C E O ,Anak Motor Dan Ustadz

C E O ,Anak Motor Dan Ustadz
BAB XXXI : Dia Kembali.


__ADS_3

Setelah perjamuan makan malam Lia masuk kamar dan meminum obat lagi.


Kepalanya terasa sakit,padahal baru aja minum obat.


Kenapa Obatnya ga bekerja ya?


Apa aku perlu konsultasi ke Opa Markus?


Tapi ga usah lah...


Dari pada Dia panik


Apa karena Dua bulan ini aku jarang minum obat ya?


Apa aku perlu meneliti sendiri penyakitku


Mungkin karena pengaruh obat,atau badan yang terlalu lelah Lia pun tertidur.


Kak...Firman


kenapa kamu tinggalin aku...


Kak...Firmaaan


Lia terbangun ...


Dia melihat sekeliling ,ternyata hanya mimpi.


Lia mengingat apa yang di impikan tadi,Dia lihat Firman di antara Fans fans mereka mengelu elukan nama Ustad Firman.


Lia berusaha memanggil Firman.


Kak Firman ini aku...


Firman menoleh...dan melambaikan tangannya terus pergi meninggalkan fans..fansnya.


Lia hanya terdiam .


Apakah Kak Firman sudah melupakanku


"Hai...gadis tak tahu diri,lihatlahh dirimu .. jangan halu..Ustad Firman pasti pilih seperti kita kita yang pakai jilbab,Anggun,Ga kaya kamu...lihatlah cara berpakaian kamu kaya preman aja" Kata Fans Firman.


Drrt...drtt..


Tanpa melihat siapa yang telpon Lia langsung menjawab dengan malas.


"Hallo Assalamualaikum..."


"Walaikum sallam...wah tumben ni Adik dodol jam segini masih bermalas malasan"


"Ach.. Kakak Dedek kira siapa?"


"La loe kira siapa?Ustadmu yang tengil itu?


" Kakak...apain sich...ga usah bawa bawa Dia to" kata Lia merajuk


"Ha.. ha..Adik lucu sejak kapan kamu merajuk hanya karena cowok?"


"Udah lah Kak...tumben telpon jam segini ?jawab Lia lagi setelah Dia melihat jam kamar nya baru menunjukkan jam tiga pagi.


" Iseng aja ,Sebelum tidur pingin denger suara adikku yang bawel" kata Eel.


"Sekarang kan uda denger nich suara,berarti Dedek matiin ya,mau sholat dulu"


"E..tunggu dulu kakak belum selesai ngomong..."


"Ngomong apaan sich..." kata Lia sambil menjelajahi alam pikiran Eel.


Tapi sudah sampai keringat dingin keluar Dia tidak bisa nenjelajahi alam pikiran kakaknya.


Kok ga bisa sich...apa kakak udah bisa memberi tameng sendiri,tapi ga mungkin...karena gue tahu dari dulu Dia ga berminat mempelajarinya.


Apa karena penyakit gue ya...lama lama ngrasain badanku semakin lemah.


"Kamu kenapa Dik,mukamu pucat banget?"


"Ga apa apa Kak.,mungkin aku lelah...semenjak insiden di USA banyak yang harus di selesaikan"


"Kamu jangan lupa istirahat ya..."


"Oh..ya mau ngomong apa kak?"


"Tumben kamu ga bisa menjelajahi alam pikiran kakak?" Tanya Eel heran katena ga biasanya Adiknya bertanya karena biasanya Dia sudah tahu dulu sebelum di beritahu.


"Ga tahu ..Kak.. kayanya susah,tak paksa malah kepalaku sakit"


"Mungkin karena penyakitku kali kak,jaringan tambah membesar sehingga membuat aku susah berkosentrasi"


"Dik,gimana kalau kamu meneliti penyakitmu,terus nanti kamu yang cari formula apa aja biar bisa menyembuhkannya,nanti biar di sini yang meracik dan menguji cobanya?"


"Ach..itu mah..enak di Kakak ga enak di gue?"


" Lho kok enak di kakak to?itu kan penyakit adik,jujur kita di sini sudah angkat tangan ,nyatanya obat yang kita beri tidak ada efeknya"


"Kita ga ingin kamu sakit sakitan terus Dik,kita percaya dengan kemampuan kamu pasti punya solusinya"


"Kalau di lihat jaringan itu mulai membesar sehingga menghalangi pikiranmu"


"Please ya Dik..."


"Idih...kok kakak yang mohon sih...yang sakit siapa yang ketakutan siapa?"


"Kakak takut dik...karena Kakak sayang Adik"


"Ya..ya Dedek usahain jadi ga tega lihat muka Kakak kaya gitu" jawab Lia ketika lihat Eel menitikkan Airmata lewat Video Call.


"Bener ya Kakak tunggu" Eel tersenyum

__ADS_1


"Assalamualaikum...."


"Walaikum Sallam"


Setelah mengakhiri percakapan Telpon Lia beranjak dari tempat tidur mengambil air wundhu melaksanaka sholat malam di lanjut baca Alqur an sambil nunggu Adzan Shubuh.


...****************...


Di sebuah gedung perkantoran baru,Duduk seorang pria muda duduk di kursi Presdir,


Dia adalah Rian Mahendra Alexander,baru pulang dari USA.


Dia menjadi CEO muda Alexander Group untuk menggantikan sang kakek yang sudah meninggal di penjara.Sedangkan Papanya lebih suka menjadi Ketua mafia dan tidak mau memimpin Alexander Group.


Walau sebagai CEO Rian juga suka ikut andil dalam kegiatan mafia yaitu mengedarkan Heroin,penyelundupan senjata ilegal.


Peristiwa Di USA yang di alami Lia termasuk bagian rencana dari Alexander group sebagai pembalasan dendam keluarga.


Karena kegagalan itu,Rian murka dan igin memantau dari dekat kegiatan Wijaya Group,dan pingin menyelidiki Ketua di sana.


Karena Rian dan anggota Alexander Group masih belum tahu ketua mereka sebenarnya.


Ketua dari Wijaya Group bener bener licin kaya belut.


Selain itu Rian kembali juga masih penasaran dengan ketua Geng Tiger yang pernah menolongnya waktu kecelakaan motor.Dan dia tahu Dia adalah seorang wanita.


***Ach.. kenapa Gue merindukan Dia


Bertahun tahun gue berusaha menepis rasa itu


Tapi lama lama ga bisa gue tahan.


Siapakah kamu cewek gahar....?


Tok...tokk***


"Masuk...!" Kata Rian kesal


Siapa sich ganggu aja...


"Hai...Bro..tumben mukamu kusut?kalah judi ?" Kata Dimas setelah duduk di depan Rian.


"Ach..loe Dim...Ganggu aja"


"Ganggu apaan.. gue lihat lagi ngalamun?Apa loe masih inget Cewek itu Ya..?"


"Ya..begitulah..."


"Rian...rian hanya karena cewek satu itu hati loe kaya es"


"Dia beda Dim..di bandingkan cewek cwek yang nemenin minum Roy"


"Loe juga kayanya loe jug belum bisa move on ama cewek yang kita culik dulu"


"Padahal cewek itu pernah loe buly?tapi sekarang loe malah mengharapkannya" Kata Rian menggoda sahabatnya.


" Gue tar malam pingin balap motor uda kangen"


"Kangen pa kangen?paling pingin lihat Cewek itu"


"Iya juga sih...tapi kita ga tahu cewek itu masih aktif pa enggak?"


"Oc...nanti gud temenin ya..ajak Roy ga?"


"Ya..kalau dia mau".


Mereka tidak menyadari kalau wanita yang mereka rindukan adalah wanita yang sama.


...****************...


Di Wijaya Group Lia meneliti Laporan keuangan dan menandatangani Dokumen dokumen kerja sama.


Pekerjaan banyak banget...gini kok gue di suruh meneliti penyakit gue...


bisa bisa sehabis Penelitian tanganku gempor hanya untuk di tanda tangani.


Satu demi satu Dokumen itu dia baca dan di tanda tangani,hampir jam sebelas Dia menyelesaikannya.


Tinggal Satu dokumen dan satu Amplop coklat.


Lia membuka Dokumen itu.


Tapi isi Dokumen itu bukan sebuah kerja sama antar perusahaan,tapi sebuah laporan yentang Firman.


Ach...ini kerjaan Kak Tommy


Lia pun melihat lembar demi lembar.


Isi dari dokumen itu membertahukan kegiatan Firman selama di Tarim.


Setelah Satu tahun tinggal di Firman ternyata Dia telah menjadi Ustad muda di sana.


Mungkin karena memang sudah ada bakat yang di bawa di Indonesia, Nama Ustad Firman jadi terkenal di Tarim.


Di situ juga di tuliskan Link dimana semua kegiatan dakwah Firman.


Dia membuka chanel tersebut.


Untung Lia punya kemampuan menterjemah segala macam bahasa,jadi Dia tidak kesulitan memahami Bahasa Chanel tersebut.


Chanel tersebut menyajikan Dakwah dakwah Firman,dan Sholawatan Firman dengan Siti Fatimah anak dari Habib Umar yang juga pemilik Pesantren yang tempat Firman belajar.


Banyak penggemar yang memuji mereka.banyak komentar komentar positif tentang mereka,dan harapan semoga mereka berjodoh dan bisa menyiarkan Agama Islam bersama.


Di chanel tersebut juga memposting kalau Firman dalam waktu deket akan kembali ke Indonesia,dan melanjutkan dakwah di negara aslinya.


Ada berita yang menjelaskan kepulangan Dia ke indonesia akan melangsungkan pertunangan bahkan bisa jadi melangsungkan pernikahan dengan Siti Fatimah.Karena mereka akan datang bersama ke Indonesia.

__ADS_1


Ach...mungkin ini arti mimpi gue..


Emang Gue ga layak di sampingnya Dia.


Pakai jilbab aja gue Ogah...


Apalagi kalau gue suruh ceramah...


bisa bisa emosi gue naik gara gara bulian mereka...


Lia merasa rendah diri,terlalu memikirkan hal itu Dia jadi Stres dan frustasi.


Dia berusaha memijit pelipisnya,karena kepalanya sakit lagi.


Ach.. buat apa gue meneliti penyakit Gue.


Gue sehatpun Dia ga akan gue miliki.


Kak...apa kamu udah lupa kalau pernah menkhitbahkan seorang wanita.


Lembaran terakhir melaporkan kalau Firman akan pulang ke Indonesia adalah 7 Juni.


Dan Lia melihat kalau tanggal 7 Juni adalah hari ini.


Kalau di hitung hitung dari jam keberangkatan sesuai Nara sumber berarti Firman akan tiba di Bandara Soekarno Hatta jam 14.00.


Masih ada waktu...gue bisa menyusul kesana.


Lia tidak memperdulikan akan sakit kepalanya,Dia pun tidak perduli tentang gosip miring tentang Firman.


Dalam pikirannya hanyalah Dia telah kembali.Dan kepulangannya di percepat setahun.


Lia keluar dari ruangan ya dan mengajak Tommy ke Bandara Soekarno Hatta.


Tommy yang baru pulang dari kantin hanya mengangguk.


Mereka berangkat ke Bandara.


"Maaf Non. ..di sana mau ngapain?kalau cuma menjemput Clien biar saya aja yang jemput" Tanya Tommy


"Bukan Clien Kak...tapi Dia telah kembali Kak,dan aku ingin menjemput sendiri,aku bener bener merindukannya"


Tommy baru mengerti,dan berkesimpulan bahwa Majikannya tahu dari dokumen yang dia letakkan satu minggu lalu.


Setengah jam mereka sampai dan menuju tempat dimana penumpang pesawat turun.


Disana sudah penuh orang,dan membawa spanduk bertuliskan


Selamat datang Ustad muda kami.


"Kak Tom..kita terlambat.."


"Apa aku perlu menelpon orang Bandara?"


"Ga usah Kak,kita seperti merka aja menunggu disini" Kata Lia menyandarkan Badan di Cup Mobilnya.


Melihat kerumunan banyak orang,Lia jadi mengingat mimpinya.Apa yang tergambar di mimpinya seperti yang Dia alami sekarang.


Ach...lebih baik gue dari sini aja dari pada ada penolakan


Lewat mimpi aja sakit...apalagi kenyataan...?


Lia memijit pelipis nya lagi yang mulai berdenyit keras.


Ach....ach...


Lia berteriak...


Tommy kaget dan melihat Majikannya memegang kepala dan meringis kesakitan.


"Non kamu ga apa apa?wajah kamu pucat?apa perlu ke Dokter?" Kata Tommy cemas


"Ga usah Kak ...Dedek ga apa apa,mungkin kecape' an aja,lagian Kakak sich...tadi ngasih dokumen banyak otaknya. kata Lia sambil memegang kepalanya.


"Coba obatnya Kak...mungkin dengan minum obat itu bisa meringankan sakit ku" pinta Lia


Tommy pun mengangguk,terus mengambil Obat yang biasa Lia minum.


Beberapa menit keadaan Lia sedikit membaik,selain minum obat Lia juga menyalurkan energi positif ke otaknya.


Di bersandar di bangku mobil.selang beberapa menit,terdengar kericuhan di luar.Ternyata orang yang ditunggu sudah kelihatan dan menuju ke parkiran mobilnya.


Lia melihat keluar,walau sedikit terhalangi oleh kerumunan Dia bisa melihat Seorang yang dirindukan selama ini.


Dia memakai jaket kulit dan dalaman kaos merah dan Topi.Wajahnya bener tampan.


Para Fans pun menjerit histeris melihat idolnya.Firman tersenyum walau menunduk.


Kamu masih seperti dulu Kak selalu jaga pandangmu.


Selain Firman ada seorang wanita yang memakai cadar .Di lihat auranya Dia adalah wanita cantik dan lemah lembut.Gadis itu pun tersenyum dengan fans fansnya.


Lia melihat seperti ini terasa sakit dan dadanya sesak.


Ternyata gosip itu beneran kak..


Kamu datang dengan seorang wanita


dan kemungkinan akan kamu nikahi.


Sebenarnya Lia berniat mendekat untuk menyambut kedatangan Firman,tapi waktu melihat wanita di samping Firman,Lia menahan kakinya.Jiwanya terguncang dan melihat cincin dijarinya.


Percuma ini gue pakai selama ini Kak...


kalau kamu tidak mengingatku.


**Lia berusaha mepaskan cincin dari jarinya.Tapi susah di tarik,badannya mulai lemas dan mata berkunang kunang dan kepalanya mulai berdenyut cepat.

__ADS_1


Dan akhirnya Lia pingsan**


__ADS_2