BUAH HATI PENGIKAT HATI

BUAH HATI PENGIKAT HATI
91


__ADS_3

Tampak Ernest yang sudah masuk ke dalam kamar langsung menuju kamar mandi setelah membersihkan tubuhnya Ernest lalu masuk ke dalam selimut di mana ayana berada, Ernest langsung memeluk tubuh istrinya sambil mencium aroma tubuh ayana sementara itu di rumah Lisa tampak garis polisi sudah di pasang, ayah Lisa tampak di tangkap sementara jenazah ibu Lisa tampak sudah di kebumikan oleh keluarganya


entah apa yang terjadi sehingga ayah Lisa membunuh istrinya dan berencana membunuh anaknya dan dia juga ingin bunuh dirinya, tampak Dinda yang mengetahui kabar tersebut dari ayahnya tampak terkejut, Dinda bergegas ke rumah sakit melihat keadaan Lisa dan Daniel


tampak Daniel yang keluar dari ruang perawat ruang operasi dan langsung dipindahkan ke kamar perawatan tak berselang lama Lisa pun keluar dari ruang operasi tapi kamar mereka disatukan hanya dipisahkan oleh sebuah tirai, itu adalah perintah dari ibunya karena ibu Ayana mengetahui tentang kisah asmara Daniel dan Lisa sementara Dinda yang melihat hal tersebut sedikit bingung mengapa Daniel dan Lisa di kamar yang sama dengan penjagaan seorang dokter seperti permintaan keluarga Daniel agar dokter tersebut terus memantau keadaan dan Daniel dan Lisa selama satu kali 24 jam sampai mereka sadarkan diri walaupun biayanya tidak sedikit tapi itu bukan masalah untuk keluarga Daniel yang terpenting adalah kesembuhan putranya


sementara di tempat lain tampak ayah Lisa sudah ditangkap yang dipenjara sementara ibu Lisa sudah dikebumikan tanpa ayah Lisa seperti orang gila berusaha untuk melukai dirinya sendiri membuat beberapa polisi kewalahan menahannya


tampak dokter yang sedang berbicara dengan kedua orang tua daniel "operasinya berjalan lancar tapi ada beberapa hal yang harus kita tunggu apalagi senjata tersebut menembus beberapa saraf kepala dan yang aku takutnya ingatannya terganggu atau ada sesuatu yang bisa membuat kehilangan ingatan ucap dokter tersebut yang saat ini yang sedang berada di ruang kerjanya bersama ke dua orang tua daniel

__ADS_1


sementara Dinda berada di ruang perawatan lisa dan Daniel, tampak Dinda duduk sambil menatap kedua orang yang belum sadarkan diri dengan berbagai macam alat di tubuh mereka ada dokter dan perawat yang selalu menjaga dan mengawasi kedua orang tersebut


"bagaimana bisa apakah mereka berdua memiliki hubungan yang spesial tidak mungkin bisa langsung menghubungi Daniel begitu saja dia bisa saja menghubungiku karena ayahku adalah seorang polisi atau menghubungi Ayana tapi sepertinya bisa langsung menghubungi Daniel." ucap Dinda dalam hati, sudahlah sebaiknya aku berpikir positif saja mungkin saja Lisa tak banyak berpikir dan langsung menghubungi kaka Daniel sehingga kakak Daniel langsung datang ke kediamannya aku tak boleh berburuk sangka pada mereka berdua Aku tidak yakin Lisa akan mampu berbohong pada kami jika dia memang menyukai Daniel atau bahkan mereka adalah sepasang kekasih." ucap Dinda sambil terus mengawasi Lisa dan Daniel di ranjang pasien


pagi telah tiba tampak tablet yang sudah terlebih dahulu bangun sementara Ayana masih terlelap entah apa yang terjadi pada ibu hamil satu ini tapi dia sangat malas bangun pagi entah karena pengaruh hamil atau memang itu sudah kebiasaannya tapi bagi Ernest itu tak masalah yang penting Ayana selalu ada di sisinya dengan sikap Ernest mengecup kening istrinya lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya


tampak etnis yang sudah selesai berpakaian lalu keluar dari kamar menuju ke ruang makan tampak pelayan sudah menyediakan makanan setelah sarapan meski kemudian pergi ke ruang kerjanya untuk mendengar kabar terbaru tentang keadaan Ramon dan juga menunggu istrinya bangun tidur agar mereka berdua bisa pergi ke rumah sakit untuk melihat keadaan Daniel dan Lisa


"Tuan kami sudah mendapatkan pelakunya dan sepertinya pria yang menyuruh untuk melakukan kegiatan ini adalah adik tiri tuan sepertinya dia berniat membunuh Tuhan tapi dia tak menyangka yang berada di dalam mobil bukan Tuhan tapi Ramon dan dia memiliki seorang kaki tangan yang sepertinya memiliki dendam pada keluarga tuan kami sudah mengamankan pria tersebut tapi saudara tiri tuan kami belum berani menyentuhnya." ucap pria tersebut

__ADS_1


"culik adik tiriku secara diam-diam lalu bawa ke markas Aku ingin memberikan dia pelajaran tentang kehidupan brainlynya dia mencoba ingin membunuhku seharusnya dia bersyukur aku tak membuat mereka menjadi gelandangan di jalan tapi kali ini aku tak akan mentoleransi apapun yang sudah keluarga itu lakukan." ucap Ernest


"baik Tuan kami akan melakukannya terima kasih atas perintahnya." ucap pria tersebut lalu keluar dari ruang kerja Ernest, melihat jam di ponselnya lalu ia tersenyum karena tahu jam berapa istrinya biasanya bangun Agnes langsung berjalan keluar dari ruang kerja menuju ke kamar miliknya tampak Ernest langsung tidur di ranjang di mana ayana berada benar saja tak berselang beberapa menit tampak Ayana sedikit terganggu, dengan ulah ernes yang jahil mengelus-ngelus lehernya


"kakak hentikan aku masih mengantuk." ucap ayana tanpa sadar, sayang ayolah bangun bukankah kau ingin melihat keadaannya ucap Ernest sontak saja perkataan Ernest membuat ayah dan langsung membuka matanya lebar-lebar, "sayang kau sudah kembali bagaimana bisa bukannya kemarin kau berangkat ke kota c." ucap Ayana


"begitu aku tiba aku langsung kembali kemari mendengarkan Daniel terluka parah karena ditembak aku tiba jam 05.00 subuh tadi aku langsung masuk ke kamar dan melihatmu sedang tertidur." ucap Ernest, astaga kakak pasti kakak sangat lelah karena harus pulang pergi seperti itu tapi kakak tolong bantu aku bangun aku sering tak bisa bangun sendiri semenjak aku hamil aku ingin mandi dan bersiap untuk melihat keadaan kakak Daniel


Ernest tanpa basa-basi langsung menyingkap selimut yang berada di tubuh istrinya lalu mengangkat tubuh istrinya membuat Ayana takut jatuh apalagi usia kandungannya yang sudah memasuki 6 bulan lebih karena ada tiga bayi takutnya Ernest tak kuat menopang berat tubuhnya, tapi sepertinya Erna sangat kuat dengan mudah dia mengangkat tubuh istrinya lalu membawanya di kamar mandi dan mendudukkannya di bathtub yang sudah diisi dengan air panas,"sayang aku akan memandikanmu aku tahu kau pasti setengah mati menggosok hari-hari tertentu di tubuhmu jadi biarkan suamimu ini yang melakukan pekerjaan itu." ucap Ernest

__ADS_1


"Kau ini mau modus apa mau menolong aku yakin kau pasti ingin melakukan sesuatu padaku sehingga mengatakan semua itu." ucap Ayana, "astaga sayang jangan memfitnah suamimu yang tampan dan baik ini aku tulus dan ikhlas membantumu ya istilahnya sambil menyelam minum air." ucap Ernest .


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2