
Matahari pagi mulai menyinari kota Jakarta.Banyak kendaraan lalu lalang di jalan raya.Hanya hitungan detik jalan raya sudah penuh kendaraan dan jalanan mulai macet.Apalagi hari ini adalah hari senin,hari awal orang-orang melakukan aktivitas.Setelah melakukan weekends mereka melakukan aktivitas.Ada yang masuk kerja ,ada yang kuliah dan ada yang mulai sekolah.
Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah.Hari pertama ajaran baru Sekolah.
"Dobrak..."
"aduh.. ,hai kalau jalan pakai mata..!" teriak Serly sambil mata melotot.
" maaf kak lagi buru-buru," jawab seorang gadis yang berkuncir ekor kuda.Sambil mengulurkan tangan untuk membantu Serly bangun.
"Jauhi tanganmu yang menjijikkan!".Tepis Serly sambil berusaha bangun.
" Sekali lagi maaf kak",kata anak itu sambil mengulurkan tangan untuk mengajak salaman.
"Tidak perlu...!" lagian gue tidak butuh maaf Lo..,dasar wanita miskin..!"jawab Serly sambil berlalu meninggalkan anak itu.
Gadis itu cuma geleng-geleng."Semua orang kaya sama aja".batin nya.
"liaaaa.." teriak seseorang memanggil gadis itu.
"Hai Kayla..,apa kabar?" jawab gadis itu sambil menoleh ke belakang.
"Gue ga nyangka Lo sekolah juga disini...Lo pakai jalur prestasi?" tanya Kayla
"iya.." jawab gadis itu sambil berjalan.
"Lo tahu sendiri siapa gue...emang gue mampu masuk sekolah disini tanpa jalur prestasi". jawab gadis itu sambil tersenyum.
" maaf...bukan gua mau menyinggung lo".jawab Kayla sambil memohon dengan tangannya.
"Ha...ha..Lo lucu Kayla..kapan gue pernah tersinggung?kapan gue pernah marah..." jawab gadis itu sambil menggelengkan kepala nya.
Kayla tahu,Lia adalah gadis yang tidak mudah tersinggung,ataupun pemarah.Walau banyak yang mem buli dia,mengejek dia,tapi dia tetep tersenyum.Dan tidak pernah membalas.Lia adalah sesosok gadis yang tenang,pendiam,dan mudah tersenyum.Banyak orang mem buli dan merendahkan,tidak membuat Ia berkecil hati.Tapi Ia semakin percaya diri,dan membuktikan walau kalian sering mem buli tapi aku adalah yang terbaik.Di SMP dulu dia adalah anak yang sangat pintar,dari setiap perlombaan entah di bidang olah raga,pengetahuan dan sain dia selalu juara.Orang-orang yang pernah mem buli akhirnya pun menyadari,dan mereka menjadi sangat sayang.
Dulu kayla juga termasuk orang yang membuli.Dia menganggap Lia adalah gadis miskin yang menjijikkan.Gadis yang selalu berpakaian yang sangat sederhana,dan pakaian yang di beli hanya pakaian yang standar di pasar loak.Gaya hidupnya berbalik arah di banding dengan anak-anak yang sekolah di SMP ,mereka semua adalah anak kalangan atas.Dari anak Pengusaha,PNS,sampai anak angkatan.Seperti halnya Kayla,dia adalah anak Jendral di kota itu.Sedangkan Lia sampai sekarang Kayla pun tidak pernah tahu,tentang latar keluarganya,dia hanya bilang anak dari kampung.Setiap Kayla bertanya ingin main kerumahnya,Lia selalu melarang katanya setiap pulang Sekolah harus bekerja mencari nafkah buat menyambung hidup,dan rumahku jelek tidak layak di kunjungi.Kayla hanya bertemu di sekolah itu aja cuma di dalam kelas.Setiap istirahat Lia selalu menghilang entah kemana.Setiap di taya dia bilang habis dari lab komputer atau ga di mushola.Kayla mengingat waktu pertama dia deket dengan Lia,gara-gara anak itu menolong nya waktu dia jalan-jalan di pusat perbelanjaan dia di jambret orang,trus Lia datang menolong.Kayla ga menyangka Lia gadis pendiam dan selalu di buli itu jago karate,sekali tendangan jambret itu langsung terpental,dan pingsan.Melihat kejadian itu Kayla hanya diam dan shok.Orang yang selama ini telah di buli ternyata mau menolongnya.
"Hai...kok melamun...?"
Lia sambil menepuk pundak Kayla.
"Gue melamun ingat masa kita di SMP...?"
"Ingat apa?ingat masa-masa gue di buli?" tanya Lia sambil tersenyum.
"Ayo..ayo..yang menjadi anak baru kelas X segera berkumpul di aula...." teriakan seseorang lewat mikrofon.
Semua anak baru segera berlarian ke aula.Karena hari ini adalah hari pertama MOS.
Setelah semua berkumpul.Acara MOS hari pertama di mulai.Hari ini adalah bertema perkenalan lingkungan Sekolah,perkenalan Kepala Sekolah,Guru-guru dan lain lain.
Acara demi acara pun berlalu ,Setelah perkenalan lingkungan sekolah dan guru,dilanjut perkenalan dari anak-anak osis.
Perkenalan dari Ketua Osis itulah yang paling di tunggu-tunggu anak baru.Karena selama ini sudah tidak asing lagi gosip yang berkembang bahwa ketua osis di sekolah ini sangat tampan seperti pangeran.Itulah gosip yang ada.
Sambutan dari ketua Osis pun di mulai.Semua mata tertuju pada satu titik.Namany Ferdinan ketua Osis.Kalau di lihat dari wajah dia keturunan Indo Belanda.Mukanya dominan ke Bule,Kulit putih rambut pirang,bibir merah merona.Banyak wanita yang tergoda melihatnya.Di sebelah kanan adalah wakil ketua Osis,Namanya Firmansyah Ali.Dia jga blasteran,tapi blasteran Indo-Arab,Dia juga tidak kalah tampan,cuma Dia orangnya terlalu pendiam,dan terlalu dingin.Mungkin karena di lingkungan dia banyak orang ulama makanya Dia jarang
berinteraksi dengan lawan jenis.Setiap bertemu lawan jenis Dia hanya tersenyum,terus menunduk kepala.
"Ssst..Menurut Lo siapa yang paling tampan?" tanya Kayla mengagetkan Lia yang sedang sibuk dengan Ipad nya.
"Nggg ...menurutku biasa aja..." jawab Lia masih terus sibuk memainkan iPad nya
"Hai...Ipad mu baru?gila ni Lo dapet darimana?tanpa sengaja Kayla melihat Ipad keluaran terbaru,yang di mainkan Lia.Kayla heran dia aja yang anak Jendral tidak mampu membeli Ipad keluaran terbaru,ini seorang Lia gadis miskin bisa memiliki Ipad terbaru.
" O...ini punya bos ku,Dia meminjamkan nya untuk mempermudah pekerjaan."Jawab Lia masih terus memainkan Ipad nya.
__ADS_1
"Emang lo kerja dimana?" Kayla masih penasaran.Selama ini Kayla tahu sepulang sekolah Lia bekerja,tapi Ia tak tahu pekerjaannya.
"Aku kerja freelance.Ada tawaran kerja apa aja pasti aku ambil,kebetulan ini aku membuat laporan keuangan sebuah perusahaan." jawab Lia.
Kayla hanya geleng-geleng kepala,ga nyangka kalau sesosok teman nya adalah seorang pekerja keras,apalagi di usia muda seperti ini,baru masuk SMA sudah bisa membuat laporan keuangan sebuah perusahaan.
"Hai ..kamu..sini maju ke depan?" Tiba-tiba panggilan dari panggung mengagetkan kami semua,dan semua mata tertuju pada kami berdua.
"Saya..kak?" jawab Lia dengan tenang.
"Ya ..kamu siapa lagi?"Dengan langkah santai Lia pun melangkah ke depan.Kayla tidak bisa berbuat banyak,hanya bisa berdoa Lia tidak kena masalah.
Sampai depan panggung Lia di kasih pertanyaan seputar masalah tadi yang di sampaikan ketua osis.Kayla tidak bisa membayangkan apakah Lia bisa menjawabnya,karena kayla tahu selama MOS Lia sibuk di IPADnya.Tapi tidak di sangka-sangka semua pertanyaan Ketua Osis bisa dijawab Lia dengan sempurna.Kayla menghembus nafas lega,apa yang dia takutkan tidak terjadi.Kayla hanya bisa berdecak kagum,walau di lihat dari luar penampilan Lia biasa-biasa saja,tapi untuk otaknya bener-bener jenius .Tanpa menyimak pun Lia bisa menjawab dengan sempurna.
" Sial..kenapa dia bisa menjawab dengan sempurna?"umpat Serly sambil mengepal tangannya.Serly adalah Sekertaris Di Osis,setelah tahu Ferdinan memanggil gadis itu,yang telah menabrak tadi pagi,dia berharap anak itu kena masalah dan hukuman,Dan hukuman itu akan di tentukan Serly,tapi kenyataannya Malaikat keberuntungan masih di pihak anak sial itu.
Selain itu Serly sangat sebel karena dari tadi Ferdinan selalu memandang gadis itu,dari awal naik panggung sampai Ferdinan memanggil mata Ferdinan selalu tertuju di gadis itu.
sebenarnya apa sich istimewanya anak itu?cantikan gue,di sini gue yang jadi primadona di sekolah,gue anak salah satu pemegang saham di sekolah ini?
Kenapa sich Ferdinan begitu perhatian ama gadis itu?batin Serly.
"Ga nyangka gadis ini bisa jawab sempurna,padahal gue tahu dari tadi dia ga mengikuti acara di panggung". batin Ferdinan.
semenjak naik panggung Ferdinan menatap di depan panggung,dan tak sengaja matanya langsung tertuju ke gadis imut yang duduk di tengah-tengah murid lainnya,Ferdinan yakin gadis itu yang selama dia cari.Ferdinan selalu melihat gerakan gadis itu,dan dia tahu kalau dari tadi gadis itu tidak mengikuti acara dengan seksama.Dan Ferdinan berusaha mencari kesempatan agar gadis itu bisa kena hukuman,dan dia yang akan memberi hukuman tersebut biar bisa selalu di dekatnya. Ferdinan tidak mengerti akan akan isi hatinya,kenapa semenjak pertemuan 2tahun yang lalu gadis itu selalu mengganggu pikiranannya.Gadis yang mampu merubah dunia nya yang selama ini jadi playboy,selalu tebar pesona dan selalu memberi harapan palsu,tapi semenjak 2 tahun yang lalu gadis ini membuat Ferdinan menjadi cowok yang dingin dan cuek terhadap gadis manapun.Ferdinan juga tidak tahu kenapa perasaannya terhadap gadis itu begitu berbeda dengan gadis lainnya,padahal dia sudah banyak sekali gonta ganti pasangan.Tapi kenapa dengan gadis itu bener bener lain dan sangat berharap bisa mendapatkan hati cewek itu.
Dua tahun lalu Ferdinan dan adik nya Cherly mewakili pertandingan Basket antar sekolah SMP,waktu Ferdinan menjadi Kapten Basket di tim Putra sedangkan Cherly menjadi kapten Basket tim putri.Giliran tim putri bertanding Ferdinan mengikuti alur pertandingan adiknya sekalian memberi semangat.Di babak final SMP Ferdinan bertemu dengan SMP nya LIA.Ferdinan dan yang lain yakin pasti sekolah dia yang menang,apalagi selama ini tim sekolah mereka selalu unggul,karna telah mengangkat pelatih dari Tim Nasional.Tapi harapan cuma tinggal harapan,tim putri kalah dengan SMP nya Lia.Di setiap pertandingan Ferdinan selalu memperhatikan gerakan kapten lawan,Ferdinan akui gerakan kapten lawan bener bener sangat cepat dan susah di tembak.Ferdinan akui dari mendribble bola sampai menembak bola ke ring kemampuan Ferdinan masih di bawahnya,dan Ferdinan juga merasakan kalau kapten lawan sebanding dengan pelatihnya.
Selesai pertandingan Ferdinan mencari info tentang kapten itu.Namanya MARCHELIA ANDHINI panggilan LIA.Hidup dilingkungan kalangan bawah,dan semua orang tidak tahu dimana dia tinggal.Ferdinan tidak tahu semenjak melihat penampilan di lapangan hatinya sangat gundah,mengingat sosok gadis semampai yang tingginya hampir sama dengan dia,bola mata yang coklat,kulit putih bersih,walau menggunakan seragam basket bener bener kelihatan cantik.Mungkin ini yang dinamakan cinta pandangan pertama.Cinta yang selama ini yang tidak pernah Ferdinan rasakan walaupun dia di cap buaya darat sekalipun.Selama 2 tahun berharap bisa bertemu dan berkenalan dengannya,dia bela-belain pulang sekolah langsung cabut ke sekolah Lia,tapi berhari-hari,berbulan-bulan Ferdinan tidak pernah ketemu padahal dia sudah menunggu di depan gerbang sekolah.Tapi sekarang setelah hampir putus asa ,gadis yang di nantikan satu sekolah bahkan sekarang ada di depan mata .
"Maaf kak apa masih ada yang di tanyakan lagi?"
...Kak Ferdinan..." teriak Lia di mikrofon.
"Gila...jantung gue mau copot tahu.." spontan Ferdinan berteriak.
"Maaf..tadi kamu tanya apa?" Ferdinan bertanya
"Saya tanya apakah ada yang perlu di tanyakan lagi?kalau tidak saya mau turun panggung,kaki saya pegel tahu..."!jawab Lia sambil memanyunkan mulutnya
.Ferdinan gemes melihat bibir mungilnya,dan rasanya pingin mengecupnya
.
" Silahkan kembali ke tempat duduk kamu...!"jawab Ferdinan sambil menahan gejolak perasaan di hati.
Ferdinan berusaha menahan gejolak hati,lain halnya dengan Firmansyah .Mungkin semua orang tidak menyadari tentang perubahan Firmansyah.Semenjak Dia melihat Lia menuju ke panggung,jantungnya berdebar kencang seperti habis lari maraton,Firmansyah berusaha menahan debaran jantungnya,semakin dia tahan semakin sesak dadanya.
satu..dua..tiga..gadis itu semakin mendekat dan rasanya jantung nya mau copot,akhirnya kekuatan itu hilang dan lemas....Firman jatuh teduduk.Sebelum semua menyadari keadaannya,Firman ijin ke belakang sebentar.Dia terus berjalan menuju Mushola.
"Astaghfirullah ...." Firman membaca istighfar berkali kali sambil mengelus dadanya
.
"Ya Allah,ada apa dengan diriku?kenapa seperti ini?" Firman berdoa dalam hati dan memohon petunjuk ada dengan hati dan jantungnya?Perasaan Dia tidak sakit kenapa rasanya seperti ini?Firman berusaha menenangkan diri dan mengambil air wudhu dan melakukan sholat,agar perasaan jadi tenang.
Di aula acara demi acara pun selesai.Semua murid baru kembali ke rumah masing-masing.Ada yang kembali di Asrama sekolah ,ada yang pulang ke rumah masing-masing.
Lia dan Kayla berjalan keluar Aula.
"Kay..gue ke mushola dulu ya udah masuk sholat Dhuhur..!pinta Lia kepada Kayla setelah mereka sampai di luar aula.
" Oc.. gue langsung pulang ya..gue udah lelah nich pingin berendam air panas".jawab Kayla.
"Bay..bay..bay.."
__ADS_1
Kayla menuju tempat parkir mobil dan langsung tancap gas.sedangkan Lia langsung ke Mushola.
Sampai depan Mushola Lia langsung menuju ke tempat wudhu dan menjalankan ibadah sholat.Habis Sholat Lia tak langsung beranjak,dia langsung berdzikir dan melantunkan ayat ayat suci Alquran
Di shaft putra masih ada Firmansyah yang juga habis mengaji.Sebenarnya dia pingin langsung pulang karena di luar udah menunggu pak Arif pengawal pribadinya.Ketika mau melangkah kan kaki untuk keluar Mushola,Firman mendengar suara lembut membaca ayat ayat suci Alquran.Seperti kaya ada aliran listrik Firman tiba tiba melangkah kan kaki ke suara lantunan ayat suci Al Qur'an tersebut.Sampai di depan Saf Putri ,Firman melihat seorang wanita sedang membaca Alquran .Firman tidak bisa melihat wajahnya pelantun ayat suci tersebut ,karena posisi membelakanginya.Mendengar suara lantunan tersebut,Jantung Firman kembali berdegup kencang,Seperti waktu di panggung tadi.
"Ya Allah. ..kenapa lagi ini?ada apa dengan diriku?" sambil memejamkan mata Firman berdoa untuk menenangkan hati.
Tanpa Firman sadari ada orang yang melangkah ke arahnya.Dan secara bersamaan pak Arif memanggilnya .
"Nak Firman ayo kita pulang...Abah uda menunggu di pesantren..!ajakan pak Arif terhadap majikannya.
" Baik pak Arif."Kemudian dia memutar badan untuk melangkah keluar.
"Assalamualaikum kak,saya pulang duluan ya .." tiba tiba ada yang mengajak bicara pada Firman.
"Walaikum sallam" Firman menjawab salam tersebut.
Sambil melihat siapa yang memberi salam.Dan ketika mata saling beradu,perasaan Firman tidak karuan,bola mata coklat itu,senyuman itu,membuat jantung Firman tidak karuan.Untuk mengatasi gejolak tersebut Firman langsung mengalihkan pandangan ke tempat Pak Arif.
Lia melihat perubahan Firman setelah beradu mata dengannya hanya mengernyitkan kening dan tidak tahu pikirannya Firman.
"Dasar orang aneh. ." Gumam Lia dalam hati.
Sambil melangkahkan kaki meninggalkan Mushola dan Firman.
Setelah tahu Gadis itu pergi,kemudian Firman melangkah ke mobilnya.
Ya Allah. .salahkah aq memandang Ciptaan Mu,mengagumi ciptaan Mu,dan mencintai Ciptaan Mu?"Gumam Firman di dalam hati sambil menghembus nafas panjang.
Di dalam mobil Firman hanya bisa memandang gadis yang baru keluar dari gerbang sekolah.Sambil mengayuh sepeda gadis itu terlihat tersenyum kepada penjaga sekolah,kemudian dia menghilang di perempatan jalan depan sekolah.
Mobil Firman melaju pelan-pelan,sambil mengemudi Pak Arif,melirik majikannya,tidak seperti biasa majikannya hari ini ,biasa dia banyak cerita tentang sekolah,terkadang sharing tentang dakwah yang harus dia berikan,tapi kali ini majikan hanya diam dan terkadang mendesah panjang.
"Anat bikhayr. .?(kamu baik baik saja)tanya pak Arif pada majikannya.
Firman menoleh ke Pak arif dan tersenyum.
" Firman baik baik aja kok pak.."
"Tapi wajahmu mengatakan lain,seperti ada beban yang mengganjal di pikiran nak Firman?kalau ada masalah cerita kan!mungkin bapak bisa membantu?" tanya Pak Arif karena tidak percaya apa yang Firman katakan.
"Pak Arif..,salah ga kalau kita mencintai seseorang..?" tanya Firman,
percuma Dia membohongi pak Arif,karena pak Arif adalah ayah kedua setelah Abah,tapi pemikiran Abah dan Pak Arif beda,Abah adalah seorang yang kolot sedangkan Pak arif adalah sosok bapak modern.Apalagi soal percintaan mungkin Abah akan melarang.
"Ternyata nak Firman sedang jatuh cinta ya?" jawab pak Arif sambil tersenyum.
"Nak mencintai seseorang itu boleh tapi jangan berlebihan,sehingga nafsu akan menguasai,dan jangan melebihi cinta mu Pada Allah dan Rosul Nya".
" Sebenarnya siapa gadis yang mampu mengetuk hati nak Firman?"tanya pak Arif kemudian
"Ana tidak tahu.." Jawab firman sambil menggelengkan kepala .
"Apa ...tidak tahu gimana?tidak salah denger?katanya sedang jatuh cinta tapi tidak tahu orangnya?" Pak Arif mengerutkan keningnya tanda dia tak mengerti.
"Firman tahu orang nya tapi tidak tahu namanya,dia siswi baru disini,dua kali Firman di pertemukan dengan dia dalam 1 hari ini,dan dua kali itu pula jantungku tidak terkontrol" jawab Firman sambil melihat keluar mobil dan berharap bisa melihat sang pujaan hatinya.
"Nak Firman harus bersabar dan berdoa minta petunjuk sama Allah,bagaimana tentang perasaan nak Firman sesungguhnya dengan dia,cinta yang tulus atau cinta nafsu,kalaupun jodoh pasti akan di pertemukan,pepatah mengatakan Dunia itu sempit,apalagi ini satu sekolah dengan nak Firman suatu hari nanti Allah akan mempertemukan kalian kembali" jawab pak Arif.
" Ya ..semoga aja pak,besok anak baru diperlukan kegiatan ektra sekolah semoga dia masuk di extra yang Firman bimbing,apalagi waktu di Mushola Firman sempet mendengar suara nya membaca ayat ayat suci Al Quran sangat bagus sekali."jawab Firman sambil meng amini ucapan nya sendiri.
"Apa orang itu yang tadi keluar dari Mushola?" tanya Pak Arif
Firman langsung mengangguk.
__ADS_1
Sambil mengemudi Pak Arif sempet berpikir,siapa gadis itu sepertinya ana mengenalnya.