BUAH HATI PENGIKAT HATI

BUAH HATI PENGIKAT HATI
85


__ADS_3

Daniel langsung keluar dari kantornya dan berjalan menuju ke mobil miliknya setelah masuk langsung mengendarai mobil tersebut menuju kediaman Ernest untuk melihat keadaan Ayana


sementara Malik yang tampak bingung saat Daniel langsung menutup teleponnya tanpa mendengar penjelasan terlebih dahulu mengapa dia selama satu bulan ini tak menghubunginya dan mengenai informasi yang mahasiswa sampaikan kepadanya tentang seorang pria muda yang membawa ayana ke rumah sakit


"Ada apa dengan Daniel Sepertinya dia menghindari kau atau memang dia sedang buru-buru sebaiknya Aku mencari tahu siapa sebenarnya pria yang membawa Ayana dari kampus ke rumah sakit dan bagaimana bisa Daniel tidak mengetahui tentang apa yang terjadi pada ayana apalagi kejadian itu sudah berlangsung beberapa jam yang lalu." ucap Malik bingung sendiri


Daniel tampak sudah berada di kediaman Ayana begitu masuk dan dia langsung bertemu dengan Ernest karena di dalam kamar sudah ada Lisa dan Dina yang sedang bercerita


Daniel yang melihat Ernest langsung berjalan menuju Ernest dan duduk di hadapan "Sebenarnya apa yang terjadi Bagaimana bisa Ayana ditemukan di kamar mandi dalam keadaan pingsan." tanya Daniel

__ADS_1


menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat keadaan "biasa masalah perasaan." ucap Ernest tingkat, " maksudnya ada seseorang yang sengaja mencelakai Ayana karena dia cemburu pada Ayana ucap Daniel


"kau benar salah satu seniornya cemburu pada Ayana karena kekasihnya selalu terlihat menegur Ayana." ucap Ernest


"apa-apaan perempuan itu apa dia sudah gila bisa-bisanya dia melakukan hal seperti itu apalagi ayahnya sedang hamil itu akan sangat berbahaya dan di mana orang suruhanmu untuk menjaga Ayana sampai mereka tidak tau apa yang terjadi." ucap Daniel


"mereka pikir akan aman di dalam kampus jadi mereka hanya memantau Ayana di luar kampus, aku baru akan menyuruh Ramon untuk menyediakan seseorang di sekitar ayana." ucap Ernest


Lisa dan Dita langsung menoleh ke arah pintu tampak beta tersenyum sumringah saat melihat Daniel sementara Lisa hanya tersenyum seperti biasa "halo kak Daniel yang tampan ucap Dita

__ADS_1


Daniel tampak tersenyum matanya langsung menatap ke arah Lisa, "halo Juga Dita." ucap Daniel, lalu mendekat ke arah ranjang di mana Ayana berada "de bagaimana apakah Ade yakin tak mau di rawat di rumah sakit, bagaimana perasaan Ade." tanya Daniel


"aku baik-baik saja kakak, jangan memberitahu ibu dan ayah tentang persoalan ini." ucap Ayana


"baiklah kalau kau sudah tidak apa-apa kakak lega, baiklah kk akan ke luar untuk bercerita dengan suamimu." ucap Daniel lalu keluar dari kamar


tampak Daniel kembali ke tempat di mana dia duduk tadi, "oh iya katamu Malik sudah tak lagi mengejar Ayana karena kau sudah menjelaskan dengan baik padanya tapi nyatanya tadi dia ke rumah sakit bertanya tentang Ayana." ucap Ernest


"aku juga bingung tiba-tiba Malik meneleponku setelah 1 bulan lebih dia tak pernah menghubungiku aku pikir dia sudah pulang ke luar negeri dan hidup dengan pacarnya Aku kaget tadi menerima teleponnya dan dia mengatakan bahwa ayana sedang berada di rumah sakit ucap Malik." ucap Daniel

__ADS_1


"Benarkah kalau begitu ke mana dia satu bulan lebih ini kenapa dia harus kembali lagi mengejar ayana aku sudah katakan padamu Jika dia melakukan hal itu lagi maka aku sendiri yang akan membuat perhitungan dengannya." ucap Ernest, apalagi sejak mengetahui bahwa Malik mencintai ayana sejak kecil membuat Ernest sangat kesal tapi dia juga tak mau terburu-buru untuk melakukan sesuatu


jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2