keadaan Nona karena orang tua nona tadi menghubungi Tuan untuk mencari Nona karena mereka khawatir dengan keadaan Nona yang mengabaikan panggilan telepon ataupun SMS mereka." ucap Ramon
__ADS_1
Bella baru teringat dia memang tak menghubungi kedua orang tuanya bahkan tak mengangkat telepon dari mereka ataupun membalas pesannya karena dia merasa sangat frustasi dengan apa yang terjadi "Benarkah Baiklah aku mengerti Apakah Erenst ada di perusahaan Aku ingin bertemu dengannya." ucap Bella
Ramon menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah Bella "maaf Nona Bella sebaiknya anda kembali ke kota C saja Tuan Ernest mengatakan bahwa dia sudah mengatakan jelas tentang semuanya kepada anda jadi dia ingin anda segera kembali ke kota C untuk melanjutkan kehidupan anda." ucap Ramon yang kini sudah duduk bersama Della di sebuah ruangan di dekat lobby
Bella menatap Ramon dengan tatapan yang sulit diartikan "Apa maksud dari perkataan Anda Kau hanya seorang asisten Apakah kau sengaja datang ke sini untuk mengatakan hal ini tak mungkin Ernest mengabaikanku seperti ini katakan padaku siapa wanita yang sudah merebut Ernest dariku." ucap Bella
Ramon terkejut mendengar perkataan Bella "Apa maksud Nona dengan wanita lain aku rasa nona tahu bagaimana Tuan hanya menganggap Nona sebagai adiknya tak lebih jadi sebaiknya Nona kembali ke kota c dan tetap berhubungan baik dengan Tuan maupun keluarganya tapi sebagai adik Nona pasti tahu bagaimana sifat Tuan jadi aku harap Nona tidak memprovokasi dan membuat masalah ini semakin rumit dan bisa saja membuat kedua keluarga Tak saling bertegur sapa." ucap Ramon
Bella tampak terdiam mendengarkan ucapan Ramon benar juga apa yang dikatakan oleh Ramon Ernest adalah seseorang yang sangat tegas dan tak suka dibantah Apalagi Ernest tak menyukai hal yang di paksakan " aku mengerti." ucap Bella lalu bangkit begitu saja, sementara itu Ramon langsung bergegas pergi setelah berbicara dengan Bella tak jauh dari Mereka tampak seorang pria yang tersenyum sumringah setelah mendengar percakapan Ramon dan Bella
Kini Ramon sudah berada di ruangan Ernest "ada apa Apakah ada sesuatu yang terjadi Bagaimana Apa kau sudah bertemu dengan Bella." tanya Ernest saat Ramon sudah berada di hadapannya
"Semua baik-baik saja Tuan aku juga sudah bertemu dengan Nona Bella dan menjelaskan apa yang terjadi sesuai dengan arahan tuan dan dia hanya mengatakan Baiklah aku mengerti lalu pergi begitu saja." ucapa Ramon
Ernest nampak berpikir pasalnya Bella adalah wanita remaja yang keras kepala itu sangat aneh Jika dia mengatakan Baiklah aku mengerti dia bukan tipe wanita yang akan mudah menyerahkan sesuatu "Apa kau yakin Bella mengatakan hal tersebut." tanya Ernest
__ADS_1
"Benar Tuan Lalu dia pergi begitu saja Sepertinya dia sudah mengerti bahwa tempatnya bukan di sini aku rasa dia akan segera kembali kota C." ucap ramon
Sementara itu di bandara tampak maling dan Lia yang baru saja mendarat menggunakan jet pribadi milik Malik kini mereka sudah keluar dari pesawat dan berjalan menuju mobil tampak Malik tersenyum sumrinya sementara Lia wajahnya datar tanpa ekspresi seolah-olah dia tak bahagia pulang ke kota A, tampak di dalam mobil Malik melihat sekelilingnya "aku sangat bahagia Kembali ke tempat ini setelah sekian tahun." ucap Malik
"Bagaimana Apa kau sudah mengatakan kepada orang-orang kita bahwa aku akan kembali hari ini dan mereka sudah menyiapkan apa yang aku inginkan." tanya Malik
"Semua sudah disiapkan sesuai dengan apa yang Anda inginkan bagaimana Apakah anda akan langsung bertemu dengan Tuan Daniel kakak nona Ayana atau anda akan membersihkan tubuh anda terlebih dahulu sebelum bertemu dengannya." tanya Lia
Malik tampak melihat jam tangannya "sepertinya ini waktunya makan siang aku akan membersihkan tubuhku dan makan siang terlebih dahulu aku akan bertemu dengannya sore hari saja sambil minum kopi bersama." ucap Malik
"Baiklah Tuan sesuai dengan keinginan tuan kita akan tinggal di kediaman utama yang Tuan sudah bangun untuk Nona Ayana." ucap Lia
"Jangan aku tak ingin ada yang menempati rumah tersebut kita akan ke hotel saja untuk sementara aku ingin rumah tersebut aku tinggali setelah menikah dengan Ayana, aku sudah berubah berpikir jika aku tinggal di sana maka rumah tersebut pasti tak akan baru lagi ." ucap Malik, Lia terdiam sejenak mendengarkan ucapan balik segitu cintanya dia pada Ayana hanya untuk tinggal di kediaman saja dia memikirkan hal tersebut kan hanya tinggal saja tak merusak apapun juga bahkan tak berbekas.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1