C E O ,Anak Motor Dan Ustadz

C E O ,Anak Motor Dan Ustadz
BAB XII. :PENCULIKAN


__ADS_3

"Lia..." Brian pun menggoyangkan pundak temannya.


"eng....e..iya kenapa?" lia pun tersadar dari lamunannya.


"Kamu gapapa?"kata Angel cemas.


" Ga pa pa..."jawab Lia sambil tersenyum.


"O..ya Jel..tadi kamu kan bilang kalau Rian adalah dari keluarga yang sangat berpengaruh emang dari keluarga mana?" tanya Lia kemudian.


"Dia Cucu dari Pemilik Perusahaan Alexander Group" jawab Angel.


"Apa Tuan Alexander ketua Mafia yang di Penjara 2Tahun lalu?" tanya Kayla.


"Iya ...yang menurut rumor kalau Tuan besar itu di jebloskan dengan seseorang penerus Wijaya Group musuh bebuyutan mereka?" Kata Brian.


"Dan...." kata Brian


"Dan apa Brian kok berhenti" Tanya kayla.


"Ng....bukan apa apa,udah ayo makan!" ajak Brian untuk mengalihkan pembicaraan mereka,dia ga mau terlibat banyak akan urusan dengan permusuhan dua perusahaan yang sangat berpengaruh di dunia,bisa bisa dudukan orang tuanya juga terancam.


Lia melihat gelagat Brian yang sangat ketakutan,sepertinya anak ini tahu sesuatu,batin Lia.


Apa coba gue memasuki alam bawah sadarnya....maaf abah kalau Lia melanggar perjanjian ,ini aku gunakan untuk melindungi keluargaku.


Lia kemudian berkonsentrasi,sambil memejamkan mata Lia berusaha masuk ke alam bawah sadar Brian dan semakin dalam masuk...dan masuk...akhirnya Lia pun berhasil mengetahui apa yang Brian tahu tentang Alexander group,tanpa Brian tahu.Lia pun tersenyum...Alhamdulilah....


"Alhamdulilah...apa lia?dari tadi makanan Lo aja belum Lo sentuh...dan dari tadi gue liat Lo memejamkan mata ,apa Lo tidur?tanya Kayla


Lia terkejut...Astaghfirullah....semoga mereka ga tahu apa yang gue lakukan.


" Ada apa kay?"


"Lo kenapa?kesambet?" taya kayla sambil pegang pegang kening Lia.


"Buset deh. .apa apan sich Lo kay?Alhamdulilah iman gue masih kuat untuk menghalangi setan masuk ke tubuh gue,paling..paling setannya malah takut ama gue.. ha.. ha....


" Iya setan nya takut Lo marahi,nanti bisa ke birit birit tu setannya kalau aura membunuh Lo keluar ha...ha..ha..."canda Kayla di lanjutin tawa mereka berempat.


Ha. ..ha...ha..


"Hai..berisik tahu ..! emang ini pasar ?teriak Cewek di sebelah kursi mereka.


Secara bersamaan mereka berempat melihat sumber suara.


" Upss. .nenek lampir ! kata Lia sambil menutup mulutnya.


Kayla memberi isyarat agar jangan berisik dari pada dapat masalah dengan tu cewek.


"Napa Lo nge tawa in gue?kata Serli yang tiba tiba sudah di depan meja mereka.


" Apa kak?nge tawa in kakak?kok PD banget,lagian buat apa nge tawa in kakak ga ada untungnya,dari pada mulut ini sakit?jawab Lia santai sambil minum jus jeruknya.


"Kurang ajar berani Lo ya?"teriak Sherly sambil mengayunkan tangan mau menampar pipi Lia .


Tapi dengan sigap Lia menangkis tangan Serli.


" Ga semudah itu kakak menyentuh gue..."kata Lia menahan emosi.


Semua anak anak yang di kantin pada ribut,bukannya melerai tapi pada memberi semangat agar mereka melanjutkan pertengkaran.


Ada yang membela Serli karena takut berurusan dengan Serli.Tapi ada juga mendukung Lia mereka berharap Lia akan menang dan bisa membungkam mulut Serli.


Melihat ada keributan di kantin Ferdinan dan Firman segera ke kantin untuk melerai pertengkaran itu...


"Hentikan...kaya anak kecil aja kalian" suara Bariton dari arah pintu kantin .


Semua anak anak spontan melihat ke arah pintu,ternyata suara bariton itu adalah Guru Killer yang selama ini mereka segani.


"Apa yang kalian ribut tin ha.." kata Pak Davin.


"Dia menghina saya pak,makanya saya tidak terima" teriak Serli


"Benar...?"


Lia menggeleng kepala. ..


Dia sakit kali ya perasaan gue ga bilang apa apa,cuma bilang Nenek Lampir apa dia denger..batin Lia sambil menggaruk garuk kepala.


"Emang dia menghina apa?"


"Dia ngatain nenek lampir saya ga terima,terus liat ni Pak tangan saya di plintir...sakit tahu pak" ucap Serli manja dan berharap guru killer membelanya.


"Wajar kan Pak bila tangannya saya plintir dia mau menampar saya,mosok saya diem aja ,ya ga lucu kali pak?"


"Sudah.. sudah hal sepele aja di rebut ti,malu tu ama yang lain"


"Ayo pada minta Maaf... !


" Ga mau...."suara mereka serempak.


"Pada ga mau..baikan?"


"Oc.. kalian saya beri hukuman kerjakan soal matematika BAB 2 untuk kamu. .dan kamu kerjakan soal yang tadi saya terangkan,saya tunggu jam terakhir pelajaran sekolah pekerjaan itu sudah ada di meja saya mengerti!kata Pak Davin tegas.


" Tapi..pak?"kata serli


"Napa kamu keberatan?" tanya Pak Davin


Serli menggeleng..dari pada di tambah hukuman,

__ADS_1


"Ya uda saya pergi dulu ...jangan lupa jam pelajaran sekolah terakhir.." kata Pak Davin sambil melangkah keluar kantin


Sampai di ruang guru Davin mengirim WA ke Lia


"Assalamualaikum...


"*Adik bisa temuin saya...


" Walaikum sallam


" Ada apa kak?adik rasa ga usah ya nanti di rumah aja kita bahas,ada yang adik omongin juga..


"Oc..deh nanti pulang bareng ama kakak ya?


Apa ga berlebihan?nanti pada liat?adik ga ingin semua tahu tentang hubungan kita.


Ya uda nanti kamu tunggu di halte ya


" Oc. .nanti adik telpon Bang Ardi supaya tidak jemput.


"Assalamualaikum


" Walaikum salam


...****************...


Bel sekolah berbunyi,jam pelajaran sekolah pun usai.Semua murid murid keluar satu satu.


"Ya.. Lo pulang bareng siapa..?kata Kayla karena tidak melihat sepeda butut lia di parkiran


" Gue di jemput ama saudara gue.."kata Lia.


"Gue duluan ya..ni mau ngumpulin tugasnya Pak Davin.


" Assalamualaikum....


" Ya..gue juga pulang dulu ya..


"Walaikum salam....


Lia berjalan menuju Ruang guru.Tapi didalam ruang guru tidak ada Pak Davin.


" Kemana kamu kak..apa uda di halte ya...


"Assalamualaikum....


" Walaikum sallam...


"Maaf Bu mau tanya meja Pak Davin sebelah mana ya?saya mau mengumpulkan tugas"


"O...yang itu..." jawab Bu Agnes sambil menunjuk ke meja yang ada tumpukan kitab kitab.


Lia pun berjalan ke meja yang tadi di tunjukkan Bu Agnes.


Ga salah kamu kak..katanya guru Matematika tapi ini kok banyak buku kitab kitab?


Setelah menaruh buku tugasnya Lia pun pamit ama Bu Agnes.


Kakak kemana ya...apa udah di halte?ah..lebih baik gue ke sana aja.


Tinggg...


" *Adik maaf abang ga bisa jemput masih ada tugas yang belum di selesaikan"


"Astaghfirullah.. adik lupa kabari abang,kalau Adik pulang bareng kak davin


" la kok bisa?apa Davin da balik dari Kairo?


"Ga tahu kak,cuma yang adik tahu Kak Davin sekarang jadi guru adik...


" Guru... wkwk..wk


"Lo kok ketawa?ada yang lucu?


" Iya lucu ..ga bisa bayangin hari hari kalian penuh dengan pertengkaran antara murid dan guru,serasa kalian kan Thomas and jery...ha...ha..


"Idih abang..awas ya nanti di rumah...


" Tapi bener juga sich bang,tadi awal ngajar aja kak Davin bikin kesel terus adik kena hukum...hik..hik..


"La kok bisa ...ga lu plintir hidung Pinokio nya....


" Pingin sich bang..tapi adik punya pemikiran waras,ntar kalau adik plintir bisa bisa jatuh wibawa kak Davin sebagai guru. .


"Tumben kamu punya pemikiran waras. .ha...ha


" Idih...Abang awas ya sampai di rumah.


"Assalamualaikum*..


Lia menghentikan perdebatan di wa.


" Kok perasaanku ga enak ya...batin lia


Kaya ada sesuatu yang bakal terjadi.Ach...sudah lah semoga ga terjadi apa.


Lia berjalan santai ke arah gerbang sekolah dan tidak lupa tersenyum ketika melewati pos satpam.


Dari parkiran Firman memandang kepergian Lia.


"Assalamualaikum... nak Firman gapapa?" tanya Pak Arif.

__ADS_1


"Gapapa pak...boleh ga pak kalau temen Firman kita ajak bareng?


" Cowok pa cewek...?


"Cewek... tu orangnya.." kata Firman kepada Pak Arif.


Sambil melihat ke arah yang di tunjukkan Firman.


"Nak...kalau bisa jangan,bisa timbul fitnah...kalian bukan Mahram"


"Astagfirullah. ..maaf pak Firman khilaf..untung bapak ngingetin.."


"Sama..sama..coba banyak dzikir nak minta petunjuk,untuk saat ini bapak rasa bukan cinta yang tulus tapi karena cinta nafsu" Pak Arif menasehati.


"Firman uda menjalani sholat istikharah pak,tapi entah kenapa selalu wajah dia muncul,apa itu artinya pak . ."


"Terkadang Firman mimpi ada seorang alim ulama mendekati Firman ,dan mengatakan harus melindungi dia,menjaga dia dan membantu kesulitan dia,Firman ga tahu maksudnya apa.. "


"Kalau Firman harus menjaga ,melindungi dan membantu kesulitan dia dengan cara apa?sedangkan Firman belum tahu siapa dia,dan kesulitan dia apa"


"Yang Firman tahu hanya seorang gadis yang suaranya bagus waktu melantunkan ayat suci Alquran terkadang jadi cewek bar..bar yang penuh emosi..


" Subhanallah...mungkin itu jodoh dari Allah nak...jangan putus asa pasti Allah akan memberi jalan gimana kalian bisa saling mengenal dan mengerti satu sama lain...


"Jangan putus asa oc..." jawab Pak arif sambil mengemudi mobilnya keluar dari gerbang sekolah.


Firman melihat kearah Gadis yang selalu membayang bayanginya di depan halte,rasanya pingin mengajak bareng dan mengantar pulang,tapi Pak Arif benar kalau aku nekat akan timbul fitnah..


Sambil menatap ke arah halte. .tiba..tiba...


Firman melihat kalau gadis itu diseret paksa oleh dua Orang pakai penutup kepala ke mobilnya.Firman kaget...dan melotot


"Pak..pak kejar mobil itu...!"tunjuk Firman ke arah mobil Van warna merah yang melewati depan mobilnya.


" Cepat pak..jangan sampai ketinggalan..!perintah Firman panik.


Pak Arif terkejut dan belum mengerti yang di maksud Firman.


"Sudah pak ..ikuti mobil itu,dia sudah membawa paksa gadis itu mobil.." jawab Firman sambil tersengal sengal menahan emosi


"Sudah...nak ..tarik nafas pelan pelan terus buang.. kamu ulang beberapa kali,biar tenang dan rileks," kata Pak Arif


"Bener Pak tadi saya liat sendiri.. ." jawab Firman.


Ciiit...citt..Bruk...


"Astagfirullah..ada apa?" tanya Firman tersadar ketika mobilnya hampir menabrak trotoar.


"Wah..nak ternyata mereka tahu kalau kita buntuti,tu liat ada tiga motor berusaha mengacaukan konsentrasi bapak" Kata Pak Arif sambil mengemudi mobil secara fokus .


"Apa Firman yang pegang kemudi...?


" Ga usah biar Bapak aja...nak Firman coba fokus dan liat mobil yang membawa gadis itu"Kata Pak Arif lagi .


...****************...


**Ding...


Vin..lo ama adik to...tadi dia bilang pulang ama kamu.. Perasaan gue ga enak**


Astaghfirullah... Kakak lupa kalau janjian ama kamu dik di halte.Gumam Davin.


Di jam pelajaran terakhir Davin di panggil Kepala Sekolah untuk membahas Kemajuan tentang sekolah,karena terlalu banyak yang Di bahas makanya dia sampai lupa waktu.


Ketika membaca chat nya Ardian yang baru masuk.Davin baru sadar kalau ada janji ama adiknya.Davin melihat jam tangannya...sudah 30 menit yang lalu..


Waduh...ternyata uda lama aku melupakan janji ama adik,wah..wah bisa bisa gue di cincang tu ama anak....lebih baik gue langsung ke sana.


"Maaf Bu..saya pulang dulu,ada janji jemput adik,ini sudah terlambat 30 menit...bisa bisa adikku marah"


"O..ya silahkan Pak,ini juga pembahasan sudah selesai,cuma saya berharap bisa ketemu boz muda,dari pengiriman File filenya sepertinya Boz muda sangat jenius.." kata Bu Rosa


"Semoga bisa ketemu ya Bu..terus terang saya juga belum pernah melihat Bos muda."kata Davin sambil merapikan buku bukunya.


"Assalamualaikum...


" Walaikum salam"


Setelah berpamitan Davin langsung ke Parkiran dan menuju halte yang deket sekolah.


Astaghfirullah.. kamu di mana dik kok ga kelihatan di halte..Gumam Davin.


Diapun menelpon adiknya..tapi sudah berapa kali panggilan tidak ada jawaban,Davin putus asa sambil mengemudikan. mobilnya pelan pelan


Maaf kan kak Davin..


Davin menangis dan bingung mau cari kemana lagi.


**Ding....


Vin ga bales Wa gue kenapa?Lo ama adik to. jawab...jangan bikin gue takut...Ponselnya gue hubungin aktif,tapi ga di angkat?


"Sori Ar gue lupa kalau udah janjian ama adik,barusan gue meeting mendadak ama kepala sekolah ni baru selesai,


" Gue udah ke halte kesepakatan tadi,tapi sorry. Ar..adik ga ada,ni gue coba cari dulu..nanti gue kabari.


"Apa...adik hilang...awas lo Vin kalau sampai ada apa apa..lo tanggung sendiri akibatnya**.


Ach...*kenapa gue bisa teledor dan pelupa...sich..


Adik kamu di mana*...

__ADS_1


__ADS_2