
Kategori: Cerpen Gokil
Judul: Asal Mula Bulat Kedondong
__________________
Roni berlari sekuat tenaga. Pakaiannya basah. Wajahnya tampak lelah kekurangan tidur. Namun ia begitu nafsu berlari dan menuju ke sana. Ke Kelasnya. Tap… Tap.. Cittt…! Langkah begitu cepat dan ia menghentikan langkahnya seperti mobil yang sedang ngedrfit. Teman temannya keheranan dibuatnya. Salah seorang dari mereka bertanya pada Roni.
'Gile Loe Ron! Lari lari gak jelas kayak dikejar .'
Namun Roni tak bisa menjawab. Nafasnya ngos-ngosan. Amat berat rasanya untuk mengambil udara. Penat.
'Eh… Ron! Bayar uang kas loe. Udah menumpuk nih. 30.000 lagi.' Seru bendahara kelas dari kejauhan. Roni tak meresponnya. Padahal tak ada satupun yang berani mengabaikan nya. Tapi Roni Mengabaikannya. Hal ini membuat tercengang teman temannya. Sang bendahara pun ikut tercengang.
Seumur umur, baru kali ini roni si Penakut berani bertindak macam itu.
Roni melanjutkan nafasnya. Belum sanggup rupanya ia berbicara.
'Kenapa sih loe Ron…?' Tanya teman sebangkunya.
__ADS_1
'Gauuhhh… Hhhwwattt, Zi!' Sahut Roni terengah.
'Mank kenapa sih..?
Roni menegakkan badannya. Menghirup udara sebanyak banyaknya. Dan menghelanya. Ia mengambil sapu tangan di sakunya. Keringat di wajahnya terlap bersih. Ia membuang sapu tangannya ke tong sampah dengan gaya lemparan long shot dalam permainan basket. Zup! Masuk.
Teman-temanya hanya bisa melihat kelakuannya yang terasa berbeda dari biasanya. AC di ruangan kelasnya tak mampu menyejukkan suasana pagi itu. Roni menjadi pusat perhatian saat ini. Seluruh temannya melihat dan memperhatikan. Tampaknya mereka penasaran.
'Cepatlah ceritanya, Ron?' paksa seorang temannya yang sedang penasaran berat.
Satu demi satu suara bergerumpul dan menyatu menjadi tsunami bunyi yang keras.
'Stoppp!'
'sebenarnya… Aku…' Ia mengatakan nya perlahan dan terpotong potong
'Yaa…' respon kelasnya penasaran
'Aku…'
__ADS_1
'Ya.. Terus…'
Roni lalu mengambil nafas panjang. dan
'Aku tidak sempat nonton drama korea tadi malam wey, padahal aku sudah begadang menantikannya. Agar aku menjadi orang pertama yang nonton. Tapi aku malah ketiduran. Sial Sial Sial!!!'
Sentak Suasana kelas yang damai menjadi begitu mencekam bagi Roni. Tampaknya Roni menyadari perbuatannya yang bodoh dan membuat teman temannya kecewa. Ia berkeringat dingin dan tampak pucat. Ia berusaha keluar ruangan. Namun, salah satu temannya menutup dan mengunci semua jendela juga pintu. Ia hanya bisa menelan ludahnya. Dan Allahu'alam.
Terdengar suara gaduh dari ruang kelasnya. Ketepak Puk bang beng dar! Suara demi suara beruntun menghujam. Suara yang begitu tak sedap terdengar dari ruang kelas mereka. 5 menit waktu berlalu. Dan hasilnya, Wajah Roni seperti buah anggur yang besar. Banyak bentolan terdapat di wajahnya. Lalu orang luar menanyainya
'Yang besar itu dari mana kau dapat..?'
'Oh Yang ini..' Sambil menunjukkan benjolan di pipi kanannya yang begitu besar seperti kedondong.
'Ini kudapat dari Tinju naga Yamato (Ketua kelas)'
'Oh begitu ya. Kasian ya… Mau lagi nggak?'
'Haa… Maakasih'
__ADS_1
Roni pingsan dan terlelap.
Ps: Jangan berlebihan pada sesuatu hal, karena fatal akibatnya. Emangnya mau kena Tinju Naga Yamato..? Ngaak.. kan! Ya uwes Santai dan tenang Aje Gan. Peace.