
"Wah ternyata kau sangat setia pada kawan mu bahkan saat kau masih sakit saja kau bisa menemani temanmu untuk ospek baiklah siapa namamu ." tanya senior tersebut sambil merentangkan tangannya untuk berjabat tangan membuta Ayana sedikit tak nyaman apalagi banyak orang yang melihatnya dan senior tersebut
"Aku ayana kak." ucap Ayana sambil menyodorkan tangannya lalu menariknya dengan cepat sehingga tangannya tak terlalu lama bersentuhan
"Aku Rendy ketua BEM senang berkenalan denganmu, baiklah aku akan bertemu dengan sebentar." ucap Rendy lalu pergi begitu saja, sementara Ayana hanya bisa terdiam bingung melihat senior yang bernama Rendy tersebut
"Dasar cewek gatal beraninya dia menggoda kekasihku aku takkan membiarkan hal itu terjadi aku akan membuatnya mengerti siapa aku." ucap gadis tersebut sambil terus melihat kearah Ayana yang sedang duduk sambil melihat ke arah Lisa dan Dita
Sementara itu di apartemen Meli tampak petugas kebersihan yang biasa membersihkan apartemen Meli terkejut mendapati Meli sudah tak bernyawa di lantai dengan segera petugas kebersihan tersebut melaporkan hal tersebut kepada penjaga keamanan apartemen tampak penjaga apartemen langsung menghubungi polisi, Berapa petugas dan mobil jenazah sudah tiba di apartemen milik meli
Petugas polisi langsung mengamankan jasad milih ke rumah sakit milik kepolisian kemudian para penyidik memeriksa apartemen Meli dengan seksama tampak semua barang bukti diambil oleh polisi untuk diselidiki tapi sepertinya kepala sekolah sangat bodoh karena sempat melakukan hubungan intim dengan mili dan mungkin saja hal itu akan ditemukan oleh tim yang mengotopsi jenazah meli apalagi terdapat tanda perlawanan dari Meli
Sementara kepala sekolah dengan santai seperti biasa melakukan kegiatannya dia dengan tenang duduk di kursi kebesarannya di sekolah sambil menyalakan tv untuk melihat berita apa saja yang ada dan saat muncul berita tentang jasad wanita yang ditemukan di apartemen membuat kepala sekolah tersenyum, " kini pengganggu dalam hidup ku sudah tidak ada, aku sudah tak peduli lagi, aku yakin tak akan ada yang mencurigai ku jikapun CCTV melihatku masuk dan keluar dari apartemen meli aku akan mengatakan bahwa aku datang ke sana atas undangan meli bahkan meli sempat datang ke kantor ku di pagi hari dan aku memiliki rekaman dan saksi saat dia datang ke sekolah." ucap kepala sekolah yang sudah menyusun rencananya
Sementara itu jasad Melly yang di bawah di rumah sakit polisi, berita tersebut tersebar sangat cepat keluarga Melly langsung datang untuk melihat jenazah anaknya sementara Lisa, Dita dan Ayana belum mengetahui apa yang terjadi pada milih karena masih mengikuti kegiatan ospek
__ADS_1
Tampak Ayana yang sedang duduk dihampiri oleh seorang gadis hei kau dengarkan aku Rendy adalah kekasihku jadi kau jangan coba-coba untuk menggodanya kau masih mahasiswa baru tapi sudah kegatelan, bawa makanan yang aku pesan ke Marin keruangan sekretariat BEM dan ingat jangan pernah mencoba untuk merayu Rendy." ucap gadis tersebut lalu pergi meninggalkan Ayana yang sangat terkejut, sementara Lisa dan Dita sedang fokus pada senior yang sedang berbicara di depan
Ayana nampak memasang wajah bingung saat gadis tersebut meninggalkan dirinya "apa sebenarnya yang salah kenapa dia menuduhku menggoda pria yang tadi aku pun tak mengenalnya hanya mengetahui namanya saja, suamiku bahkan lebih tampan darinya." ucap Ayana lalu menggeleng kepala
Sementara itu Rendy yang sudah kembali ke ruang sekretariat tampak duduk dengan wajah senyum-senyum seolah-olah dia sedang mendapatkan hadiah, Dinda masuk ke ruang sekretariat melihat Rendy yang sedang senyum-senyum membuatnya kesal "Apa yang kau lakukan tadi kenapa kau mendekati anak baru tersebut." tanya Dinda
"Astaga sayang aku adalah seniornya dan salah satu panitia Apa salahnya aku berbicara dengan seorang mahasiswa baru." ucap Rendy
"Tapi sepertinya kau memiliki motif lain saat berbicara dengannya ingat ya Rendy kau jangan macam-macam denganku." ucap Dinda
Aku tahu kau selalu mengejar mahasiswa baru apalagi ini adalah mahasiswa yang baru masuk masuk ingat kau sudah berjanji padaku bahwa kau tak akan seperti itu lagi." ucap Dinda
"Iya sayang aku sudah berjanji padamu takkan lagi melakukan hal seperti itu kau jangan khawatir aku akan setia padamu." ucap Rendy dengan mulut manisnya
Sementara itu kegiatan ospek dihentikan untuk sementara karena waktunya makan siang tampak Ayana Lisa dan Dita mengambil makanan yang mereka pesan lalu membawanya ke sekret di mana tadi Dinda menyuruhnya tampak Dinda dan Rendy yang sedang berdua-duaan sangat terkejut saat ayana dan teman-temannya datang ke Sekretariat tersebut sementara Ayana dan juga teman-temannya terkejut melihat adegan di depan mata mereka apalagi pintu sekret terbuka lebar membuat Dinda tersenyum sumringah karena memperlihatkan adegan mesranya dengan Rendy sementara Rendy wajahnya tampak sedikit pucat
__ADS_1
"Baiklah hari ini perasaanku sedang enak jadi kalian boleh pergi setelah menaruh kotak makanan di meja." ucap Dinda, dan teman-temannya langsung menyimpan kotak makanan tersebut di atas meja lalu keluar dari ruangan tersebut
"Astaga Apa mereka tidak malu melakukan hal seperti itu di kampus apalagi mereka adalah senior dan orang yang cukup diberi tanggung jawab oleh pihak kampus." ucap Lisa
"Kau benar Lisa aku dengar pria itu adalah ketua BEM sedangkan wanita itu adalah sekretaris dan Mereka adalah pasangan kekasih." ucap Dita
"Kalian tahu apa yang terjadi tadi pria itu tadi datang mendekatiku dan berkenalan denganku setelah itu dia pergi dan tak bertulang kemudian wanita yang adalah kekasihnya langsung datang dan mengatakan bahwa aku menggoda kekasihnya aku pun jadi bingung dibuatnya." ucap Ayana
"Astaga Benarkah pasti pria itu adalah seorang Playboy pria itu menakutkan apalagi wanita itu dia pasti akan membela pacarnya dan takkan percaya jika pacarnya lah yang menggoda dirimu sebaiknya kau harus menjauhi pria tersebut kalau perlu beritahukan hal tersebut kepada suamimu." ucap Lisa
"Aku memang tak ingin berurusan dengan mereka berdua tapi jika mereka mencari masalah denganku maka aku takkan tinggal diam." ucap Ayana
"Kau benar Ayana Ayo kita makan siang dulu sebelum kegiatan dilaksanakan." ucap Lisa, tampak Dita melihat ponselnya lalu membuka halaman facebooknya tiba-tiba dia berteriak membuat Ayana dan Lisa langsung terkejut "Ada apa denganmu Dita kenapa kau berteriak seperti itu membuatku terkejut saja bagaimana jika anakku ikut terkejut ucap Ayana.
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1