
Lia terdiam.
Bingung mau bilang apa.
Ingin langsung berkata iya,tapi apakah tidak terlalu cepat?kita belum saling mengenal satu sama lainnya,dan bagaimana tentang keselamatannya yang sewaktu waktu sangat berbahaya karena dia menjadi orang terdekat keluaga wijaya.
Pingin menolak tapi dia juga mencintainya.
"Kak...aku pikir pikir dulu ya ,beri aku waktu" kata Lia akhirnya.
Ada sebersit kekecewaan di wajah Firman.
"Tapi dik sampai kapan?Tiga hari lagi saya mau berangkat?" kata Firman.
"Insya Allah besok ya Kak,biar Abah yusuf yang menyampaikan" Kata Lia lagi sambil melirik Eel memberi isyarat kalau Dia pingin istirahat.
Eel mengerti akan bahasa isyarat tersebut,
"Maaf Man,untuk saat ini biar Dedek istirahat dulu ya,apalagi Dia baru sadar,soal jawabannya besok Abah Yusuf yang menyampaikannya" Kata Eel.
Firman mengangguk dan mengerti kemudian Dia beranjak dari tempat duduknya.
"Saya pergi dulu ya,dan berharap jawaban adik adalah jawaban yang saya inginkan" kata Firman lagi.
Lia hanya tersenyum.
Mereka pun pergi meninggalkan kamar Lia.
Setelah itu Abah Ali dan Firman pamit pulang.
Abah Yusuf dan yang lainnya masuk kamar Lia dan Lia sudah menunggu untuk membahas masalahnya.
Abah Yusuf menanyakan bagaimana perasaan Lia,bagaimana kesediaan Lia tentang lamaran itu.
Lia pun mengatakan tentang semua yang mengganjal di hatinya.
Abah Yusuf mengerti apa yang menjadi beban Lia.Dengan perdebatan panjang dengan keluarga akhirnya mereka mengambil keputusan bersama,dan semoga itu yang terbaik
"Dek...soal Oma Palupi nanti biar Abah Yusuf yang bicara...dan besok Abah yusuf yang akan menemui keluarga mereka"
"Dan beristirahatlah...." Abah Yusuf menutup pertemuan itu,dan mengajak yang lainnya pergi.
"Kak,Markus biar disini memantau kesehatan Dedek ya..." kata Dokter Markus.
"Eel juga ya Abah,Eel mau jagain Dedek..." kata Eel lagi.
"Kamu pulang aja El,kan ada Opa" kata Markus lagi karena ada yang ingin dia bahas dengan Lia tentang penyakitnya.
"Ga...mau pokoknya Eel mau disini,Lagian Eel kesini kan ingin menjaga dan memantau kesehatan Dedek"
"Please....ya Opa,Abah ...." kata Eel mengeluarkan jurus memelasnya.
__ADS_1
Mereka hanya memggeleng lihat tingkah Eel.Mau gimanapun juga hubungan Eel dengan adiknya sangat baik walaupun terkadang kaya Tom n Jery kalau sudah bertemu.
Abah Yusuf mengiyakan,dan Markus memperlihatkan tanda tak setuju.
"Udahlah Markus..dengan gini Eel bisa menjaga Adiknya,dan bisa menambah pengalaman sebagai Dokter...iya..kan El?"kata Abah Yusuf.
" Bener...Abah"kata Eel.
"Tapi tanya dulu tuh...pada adik kamu apakah dia mau kamu menjaganya" kata Markus lagi.
Semua mata melihat ke Lia.Dia bingung karena dia ingin membahas penyakitnya dengan Opanya dan tidak ingin semua tahu tentang itu.
Tapi Lia tidak punya pilihan lain untuk mengiyakan agar kakaknya tidak curiga.
Abah Yusuf ,Mommy Ririn dan Davin pun pamit sedangkan Markus dan Eel masih di Rumah sakit menemani Lia
Tiga haripun berlalu,keadaan Lia berangsur membaik.Markus dan Eel bergantian memantau perkembangan Lia.Selain itu Eel pun sibuk berkonsultasi dengan Senior senior Dokter Spesialis Kanker seluruh Dunia untuk membahas penyakit adiknya.
Dengan segala kecerdikan Eel akhirnya dia tahu rahasia yang di sembunyikan adik dan Opanya.Eel sempat marah kepada mereka karena masalah besar seperti harus di tutupi.
Eel baru tahu kalau Adiknya mengidap Tumor otak yang jinak.Karena terlalu jinak makannya pertumbuhan tumor itu sangat perlahan tapi pasti,karena bila tumor itu bekerja makanya yang empu penyakitnya akan merasa sakit .
Eel tidak bisa membayangkan kalau adiknya bisa tersiksa seperti karena kanker itu tumbuh tiga tahun lalu,selama ini semua keluarga tahu kalau Lia tidak bisa mengendalikan emosi karena khodam leluhur,tapi nyatanya di lihat dari kacamata medis Adiknya terkena Tumor jinak.Untuk mempercayai kebenarannya semua orang pasti bingung.
Tapi Eel percaya poin karena adanya tumor di otak adiknya.Eel masih berkutat di laptopnya dan tanpa menyadari kalau Davin sudah di belakangnya.
"Sibuk amat bro...?" tanya Davin
"Ha...ha...kamu lucu El...yang jadi dokter siapa yang membuat keputusan siapa..."
"Kalau Dedek mau pasti sekarang Dedek udah jadi Profesor dokter Kak..." Kata Lia tiba tiba.
"Lho Dek kamu da turun dari ranjang?" kata Davin dan Eel bersamaan.
"Dedek bosen Kak..lagian ni infus sudah di lepas,sebentar lagi kita pulang" kata Lia cemberut.
"Bosen pa sudah tidak sabar mau di lamar?" goda mereka berdua kepada adiknya.
"Ih....Kakak apaan sich... Dedek emang bosen,tapi ga salah sich Dedek juga ga sabar mau di lamar....he...he" Ucap Lia sambil memperlihatkan wajah gemesnya.
Melihat wajah gemes adiknya mau tidak mau Davin dan Eel mencubit pipi cubi Lia.
"Idih...kakak sakit..." Teriak Lia sambil memegang pipinya.
Bukannya berhenti menggoda adiknya,mereka melancarkan serangan dengan menggelitiki Lia.Kapan lagi coba bisa memperdayai adiknya,di saat Dia lemah.Jangan di tanya kalau sehat bisa bisa kepala mereka sudah di getok dari tadi.
Setelah melalui serangan serangan panjangmereka pun berhenti,dan melangakah menuju ke kamar perawatan Lia,karena Abah Yusuf sudah menjemput.
Mobil mereka membawa pulang Lia ke mension milik Keluarga Wijaya.Di Mension senua sibuk dengan tugas masing masing,karena hari ini adalah hari pertunangan Lia dan Firman.Mereka bekerja penuh semangat karena penerus Wijaya akan melangsungkan pertunangan dan berharap setelah Lima tahun mereka akan di satukan dalam ikatan janji suci yang di halalkan.
Itulah kesepakatan bersama,hari ini adalah hari pertunangan antara Firman dan Lia dan Lima tahun kedepan setelah Firman kembali akan melangsungkan pernikahan,dan acara pertunangan hanya di hadiri keluaraga untuk menghindari hal hal yang tidak di inginkan.
__ADS_1
Firman adalah sosok Publik Relations yang lagi naik daun sebagai Ustad muda,sedangkan Lia adalah penerus dari keluarga wijaya yang sewaktu waktu bahaya mengancam dari musuh besarnya.
Acara pertunangan pun di laksanakan dengan sangat sederhana dan khidmat.Terlihat ada pancar sinar bahagia di wajah mereka.Dan semua berharap suatu saat nanti mereka berjodoh.
Acara demi acara pun berlalu,keluarga Firman undur diri,karena habis Isyak mereka akan mengadakan Pengajian Akbar untuk pelepasan Firman berangkat ke Tarim.
Setelah keluarga Firman pergi,Lia sekeluarga juga bebenah diri karena mereka akan menghadiri pengajian tersebut.
"Dik...kamu yakin mau ikut?" kata Eel sambil membetulakan letak Pecinya.
"Ya..Kak ini kan pertemuanku yang terakhir dengan Kak Firman"
"Kak Firman juga minta tolong untuk bersholawat bersama seperti waktu acara di sekolah kemarin" kata Lia.
"Ya..uda..ayo kita berangkat.." ajak Davin.
Semua keluarga pun berangkat ke Pesantren Al Firdaus.Hanya Oma Palupi dan suaminya yang tidak ikut.
Mobil mereka pun sudah sampai Di pesantren Al Firdaus setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit.Di pelataran Pesantren sudah lenuh para Jamaah yang hadir.Semua kebanyakan dari luar kota yang menyempatkan diri untuk melihat dang pujaan hati untuk terakhir kalinya karena besok Ustad muda mereka akan pergi menuntut ilmu.
Keluarga Lia adalah tamu exclusive dan merupakan keluarga dari besan,Mereka di sambut sangat ramah dengan keluarga Firman.
Firman dan Lia sesekali mencuri pandang,untuk mengungkapka. suatu kerinduan yang tiada terkira.walaupun baru beberapa jam mereka berpisah tapi mereka merasa seabad mereka dipisahkan.
Tidak bisa membayangkan bagaimana kalau berpisah Lima Tahun.Hanya Kuasa Tuhan yang tahu dan mungkin itulah ujian untuk ketulusan cinta mereka.
Acara pun di mulai,sambutan dari Abah Ali selaku tuan rumah,sholawat yang di nyanyikan Firman dan Lia.Disaat mereka bersholawat banyak para jamaah berdecak kagum akan suara mereka berdua yang merdu dan sama pintar menghayati lagu tersebut.Tidak ingin melewatkan momen bagus itu mereka merekam dan mengepost ke dunia maya.
Pasangan bersholawat itu adalah bukti cinta.
Itulah caption yang mereka expost.
Dengan adanya caption tersebut langsung trending banyak komentar komentar membanjiri.
****Apakah betul itu kekasihnya Ustad Firman
*Hai..kenapa di saat Ustad Firman mau pergi dia harus muncul dengan seorang wanita?siapa dia?
*Ustad Firman tampan wanitanya cantik walau pakai cadar***
Banyak komentar komentar yang datang,ada yang sedih karena idolanya sudah punya pasangan,
Selain itu banyak telpon masuk di Adminnya Firman,rata rata dari Produser musik yang ingin mengajak rekaman.Mereka sampai kewalahan membalas cat satu satu.
Akhirnya dengan kelihaian para Admin mereka membuat pengumuman di Akun
Assalamualaikum
Mohon maaf dengan sebesar besarnya mulai malam ini Ustad Firman Off untuk sementara karena mulai besok Beliau berangkat ke Tarim.Jadi tidak ada skedul kerja lagi.
Walaikum sallam.
__ADS_1