
Tampak Ibu meli langsung masuk ke kamarnya dan mengunci diri, dia ingin menenangkan diri sebelum besok mencari pekerjaan
Suami ibu meli tampak masuk ke sebuah rumah judi, "kali ini aku pasti menang." ucap pria tersebut penuh percaya diri
Sementara itu Diana sambil sudah tiba di rumah duka tampak orang-orang berdatangan untuk melayat termasuk Lisa dan Dita, tampak tubuh Meli yang sudah dibungkus dan akan dikuburkan di pemakaman dekat makam sang kakek dan nenek, acara pemakaman Meli pun dimulai setelah pemakaman setelah Lisa dan Dita pun kembali ke kediamannya, sementara sang Ibu tak tampak di acara tersebut membuat semua orang bertanya-tanya apalagi sebagian tetangga mengetahui kalau Meli selama ini tinggal bersama ibunya
Sang ayah masih sangat terpukul dengan kepergian meli bahkan sang ayah tak berhenti menangis karena kehilangan anak gadisnya tersebut
__ADS_1
Sementara itu suami Ibu Meli tampak keluar dari rumah judi dengan marah karena kalah judi lagi lalu dia singgah ke sebuah toko untuk membeli minuman keras "dasar sial semua ini pasti gara-gara wanita itu sehingga aku tak pernah menang." ucap ayah tiri meli sambil minum, pulang ke kediamannya melihat istrinya tak menyambutnya membuat emosinya semakin naik langkah cepat ia berjalan menuju kamar tidur tampak ayah tiri Meli langsung menendang pintu membuat Ibu Meli yang sedang berbaring langsung terbang
"Dasar pemalas ini pekerjaanmu selama ini bermalas-malasan di rumah, semenjak aku menikahi mu aku tak pernah menang judi, padahal dulu aku selalu menang dasar wanita pembawa sial." ucap ayah tiri meli lalu menarik ibu meli dari tempat tidur dan langsung menamparnya, kejadian tersebut membuat anak laki-laki ibu meli yang masih SMA langsung berlari masuk ke dalam rumah karena dia tau bagaimana sikap ayahnya ke ibunya selama ini
"Ayah aku mohon jangan sakiti ibu." ucap anak laki-laki itu sambil memohon pada sang ayah
"Kau ingin dihajar juga ya baiklah itu tidak masalah untukku ucap kang ayah lalu berniat untuk memukul putranya tapi sang ibu langsung melindungi putranya "Jangan sakiti anakku cukup sudah kau menyakiti Meli jangan lagi kau menyakiti anakku yang lain." ucap ibu meli
__ADS_1
"Oh kau sudah berani melawanku ya jadi kau menyalahkanku atas kematian Meli." ucap ayah dari Meli, anak laki-laki itu sedikit terkejut mendengar kabar tersebut pasalnya selama ini meli sudah tak tinggal bersama mereka lagi
"Apa yang Ibu katakan jadi kak meli sudah meninggal." tanya anak laki-laki tersebut, "dia meninggal karena dia dibunuh oleh kekasihnya karena hamil, dan kekasihnya itu tidak mau bertanggung jawab karena dia sudah memiliki keluarga itulah yang dilakukan oleh putrimu yang murahan itu dia hamil dengan pria yang memiliki istri." ucap ayah tiri meli
"Hentikan semua ucapan burukmu tentang putriku kau yang selama ini membuat putriku memilih jalan seperti itu hingga dia kabur dari rumah aku bersabar selama ini karena kedua anakku Aku tak ingin mereka menjadi seperti Meli juga ." ucap ibu meli di sudah sangat frustasi apalagi anak gadisnya sudah meninggal dia hanya seorang perempuan yang mempunyai batas kesabaran.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1