Cerita Pendek (Cerpen)

Cerita Pendek (Cerpen)
My Misterious Diary (Part 2)


__ADS_3

Kategori: Cerpen Fantasi Fiksi


Judul: My Misterious Diary (Part 2)à


_________________________


Pagi-pagi sekali, aku sudah terbangunkan oleh bel, hari ini, aku harus cukup berstamina untuk lomba basketballs girls! Ini pertama kalinya di lapang skolah boys droom. Di sekolahku saja tak ada pria satu pun.


“eh, Chris.. kamu sudah siap menerima bola? kau kan yang paling tinggi?” Woalla bertanya.


“ah, menurutku sejak itu pun, aku sudah 98 kali menjadi pemenang dalam 23 tahun!! tenang saja, semuanya.” aku mengoles hening.


“oh.. aku merasa tegang,” Melly nervous tingkat tinggi, karena ia paling pendek.


“oke!! kita mulai. One, two, three! go!!!” Mrs. Jenkins meniup peluit tuanya.


Semua mulai, aku mendapat bola, aku oper ke Woalla. Lalu oh tidak! Woalla oper ke Melly! Melly tegang, ia malah menutup mata sungguh menyedihkan, untung bola itu ditangkap Zittety.


“fyuuuh! tak apa Melly, berjuanglah!!” aku memberi semangat.


Kevin, anak boys droom menghalang. “ap!!” Zittery kaget, Melly menangkap dan oper ke aku lagi, aku mencetak goal pada prems pertama.


Setelah basketballs school meter sudah berakhir, kami istirahat di kantin.


“fyuuh! aku sangat nervous saat Zittery salah oper.” Melly menatap serius.


“hahaha! aku ingin tertawa saat Melly menutup mata!!” Woalla dan aku tertawa membahak.


“kalian! jika kalian jadi aku, pasti sial!!” Melly menggerutu. Kami pun kembali ke lapang untuk final berikutnya.

__ADS_1


“yeah! team Christina girls room pemenang final pertama, ayo kita buktikan kembali champions final kedua ini! berjuanglah! students!” Mrs. Jenkins menyerukan kelompok girls champions Christina.


Kelompokku memang semangat, pada champions kedua, aku memenangkan champions piala lagi, selalu saja aku yang mencetak goal, namun tadi Jilly menendang bola ke perutku, padahal tidak boleh ditendang, aku dilarikan ke uks, tapi aku tak apa apa kok. Pagi yang menyenangkan.


Bel pelajaran pertama dimulai, kami belajar tentang lighster velle, tempat squizaitz yang terletak di ayunan misterius sekolah.


“apa itu squizaitz?” Woalla dan Anna bertanya, sepertinya cukup serius padaku.


“oh.. itu yang dekat lighster velle, ayunan misterius dan seberkas cahaya, tanah kosong.” Aku menjawab dengan bijak.


“ooh!” Anna melayukan suaranya.


“yah.. kita mulai mengadakan kerja klub, kalian coba ke ruang misterius sekolah, temui ayunan itu dan tulis apa cirinya dan apalah yang penting oke class?” Mam menjelaskan ayunan itu.


“understand, Mam!” kelas begitu kompak.


Sesampainya aku di sana, aku melihat ayunan itu, orang-orang tak ada yang tahu kecuali kelompokku, Woalla, Melly dan Zittery.


“Ahh! ada permatanya, terbuat dari kaca, misterius, ajaib, dan.. oh aku pikir dulu! oh! bisa bergoyang sendiri! memiliki satu cahaya bintang pegasus, lahir zodiac capicorn! sudah selesai! ayo.” aku bertingkah aneh.


“Chris, kau bertingkah seolah-olah kau menyembunyikan, dari kami!” Zittery menatap marah.


“ah, ti-tidak ada! kau ada-ada saja!! heh! asalkan kau tahu ya, kamu itu kikuk, bodoh dan cengeng! jelek!!!” aku berlebihan.


“ahahaha… aku cuma bercanda!!” Zittery tersenyum. Aku malu.


Aku pun pergi ke Mrs. Christie, dan menyerahkan selembar kertas. Aku mendapat piagam pertama champions, hanya aku.


“cukup!! sudah!! aku muak dengan tingkah laku Jilly!!” Millena mendengus kesal sambil teteskan air mata.

__ADS_1


“apa yang terjadi Millena? apa kamu sakit? jatuh dari tangga? apaa… karena ketua kelas yang menyebalkan itu?!” Woalla menggerutu.


“Jilly! Jilly! dia mendorongku sampai ke kolam misterius.. akh! makanya aku basah!! argh!!” Millena terengah-engah sampai akhirnya tak bisa bernapas hingga wafat.


“Apa!! kakakku! ehk!! hiks, hiks! ih! Jilly bodoh! aku ingin pindah dari kamar no 26! hiks!!” Kitana menjatuhkan air mata, akhirnya terjadilah hujan.


Bel makan siang berbunyi, kami makan dengan rapi.


“oke, makanan kita hari ini adalah pizza, burger, dan nasi goreng spesial! oh ya, ada juice cherry tart juga yes? waiting please” Mrs. Aquin menyiapkan menu makanan. Semua makan dengan sangat lezat.


“oh.. akhirnya Mrs. Jannet memasak makanan yang lain selain cacing or belut!” Zeannie tersenyum manis.


“ya, ada cherry tart dan juice!” Woalla menikmati makanannya.


“hidangan ini diberikan oleh Allah loh!” aku mematah.


“ya.. itu benar, betul, sekali..” Himeka si anak saleh dan alim mempepatahkan. Kami mulai santap hidangannya.


Setelah itu, besok ada ulangan harian semua pelajaran, aku meminjam semua buku pelajaran untuk menghafal malam ini. Oh! aku sudah hafal pada jam 11 malam. Aku pun menulis di buku diary, dan tiba-tiba aku masuk ke dalam diary!


Oh! Tolong Tuhan, mudahkanlah cobaanku hari ini!! aku pun melihat, di dunia ini banyak sekali kaca dan cermin. Mungkin ini dunia cermin. Menyenangkan tapi, besok aku uh! Bagaimana keluar dari sini!


“ada!” seorang dewi cantik menjawab.


“apa?” aku memercikkan air mata.


“oh, kamu bisa keluar dari sini, katakanlah… buka! gerbang cinta! kunci emas perak!” dewi itu memberitahuku.


“buka! gerbang cinta! kunci emas perak!” Aku mengatakannya dan aku pun mulai keluar dari dalam diary.

__ADS_1


Sungguh malam yang misterius. Aku pun tertidur.


Bersambung.


__ADS_2