BUAH HATI PENGIKAT HATI

BUAH HATI PENGIKAT HATI
50


__ADS_3

"Sebaiknya kau jujur padaku Sebenarnya apa yang sudah kau lakukan sehingga aku tak pernah tahu bahwa Daniel pernah menghubungiku." tanya Malik merasa kurang yakin dengan perkataan Lia


"Maafkan aku aku benar-benar tak sengaja seperti yang aku katakan tadi aku tak ada niat untuk tak memberitahumu hanya saja saat itu aku benar-benar lupa dan saat itu aku benar-benar sibuk karena ada pekerjaan yang harus segera Aku selesaikan jadi aku tak terlalu mengingat hal tersebut." ucap Lia bohong


"Atau jangan-jangan kau sengaja tidak mengatakan padaku tentang Daniel yang menghubungiku bukannya dari awal kau sudah tahu aku hanya mencintai ayana kau yang menawarkan dirimu padaku dan mengatakan tak akan pernah menuntut apapun dan akan selalu disitu apapun Yang terjadi walaupun aku tak bisa bersamamu." ucap Malik


Mendengarkan perkataan Malik Lia terdiam memang awalnya dia hanya ingin menjadi orang terdekat Malik tapi tanpa terasa dia semakin jatuh cinta kepada Malik dan hal tersebut tak bisa dia bendung dia tak ingin ada wanita lain selain dirinya yang ada di kehidupan Malik termasuk Ayana wanita yang selama ini diimpikan oleh Malik


"Kau jangan berkata seperti itu Aku tak pernah dengan sengaja melakukan itu aku selalu mendukungmu untuk bersama ayana Bagaimana jika aku saja yang bertemu Daniel dan mengatakan semua perjuanganmu atau bertemu ayana agar semua bisa semakin jelas." ucap Lia mengeluarkan idenya walaupun dia sedikit takut jika Malik setuju mempertemukannya dengan Daniel bisa-bisa semua kebohongannya terbongkar


Malik diam sejenak memikirkan kata-kata lia tapi jika Daniel bertemu lia maka bisa saja Daniel akan curiga mengenai hubungannya dengan Lia apalagi kalau sampai bertemu ayana


"Aku tak ingin lagi mendengar apapun biarlah itu menjadi urusanku kau tak perlu ikut campur lagi sebaiknya kau lakukan saja pekerjaan." ucap Malik lalu keluar dari kamar hotel milik Lia dan kembali ke kamarnya

__ADS_1


"secantik apa sih Ayana itu sampai Malik bisa tergila-gila seperti ini dia kan hanya seorang anak kecil aku tak akan menyerah dengan mudah aku pasti akan mendapatkan Malik." ucap Lia


Malik yang sudah berada di dalam kamarnya langsung duduk di sofa sambil melihat foto Ayana yang sudah dewasa "kau semakin cantik aku akan segera bertemu denganmu aku tak peduli Daniel setuju apa tidak Aku pastikan aku akan mendapatkan mu." ucap malik


sementara itu Ayana dan Ernest yang sudah selesai makan langsung masuk ke dalam kamar tampak Ernest mengambil laptop miliknya lalu membawanya ke ranjang di mana ayana berada


"memeng Kakak memiliki film di laptop kakak aku pikir di laptop kk hanya ada kerajaan." ucap Ayana "sebaiknya kau bersihkan dirimu dulu lalu kita akan mulai menonton agar habis nonton kau bisa langsung tidur." ucap Ernest


Tanpa pikir panjang ayana langsung mengambil bingkisan yang tadi diberikan oleh Lisa untuk dipakai saat tidur sementara itu Erna tersenyum penuh arti saat melihat ayana sudah pergi ke dalam kamar mandi, "kali ini aku pasti mendapatkan apa yang aku inginkan dasar anak kecil nggak sadar sudah di tipu olehku padahal aku tak Maslah dia belanja berapa pun." ucap Ernest sambil menyiapkan semuanya


"Astaga hanya handuk ini yang aku bawa Kenapa aku tidak membawa baju tapi kenapa juga aku percaya pada Lisa dasar mereka itu kalau aku tau mereka sedang mengerjaiku aku tak akan setuju membukanya di kamar mandi, apa yang akan dipikirkan Ernest jika aku memakai baju ini pasti dia akan berpikir bahwa aku sedang menggodanya." ucap ayana, lalu memakai baju tersebut dan menutupnya dengan handuk lalu menuju ke ruang ganti Tapi saat akan membuka ruang ganti pintu itu seperti terkunci membuat Ayana tak bisa membukanya sementara Ernest sudah duduk di atas ranjang


"Kakak bisakah kau membantuku untuk membuka pintu ini." teriak Ayana,"Ada apa memangnya." tanya Ernest pura-pura bodoh

__ADS_1


"Tidak tahu pintu ruang ganti tak bisa terbuka dan kunci jawaban pun aku tidak tahu di mana karena aku tak pernah menguncinya." ucap Ayana" "Benarkah tunggu sebentar aku akan memeriksanya." ucap Ernest lalu berjalan menuju ruang ganti dan pura-pura berusaha untuk membuka pintu itu tapi setelah dicoba beberapa kali usahanya gagal Ayana tak bisa berkata apa-apa


"Jadi bagaimana Kakak pintunya tidak bisa terbuka Bagaimana aku bisa mengambil pakaianku sedangkan baju yang aku pakai sekarang sangat tipis." ucap Ayana mengeluh,"tapi ini sudah malam tidak mungkin kita mencari kepala pelayan dan membangunkannya hanya gara-gara kunci ruang ganti yang penting kau masih memiliki pakaian gunakan saja itu nanti besok pagi aku akan menyuruh seseorang untuk memperbaiki pintu ini sebaiknya kau masuk ke dalam selimut Agar lebih hangat ." ucap Ernest


"Ayana berpikir sejenak Baiklah kakak ucap ayana lalu melepas handuknya dan segera masuk ke dalam selimut, Ernest tersenyum penuh arti karena mangsanya sangat polos apalagi melihat pakaian yang dipakai istrinya Dia akan memberikan hadiah kepada Lisa karena telah membantunya


Kini Ayana dan Ernest sudah duduk di hadapan laptop milik Ernest, "kakak ini film tentang apa kenapa bajunya seksi sekali." tanya Yana dengan polosnya saat melihat wanita seksi


"Oh ini film dewasa judul film ini tentang laki-laki dan perempuan sedang berkembang biak." ucap Ernest


"Seperti pelajaran biologi saja pakai acara berkembang biak." ucap Ayana yang otaknya tak sampai pada adegan-adegan dewasa yang dimaksud oleh Ernest


Tak berselang lama film yang di nonton sudah masuk pada adegan di mana seorang pria datang dan bertemu dengan wanita seksi terjadilah adegan di mana seorang pria dan seorang wanita melakukan pengembangbiakan Ayana yang melihat film tersebut menautkan alisnya sedangkan Ernest langsung merangkul sambil mengecup leher sang istri dan lanjut ke bibirnya membuat adegan yang di nonton oleh Ayana dan Ernest menjadi adegan yang mereka lakukan sendiri tanpa sadar Ayana sudah memberikan hak Ernest tanpa ada paksaan apa yang terjadi membuat Ayana keenakan mungkin pengaruh hormon ibu hamil membuta Ayana terbuai dengan cepat, melihat istrinya sudah terbuai dengan kelicikannya membuat Ernest melanjutkan aksinya bahkan Ernest tak peduli jika leptop miliknya jatuh ke lantai kini Ayana benar-benar terbuai dengan apa yang di lakukan Ernest pada tubuhnya bahkan kini tubuhnya sudah polos.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2