Bukan Wanita Pengganti

Bukan Wanita Pengganti
Happy ending #Tamat


__ADS_3

Hari ini, keluarga besar Marquez memperkenalkan Bianca kepada semua orang yang berada di mansion utama..


Asdam hanya bisa pura-pura menerima jika pada kenyataannya Ziga adalah sepupunya.


Meskipun wajah Ziga masih di penuhi perban, namun ia tetap merasa jika kartu keberuntungan ada di tangannya. Melihat wajah masam Asdam, Ziga dapat merasakan bagaimana perasaan Asdam saat ini.


"Sungguh, saya tidak percaya jika saja adalah bagian dari keluarga Marquez. Terima kasih, karena kalian masih mau menerima saya sebagai bagian dari keluarga ini atas apa yang sudah anak saya lakukan," ujar Ibu Bianca.


"Semua orang tahu jika semua ini adalah kesalahpahaman. Ziga memberikan pelajaran berharga untuk Asdam." ujar Nyonya Beckham. "Ziga." kini Nyonya Beckham mendekati Ziga.


"Kamu akan mendapatkan bagaianmu sesuai dengan harta keluarga Marquez. Dari dulu, pembagian warisan sudah di tetapkan, namun karena hilangnya Bianca, jadi harta warisan Bianca jatuh ke tangan Alden. Saya sudah mencoba untuk mengembangkannya, dan sekarang, kini giliranmu untuk melanjutkannya," jelas Nyonya Beckham.


Alden pun tersenyum sumringah. "Mah, jadi Alden tidak harus ke AS untuk meneruskan perusahaan di sana!?" tanya Alden yang awalnya tidak suka dengan kedatangan Ziga dan Bianca, kini berubah menjadi sumringah.


"Kamu akan tetap di sini membatu kakakmu." jawab Nyonya Beckham sedikit bergurau..


"Ah, gampang itu!" sahut Alden mengedukasi mata kepada Asdam, dan di sahut senyum oleh Chana.


Asdam merangkul Chana sambil menunjukan kepada Ziga ia Chana adalah miliknya yang tidak akan pernah tergantikan.


"Ziga, kamu hanya beruntung, tetapi kenyataannya tetap saja kamu telah cacat di mataku!" ujar Asdam mencoba untuk memberi sebuah tonjokan kepada Ziga.


Ziga yang mendengar itu pun langsung berjalan ke arah Asdam dan langsung berbisik.


"Pada sejatinya, orang beruntunglah pemenangnya." ujarnya yang hanya di dengar oleh Asdam dan Chana.


"Ziga, selamat datang di keluarga kami. Semoga, kedepannya kita bisa menjadi saudara yang saling berhubungan baik dan saling membantu," ujar Chana mencoba untuk menenangkan Asdam yang terlihat panas dengan ucapan Ziga.


"Asdam, aku sampai kapan pun, kamu adalah pemenangnya." bisik Chana mencoba untuk lebih meyakinkan Asdam.


Ziga pun yang mendengar Chana mendukung Asdam tersenyum dan mengedipkan matanya.


"Aku turut bahagia untuk kalian. Semoga ponakanku segera lahir dengan selamat." ujar Ziga menepuk-nepuk pundak Asdam untuk pendekatan.


Asdam yang mendapatkan pegangan erat dari hanya bisa menuruti permintaan sang istri. "Ziga, selamat di keluarga kami. Jika membutuhkan bantuan, kamu bisa memberi tahu kami," ujar Asdam..


Semua orang pun tersenyum haru melihat kedekatan Asdam dan Ziga. Mereka berharap besar, jika masalah yang terjadi di keluarga itu akan berangsur membaik.


......................

__ADS_1


Malam ini, Chana menatap Asdam yang sedang berganti pakaian tidur. Chana tersenyum menatap Asdam membuat Asdam merasa heran.


"Ada apa?" tanya Asdam memperhatikan dirinya, takut jika ada yang salah dengan pakaiannya.


"Sayang, terima kasih banyak. Kamu telah membuktikan kedewasaan mu. Aku sungguh sangat mencintai mu." ujar Chana mendekati sang suami dan memegang tangannya.


Mendengar Chana memanggilnya sayang, Asdam langsung tersenyum dalam hati. Seingat Asdam, sepertinya ini pertama kali Chana memanggilnya dengan sebutan itu.


"Kamu tahu, aku benar-benar tidak bisa lagi hidup tanpamu. Aku benar-benar bisa gila tanpamu." Asdam pun memeluk Chana dengan sangat erat.


Kini, mereka berdua berkomitmen untuk saling percaya dan saling mencintai.


......................


Di sisi lain, terlihat Nomnom dan Sekertaris Rein mengadakan pernikahan secara diam-diam. Nomnom sengaja ingin menikah diam-diam agar bisa membalaskan dendam kepada Chana karena waktu itu Chana pun menikah diam-diam tanpa sepengetahuannya. Beruntungnya, Sekertaris Rein pun setuju begitu saja.


Nomnom benar-benar terlihat sangat cantik dengan body barunya yang seksi. Kini, akhirnya di pernikahan yang ia impikan, Nomnom bisa memakai baju pengantin yang ia cita-citakan.


...****************...


Di sebuah bandara, terlihat Misha tidak sabar menunggu kedatangan seseorang yang ia tunggu-tunggu, dia adalah kekasihnya yang dari Korea.


Setelah berfikir panjang, akhirnya Hae dapat memberikan kepastian untuk Misha.


Kedatangan Hae pun di sambut hangat oleh Misha dan keluarga besar.


Singkat cerita, Misha dan Hae pun melaksanakan pernikahan yang sangat megah sekali.


Chana dan Asdam sangat serasi dengan baju couple berwarna biru, baju yang di tunjukan untuk menyambut kedatangan calon anak mereka yang berjenis kelamin laki-laki.


Ketika Misha, Chana, Asdam dan Hae sedang berfoto bersama, mereka di kejutkan dengan kedatangan Nomnom dan juga Sekertaris Rein yang gandengan tangan..


Terutama Chana dan Asdam, mereka berdua sepertinya kucing yang kecolongan ikan asin.


"Ka-kalian!" tanya Chana bingung.


Nomnom dengan sengaja memberi tahu cincin pernikahan kepada Chana.


"Oh my lady lady lady!" Chana mengikuti gaya Nomnom. "seriously!?" Chana benar-benar tidak bisa percaya.

__ADS_1


"Benar sekali Nona Chana yang terhormat, saya sekarang resmi menjadi istri Sekertaris Rein. Tolong beri selamat kepada saya." jawab Nomnom sambil tersenyum mengejek kepada Chana.


"Iiiiiiiiiiiiiiih......!" Chana pun mencubit hidung Nomnom dengan keras.


"Auw!"Nomnom meringis.


Melihat istrinya kesakitan, sekertaris Rein pun membela sang istri.


"Anda menyakiti istri saya!" ujar Sekertaris Rein sambil melepaskan tangan Chana dari hidung Nomnom..


Asdam yang melihat tangan istrinya di hempaskan oleh sekertarisnya pun langsung pasang dada.


"Jauhkan tanganmu dari istriku!" ujar Asdam dengan tegas.


Suasana seketika menjadi canggung dan semua orang menatap mereka. Semua orang mengira jika perkelahian akan terjadi, tapi tiba-tiba.


"So, selamat bro... aku turut bahagia untuk pernikahan kalian!" ujar Asdam tersenyum dan memeluk sekertaris Rein dengan hangat.


HUUUFT ...


Akhirnya semua orang pun tersenyum dan tertawa bersama menikmati acara pesta pernikahan Misha dan Hae.


...****************...


...****************...


Di sisi lain, di perusahaan barunya, Ziga kini menjadi seorang CEO yang di idam-idamkan oleh karyawan dan juga kliennya.


Ziga akan membuka lembaran baru dan menjadikan dirinya lebih berwarna.


.......


END.......


TERIMA KASIH BANYAK KARENA SUDAH MENGIKUTI CERITA INI SAMPAI DI SINI.


SAYA SELAKU PENULIS, MENGUCAPKAN ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WA BARAKATU...


SIMAK TERUS CERITA BARU AUTHOR DAN JUGA LUPA FOLLOW AKUN NOVELTOON AUTHOR YA.. SEE YOUUU...

__ADS_1


__ADS_2