
"Kak..uda kamu kasih oksigen...?" tanya lia kepada kakaknya setelah sampai di mobil
"Sudah...ni sudah betul pemasangannya?" tanya Eel masih ragu karena dia belum pernah mempraktekkannya,di bandingkan adiknya yang selalu membantu mommy nya.
"Yak ...betul dokter Eel,jangan ragu n harus percaya diri " jawab lia sambil mengecek selang pernafasan dan selang infus yang di pasang kakaknya.
"Ayo...bang naik "ajak lia ke ardian.
" Makasih ya bapak bapak ibu ibu yang sudah membantu?o ya ketua RT di sini siapa?"tanya lia kemudian kepada para warga.
"Saya dik..." jawab pak Ali ketua RT nya Ardian sambil tersenyum.
"O..ya pak nanti ada om saya mau ketemu bapak" jawab lia
"Ada apa ya dik?" tanya pak Ali bingung
"nanti biar om saya yang menjelaskan pak,"
"kami berangkat dulu" jawab lia sambil masuk ke mobilnya.
"Assalamualaikum.....
" Walaikum salam...
Para warga mengangguk dan berdoa semoga tetangganya selamat.
"Pak jamal pindah sini!" Perintah Lia dingin sambil menepuk sofa mobil yang di duduki.
"Tapi non...?" jawab pak jamal karena dia tahu apa yang di maksud nona kecilnya,kalau dia yang mau mengemudi.
"Udah ga usah membantah...kita di kejar waktu ,dan aku berjanji pada mommy dalam 15 menit akan sampai,dan ini sudah terbuang 7 menit dengan sia sia" kata lia sambil pindah ke tempat duduk di belakang kemudi.
Pak jamal ga bisa membantah,karena nona kecil ga akan bisa terbantahkan siapapun.Dia keluar dan pindah tempat duduk.
Eel pun menyiapkan keperluan mengemudi adiknya,dari topi kacamata dan jaket.Sempurna dengan persiapan tersebut sekarang dari luar mobil akan terlihat kalau yang mengemudi adalah orang dewasa.Dan dudukan didepan mengemudi sudah di naikkan,jadi Lia pun bisa menggapai kemudi.sedangkan untuk pijakan rem sudah di modif dengan sedemikian rupa berupa tombol di dekat kemudi.
Lia pun tancap gas.Dan itulah lia kalau sudah di belakang kemudi dia menjadi liar dan selalu menaklukkan jalan,dengan waktu tinggal 5 menit dia membawa dengan kecepatan tinggi.Orang di dalam mobil hanya berdoa untuk keselamatan masing masing.
Terutama pak jamal,dia bener bener pucat dan ketakutan.Walau dia seorang sopir tapi dia ga secepat ini,Dia hanya bisa Istighfar dan berharap segera sampai.
Lima menit kemudian mobil sudah sampai di depan rumah sakit,ada beberapa perawat sudah menunggu mobil mereka.Dengan sigap perawat membuka pintu mobil dan membawa pasien ke ruang operasi yang sudah di siapkan.
Lia,Eel dan Ardian turun,dan mengikuti perawat tersebut.
Pak jamal sudah di belakang kemudi kembali sambil melemaskan otot yang tegang karena dia tadi ketakutan saat nona kecil nya di belakang kemudi.
*Dasar bocah dodol ,dulu emak Lo ngidam apa sich..bisa kesetanan seperti itu.runtuk pak jamal dalam hati.
Ting*..
Suara hpnya bunyi,ada Wa masuk dari nona kecil
"Jangan mengumpat aku dalam hati,biar kesambet syetan baru tahu rasa..,dah..sholat dulu sana,kalau uda tolong belikan makan!."
isi wa tersebut.
Pak jamal langsung melongok keluar jendela mencari nona kecilnya,tapi yang di cari tidak ada.Pak jamal hanya geleng geleng kepala terus mengemudi mobilnya ke area parkir khusus karyawan.
"punya ilmu apa tuh bocah kok tahu aja kalau gua mengumpat dia...ah udahlah dari pada gue kesambet...berusaha berpikiran jernih tentang nona kecilnya.
...****************...
" Dik Lo ga ikut masuk?"tanya Eel pada adiknya,Dia heran biasanya kalau mommy nya ada operasi selalu ingin membantu,tapi ini dia malah tenang di luar.Padahal Eel berharap adiknya ikut kedalam dia akan merayu adiknya biar bisa ikut dan akan melihat proses operasi secara dekat tapi hari ini adiknya kayanya enggan membantu mommy nya.
"Ga ah. .ada OPA Marcus ,kakak tahu sendirikan kalau dia musuh bebuyutan,dan selalu cari masalah" jawab lia melengos
Eel tahu bagaimana permusuhan adiknya dengan OPA Marcus
Prof MARCUS ADI WIJAYA adalah adik Omanya PALUPI WIJAYA yang jadi dokter di luar negeri,Dan orang yang paling jago berdebat.Di keluarga Omanya ,Prof MARCUS adalah sosok bawel dan paling keras kepala.Apa yang menjadi pendapatnya harus di terima oleh semua orang,kalau ada yang masih berdebat dia akan siap dengan kata kata yang belibet dan semua orang selalu meng iyakan agar tidak terlalu lama berdebat dengan PROF MARCUS.
Sedangkan Oma sendiri adalah cewek arogan yang di segani semua orang,dia yang meneruskan kepimpinan perusahaan Wijaya yang sudah di bangun turun temurun.Walau bawel Prof Marcus pasti akan takluk kata kata dingin kakaknya.Kalau Oma marah semua orang tidak akan ada berani yang membantah.
Selain Oma punya Adik ,Oma jug punya kakak namanya Abah YUSUF MAULANA WIJAYA.Dia orang yang paling bijak di keluarga Wijaya,karena kepribadian yang lembut dan bijak, Abah Yusuf lebih suka hidup dan mengelola di pesantren.Dia ga mau berkutat dengan urusan bisnis.
Walau oma orang yang sangat tegas dan ditakuti semua orang,Tapi di depan Abah Yusuf dia pun luluh dan tidak berani menentang kakaknya.
"O..ya kak kemarin OPA Markus memberi gue pertanyaan tapi belum sempet gue liat,dia janji kalau gue bisa menjawab pertanyaan nya ,Dia akan memberikan buku hasil penemuan dia tentang mengatasi kanker otak,gimana kalau kakak yang menjawabnya nanti buku itu buat kakak" kata lia kemudian.
"Wah..boleh juga itu dik gue mau.." jawab Eel antusias.
__ADS_1
"Ya nanti gue kirim lewat email" kata lia kemudian
"Uda ayo sholat dulu ,dah masuk sholat Dhuhur" ajak lia
"Celana Lo kotor dik". sambil nunjukin ke arah celana adiknya.
"iya gue tahu kita masuk ke ruangan mommy di sana ada baju ganti gue" kata lia kemudian.
"Ayo bang kita sholat dulu" ajak lia kepada Ardian yang hanya menjadi pendengar setia .
"Aku...aku..." jawab ardian sambil menatap kedua kakak beradik.
"Udah kak ga usah khawatir ibuk pasti baik baik aja,yang penting kita banyak berdoa untuk kesembuhan ibuk"
"Untuk menenangkan hati dan pikiran ayo kita sholat dulu!"ajak Lia.
" Operasi ibuk?"tanya Ardian lagi
"Udah tenang aja bang operasi biasa 3 sampai 4 jam nanti kalau sudah selesai pasti kita di kabari" lanjut lia.
Mereka berdua menuju lift dan naik ke lantai 7 dimana kamar mommy di sana.
Sampai di lantai 7, mereka segera mengambil air wudhu,sedangkan Lia mandi dulu terus Sholat.
Setelah selesai Sholat Eel mengajak Ardian untuk duduk.
"Kamu mau mandi?" tanya Eel pada Ardian.
"Aku ga bawa baju ganti" jawab ardian,karena tadi dia sangat buru buru dan ga terpikir olehnya.
"O..kalau soal itu tenang aja pake punya gue aja,kebetulan gue ada baju ganti di sini" jawab Eel sambil menuju Lemari.
"Sini kamu pilih sendiri,yang mana kau suka.." panggil Eel.
"Ini...ini " jawab ardian karena dia bingung mau pilih baju yang mana,dan sempet heran kenapa mereka bisa masuk dengan semaunya di kamar yang sangat mewah dan ada baju gantinya.
Sambil melihat sekeliling,Ardian Pun berhenti di sebuah Foto keluarga.Di situ terlihat ada Foto kakak beradik itu bersama orang tuanya.
"Itu foto kalian?" tanya ardian sambil menunjukkan foto keluarga.
"Iya..itu foto Mommy dan Poppy juga" kata Eel
"Aku 12 tahun,adikku 5 tahun?kenapa ?Penasaran kenapa adikku tingginya hampir sama denganku?" tanya Eel lagi.Sebenarnya dia juga sempet heran adiknya yang baru 5 tahun tingginya udah hampir setara anak 7 tahun,cara pemikirannya juga sangat dewasa di bandingkan dia sebagai kakaknya.
"Ya..aku kira kalian kembar"Jawab Ardian karena merasa Kakak beradik itu saudara kembar' karena wajah nya bagai pinang di belah dua,serta tinggi badannya hampir setara.
"Bukan kamu aja yang bilang kami kembar,banyak orang berkata begitu mungkin waktu Mommy hamil adikku Dia menelan galah kali makanya Adik ku cepat tinggi"Jawab El sambil mengambil baju di lemari.
"Uda pada makan?" tanya Lia pada kakak dan Ardian.
"Belum...tu ardian katanya mau mandi dulu" kata eel kemudian menyuruh ardian mandi.
"Kakak ga mandi?" tanya lia lagi
"habis ardian aja.O ya tadi nanya makan,emang ada makanan di sini?"tanya Eel.
" Ga ada,tapi aku uda minta tolong pak jamal untuk beli makanan".kata lia.
"Terus tadi makanan yang buat ibu nya Ardian?"
"Ga tahu? paling dah di ambil ama tetangganya". jawab lia.
Beberapa menit kemudian Pak jamal pun datang dengan membawa makanan.
" Pak jamal uda makan?"tanya Eel
"udah non". jawab pak jamal.
" O ya non,bapak pamit dulu mau ke kantor di suruh nyonya besar"kata pak jamal kemudian.
"Baik pak nanti kita bisa pulang ama Mommy" jawab Eel.
Pak jamal melihat ke arah nona kecilnya yang biasa nya banyak bicara,tapi ini dia malah melihat ke hp.
Apa dia marah ma gue ya..gara gara tahu gue umpat di hati.ah..non jangan diam diam gitu dong,kaya mau kiamat nich ga denger ocehan mu,
"Napa liat..liat?" ucap ketus lia pada pak jamal tapi tanpa melihat ,dia masih sibuk dengan hpnya.
"Adik..kok gitu ga sopan ama orang tua?" tegur eel.
__ADS_1
"Maaf..kak." kata lia masih sibuk di hpnya
"Maafnya ama pak jamal kali?kok ama kakak sich.." kata eel sambil melempar tisu ke arah adiknya.
"Maaf pak jamal.. ,kangen ya ama omelanku" kata lia sambil tersenyum.
Gila tu bocah punya indra ke enam kali ya ,tahu isi hati orang
Tingg...tingg..
Dua pesan masuk datang bersamaan.yang satu dari nyonya besar,yang satu dari nona kecil.
"Jamal lama banget,perut gue keburu laper tahu" (chat nyonya besar)
"Pak jamal buru sana tu nyonya besar cacing kreminya minta jatah."(chat nona muda)
Pak jamal langsung buru buru pamit karena nyonya besarnya sudah marah marah.
pak jamal masih heran nona kecilnya kok ya tahu kalau omanya kelaparan,bingung aku...
...****************...
2 jam kemudian....
" Assalamualaikum..."Mommy Ririn dan OPA MARCUS masuk ke ruang istirahat nya.
Tidak ada sahutan,hanya dengkuran yang pelan,itu tandanya malaikat malaikat kecil sedang tidur.
Mommy Ririn melihat anak perempuannya tidur sambil memangku laptop,sedangkan anak lakinya tidur di ranjang bersama anak laki sebayanya.
mungkin itu anak pasien yang di tolong anakku,kasihan dia...gumam mommy ririn.
"Anak anak kamu kalau tidur terlihat lucu dan manis ya" kata PROF Marcus sambil mendekati Lia yang tidur memegang laptop.
Di layar laptop Marcus melihat neraca neraca perusahaan yang di kelola Kakaknya terpampang di sana,Di situ bisa di lihat saham saham kepemilikan Wijaya,aset aset,laba rugi perusahaan.
Gila nich anak bisa membobol file pribadi kak PALUPI,padahal selama ini semua tahu kalau PALUPI selalu memberi sandi yang tak akan ada yang bisa membobolnya.Tapi ini dengan seorang anak kecil sandi rahasia kakaknya bisa kebobol.Wah..bakal ada perang dunia yang ke 10 ni antara cucu dan nenek.Ga ada yang bisa bayangin Kak Palupi marah dan di balas dengan cucu yang keras kepala.Aku aja yang raja segala raja kata kalah telak beradu argumentasi dengannya.batin MARKUS
..."Idih OPA PROF jangan liat liat laptop lia,adik mau tidur ngantuk,and jangan bilang ama oma Palupi ya.." kata lia sambil memejamkan matanya dan seperti orang bergumam...
Buset dah ni anak tahu aja kalau aku liatin laptopnya padahal dia masih tidur.
Batin Opa Markus sambil menggaruk garuk kepala yang tidak gatal.
"kenapa om kok liatin anakku segitunya?" tanya Mommy ririn keluar dari kamar mandi.
"Anak kamu apa mempelajari ilmu dari kak yusuf?" tanya MARKUS pada ponakannya.
"Ilmu apa?setahuku ga sich..,lagian belajarnya kapan ?dia jarang ke sana kalau ga liburan,paling di sana cuma 1 minggu". jawab mommy ririn heran dan ga mengerti apa yang di katakan omnya.
" Ah.. sudahlah ga penting,kapan kapan nanti aku tanyakan sendiri sama kak Yusuf,aku mandi dulu ya.."jawab MARKUS langsung masuk ke kamar mandi.
"Ibu..." teriakan anak laki laki mengagetkan semua orang di dalam kamar.
Lia melompat dari sofa karena saking kagetnya,untung laptopnya masih dia pegang dengan kuat jadi ga jatuh waktu melompat.
Eel mengucek ucek matanya yang masih ngantuk,dan melihat ardian sedang menangis.
Mommy Ririn menghampiri ardian dan memeluknya.
"Sudah..sudah diam,ibu kamu tidak apa apa dia masih tidur sebentar lagi bangun,Alhamdulilah operasi berjalan lancar berkat doa kamu". ucap Mommy ririn menenangkan ardian.
" Betul. ..dok ,ga bohong kan?"tanya Ardian tidak percaya.
"Lo kira Mommy gue tukang bohong?" kata lia sambil mendekati mereka.
"ya maaf ,aku takut ini hanya mimpi"
Plakk...
"Aduh..sakit tahu" jerit ardian lagi sambil memegang pipi yang tiba tiba di tampar lia.
"Sakit..?kalau sakit berarti ga mimpi kan?" jawab lia santai.
"Adik kok kasar sich..ga boleh gitu" tegur Mommy ririn pada putrinya.
"Ayo minta maaf..!kata mama nya sambil meninggikan suara.
Lia hanya tersenyum...
__ADS_1
" Ya maaf...bang"kata lia sambil mengulurkan tangannya.