
Ini cerita pengalaman asliku tentang sosok leak yang selalu mengikutiku, waktu aku masih sekolah. Awalnya bermula ketika ekskul pramuka di sekolahku mengadakan kemping di luar sekolah, di bumi perkemahan Cimandala, Bogor. Kemping di adakan selama 3 hari 2 malam, malam pertama aku tidak terlalu di ganggu oleh mereka hanya aku berasa di perhatikan oleh sosok yang gak kelihatan.
Sampai di malam kedua menjelang magrib aku dan temanku bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah 1 harian berjalan menyusuri kampung bersama-sama teman-teman dan kakak pembina. Di perkemahan itu terdapat 2 lokasi kamar yang berbeda. Lokasi pertama tepat di belakang tenda kami tetapi kondisinya sangat tidak terawat dan terlihat sangat seram, di sana terdapat 4 kamar mandi yang saling berdampingan.
Lokasi kedua ada di samping mushola tetapi hanya ada 1 kamar mandi saja. Nah, lanjut yang tadi. Aku dan temanku menggunakan kamar mandi yang di mushola, karena kamar mandinya cuma 1 kecil pula akhirnya aku dan temanku menggunakan kamar mandi secara bergantian. Lalu yang masuk ke dalam kamar mandi itu temanku duluan, aku menunggu di depan pintu kamar mandi, hari mulai gelap mataku tertuju ke kamar mandi belakang tenda.
Seperti ada sepasang mata yang selalu memperhatikanku, tiba-tiba aku langsung merinding, aku menyuruh temanku untuk lebih cepat, aku sudah mulai sangat takut pada saat itu. Dan temanku berteriak “sial lampunya mati”. Lalu tidak lama temanku keluar kamar mandi, gantian aku yang masuk. Karena lampunya mati aku hanya cuci muka dan mengganti baju saja, nah saat aku mengambil baju di cantolan kamar mandi, aku seperti memegang bulu yang sangat lebat, semakin deg-degan saja aku saat itu, untung baju yang di gantung ketemu.
__ADS_1
Kemudian aku buru-buru memakai baju cepat-cepat, lalu keluar kamar mandi tanpa berbicara sedikit pun kepada temanku. Malam harinya saat sedang acara api unggun aku melihat sosok berbulu yang hitam dan sangat besar di antara pepohonan, semakin takut aku saat itu perasaanku campur aduk saat itu. Tidak lama kemudian acara api unggun pun selesai kami kembali ke tenda masing-masing dan waktu itu aku melihat jam tanganku, waktu sudah menunjukan pukul 12 kurang.
Karena takut bercampur ngantuk akhirnya aku berusaha memejamkan mata tapi sialnya aku tidak bisa tidur, aku dapat posisi tidur di ujung tenda yang tidak jauh dari kamar mandi. Nah, sleting tenda tidak tertutup jadi sangat terlihat jelas kamar mandi itu, saat mau menutup tenda kemudian tiba-tiba ada sosok mata merah keluar dari kamar mandi menghampiriku, semakin dekat sosok itu terlihat jelas melayang dengan kepala dan usus tanpa badan begitu jelas di terlihat mataku, semakin lama semakin dekat akhirnya aku tidak sadarkan diri saat itu.
Ketika sadar aku pun sudah ada di rumah, kata orang tuaku, aku kesurupan dan teman-teman serta kakak pembinaku kewalahan menghadapiku, makanya orang tuaku di panggil oleh pembinaku dan aku tidak sadarkan diri semalaman. Maaf ya admin kalau ceritanya gak seram tapi itu asli cerita pengalaman pribadiku yang gak akan pernah aku lupakan sampai saat ini.
. Lanjut ke cerita, ternyata sosok itu tidak berhenti sampai disitu saja dia masih mengikutiku saat di rumah bahkan suka masuk ke tubuhku sesuka hatinya saja. Kadang dia merasuki 1 hari sampai 3 kali aku kesurupan. Kedua bola mata yang merah dengan bagian usus yang sangat terlihat selalu muncul di depan mataku sehingga membuatku sering tak sadarkan diri dimana pun itu.
__ADS_1
Aku mengalami kesurupan hampir setiap hari selama 3 bulan, aku sudah beberapa kali di ruqiyah oleh ustad-ustad setempat tetapi semua ustad tidak ada yang sanggup menghadapiku. Dan sosok mata merah dengan ususnya (leak) yang terlihat itu selalu mengikuti kemana pun aku pergi, kedua orang tuaku pun sangat sedih melihat kondisiku yang terus-terusan seperti itu, bahkan aku sendiri pun sempat menyerah dan malu dengan kondisi yang seperti ini.
Dan pada suatu hari kedua orang tuaku mengundang seorang ustad dari Sukabumi untuk menyembuhkanku, sebelum bertemu dengan ustad, saat aku di kamar itu sosok mata merah itu menatap tajam dan terlihat sangat marah kepadaku, membuatku takut dan menjerit sekeras-kerasnya sehingga membuat para tetangga berdatangan ke rumahku, mencari tahu apa yang terjadi.
Dan mereka mencoba membantu menyadarkanku dengan membacakan yasin di kupingku. Tak lama kemudian sang ustad pun datang menemuiku dan mencoba menyadarkanku dengan membacakan ayat-ayat suci Al Quran tetapi yang aku rasa saat itu hawa yang begitu panas menghampiri tubuhku, tetapi hanya sebentar kemudian aku kembali sadar. Dan ustad itu mengatakan kepadaku bahwa sosok leak bermata merah dengan bagian usus yang terlihat dan yang selalu mengikutiku selama 3 bulan itu merasa marah kepadaku.
Karena aku di anggap tidak sopan saat di perkemahan itu, makanya ia mengikutiku dan aku meminta maaf atas perilaku yang telah aku lakukan, tetapi sampai saat ini aku tidak tahu melakukan hal tidak sopan seperti apa yang membuat ia merasa sangat marah kepadaku. Dan setelah itu, sosok leak tersebut tidak mengikutiku lagi hingga saat ini, aku pun dapat beraktivitas normal kembali dan meningkatkan ibadahku. Selesai
__ADS_1
*ini ceritanya bukan milikku yah tapi milik temen aku👌