
Di kediaman Ayana tampak seperti biasa tak ada yang berbeda antara ayan dan Ernest hingga saat ini Ayana belum juga bisa melakukan kewajibannya sebagai istri Ernest, sementara Ernest tak mempermasalahkan hal tersebut karena dia mengerti Ayana masih sangat mudah apalagi saat ini dia sedang mengandung dan pernikahan ini tak pernah Ayana bayangkan sebelumnya semua ini adalah takdir yang menyatukan mereka dalam suatu ikatan pernikahan
Sementara di kediaman Ernest tampak para pekerja sudah berdatangan untuk merenovasi kamar milik Ernest yang akan ditempati oleh Ayana dan Ernest, tampak juga Lisa dan Dita yang datang melihat para pekerja pasalnya kamar tersebut harus jadi hari ini karena lusa Ayana dan Ernest sudah menempati kamar tersebut uang tidak menjadi masalah bagi Ramon yang penting mereka melakukan pekerjaannya sesuai dengan apa yang dia inginkan" aku harap pekerjaan bisa selesai tepat waktu ." ucap Ramon
Tuan Ramon tenang saja semua pasti selesai sesuai jadwal hari ini semua beres besok tinggal membuat tempat tidur lebih nyama dan lusa Tuan Erenst dan Ayana pasti akan sangat bahagia bila melihat Kamar ini setelah jadi." ucap Lisa
"Ya semoga seja demikian karena aku yakin kalian tau apa kesukaan nyonya muda." ucap Ramon
"Tuan Ramon bolehkah aku bertanya, apa ini rumah pribadi milik Ernest warisan dari orang tuanya." tanya Dita kepo
Ramon memandang Dita itu namanya kau sudah bertanya, kau apa kau pikir tuan Ernest adalah pria manja Tentu saja bukan ini semua hasil kerja keras Tuan etnis dari muda hingga saat ini dia tak pernah mengharapkan warisan apapun dari orang tuanya walaupun kakeknya memberikannya warisan yang cukup banyak akan pernah habis tujuh turunan ucap Ramon
Mata Dita dan Lisa tampak berbinar mendengar perkataan Ramon kalau memang Ini semua adalah hasil keringat Ernest dari muda tanpa melibatkan harta warisan sungguh pria yang luar biasa berarti Tuan Ernest adalah yang pria yang sangat kaya raya wah Ayana sangat beruntung pikir Dita dan Lisa, "pasti banyak wanita yang mengejar-ngejar tuan Ernest." ucap Lisa
"Tentu saja bahkan kemarin sampai ada yang datang ke kota A bahkan dia sempat datang ke mari untuk mencari tuan Ernest, tapi entah kemana wanita itu setelah kemarin ke perusahaan dia tak terlihat lagi." ucap keceplosan Ramon, Ramon yang tersadar atas perkataannya sontak kembali menatap Lisa dan Dita dengan tatapan cemas bagaimana tidak ke dua wanita muda yang ada di hadapannya adalah teman baik dari nyonya mudanya jika sampai mereka cerita dan Ayana marah itu bisa berakibat fatal untuknya
"Oh jadi ada wanita dari kota c yang datang ke kota A ini untuk menyusul tuan Ernest, berita yang sangat luar biasa entah apa pendapat Ayana jika di mengetahui hal ini." sindir Lisa
__ADS_1
"Memeng pria kaya dan tampan itu selalu di goda oleh wanita mereka pasti sangat dekat sampai wanita itu tau alamat rumah dan perusahaan tuan Ernest." sambungan Dita
Ramon memutar otak agar ke dua wanita di hadapannya tak salah paham, "dia Bella teman masa kecil tuan tapi mereka hanya berteman tuan tak memiliki perasaan apapun adanya dia hanya menganggap Bella seperti adiknya." ucap Ramon mengklarifikasi ucapannya
"Oh namanya Bella pasti dia wanita yang sudah dewasa dan menawan." ucap lisa
"Jangan bilang dia adalah Bella model dari kota c yang biasa di sebut malaikat tak bersayap kerja sering membuat kegiatan amal dan sering menyumbangkan penghasilannya untuk para anak yatim." ucap Dita
Tampak Ramon terkejut karena Dita mengenal sosok Bella walaupun semua itu hanya sekedar upaya Bella agar bisa di sebut wanita baik, karena yayasan anak yatim yang dia sumbang adalah milik keluarganya sendiri
"Benarkan wah saingan Ayana cukup berat apalagi wanita tersebut memiliki kemampuan untuk menipu orang dengan penampilannya." ucap Lisa
"Kalian jangan membahas dia lagi dan jangan sampai ini tersebar oleh nyonya Ayana, tuan benar-benar tak memiliki hubungan spesial dengan siapapun selain dengan nyonya Ayana." ucap Ramon
"Iya kami mengerti ini hanya persiapan saja siapa yang tau apa yang akan di lakukan wanita itu jika dia tau tuan Ernest sudah memiliki istri, aku pikir dia pasti akan frustasi dan bisa saja dia menganggap ayana adalah orang yang bersalah bisa saja dia berpikir untuk menyakiti Ayana." ucap Lisa
Sementara itu Bella di kamar hotel tampak berpikir Apakah dia harus kembali ke kota c atau tetap ke kota A dia ingin mengetahui siapa wanita yang sudah membuat Ernest melupakannya, "sebaiknya aku tetap di kota A aku tak akan berhenti sampai Ernest kembali padaku dan kami bisa menikah di kota c." ucap Bella penuh keyakinan
__ADS_1
Sementara itu Malik sudah mengepak barang-barangnya untuk berangkat pagi ini juga ke kota A tampak Malik keluar dengan koper miliknya Tapi saat dia keluar dan melewati kamar Lia tampak Lia juga keluar dengan koper miliknya "mau ke mana kau Kenapa kau membawa koper." tanya Malik
"Sebaiknya aku ikut berangkat bersama Tuan pasalnya di sana pasti tuan akan mengurus urusan Tuhan sendiri Apalagi kita akan naik menggunakan jet pribadi." ucap Lia
Sebenarnya Malik keberatan karena Lia terus mendapat kepadanya takutnya Daniel akan mengetahui tentang keberadaan Lia dan itu bisa membuat Daniel berpikir tentang hubungannya dengan Ayana apalagi akhir-akhir ini sangat berbeda padanya membuat Malik sedikit khawatir tapi dia tak mungkin tidak mengizinkan dia ikut dengannya Apalagi Lia adalah asisten pribadinya sejak dulu
"Baiklah kau boleh ikut tapi ingat kau jangan mengikutiku di mana Aku pergi kau uruslah masalah perusahaan kita di kota A." ucap Malik
"Anda jangan khawatir aku akan semua persoalan perusahaan Tuan tenang saja dan silakan melakukan yang terbaik agar bisa mendapatkan hati Nona Ayana." ucap Lia tapi dalam hati dia berharap sebaliknya
Malik dan Lia langsung keluar lalu masuk ke dalam mobil untuk pergi ke bandara
Sementara itu kediaman orang tua Bella tanpa orang tua Bella khawatir Karena bila tak memberi kabar apapun kepada mereka setibanya di kota A apalagi saat mereka menghubungi nomor Bella, Bella tak mengangkat panggilan telepon ataupun membalas pesan, "ayah bagaimana ini Bella tak ada kabar dari kemarin apa tidak sebaiknya ayah bertanya pad Ernest." ucap ibu Bella
"Ibu benar baiklah aku akan menghubungi Ernest siapa tau saat ini mereka sedang bersama." ucap ayah Bella
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1