Cerita Pendek (Cerpen)

Cerita Pendek (Cerpen)
Cinta Di Ujung Senja


__ADS_3

kategori cerpen romantis


Aku begitu menunggu datangnya senja, senja selalu hadir begitu indah dan menakjubkan. Sebuah anugerah ciptaan Sang Maha Kuasa. Aku begitu tak kuasa ketika senja itu redup, rasanya aku ingin sekali senja hadir setiap saat, menemani hati yang sedang menanti dan berpasrah.


Aku bertambah terpesona, mendengar riuh merdu suara adzan di ujung senja. Suara begitu amat indah, mengalun memanggil untuk menunaikan kewajiban. Kuambil air wudhu, mengenakan mukena yang setia menemani ke rumah Allah. Kulangkahkan dengan pasti kaki ini menuju rumah-Mu.


Entah mengapa ada rasa berbeda, hatiku berdebar kencang mndengar suara indah itu. Aku begitu jatuh cinta seketika akan suara itu. Rasanya aku ingin sekali memeluk suara itu.


“Ya Allah indah sekali suara itu, siapa pemilik suara itu?” gumanku dalam hati


Saat itu aku begitu terpesona akan suara itu, aku tiba-tiba jatuh cinta. Tapi entah aku tak mengetahui siapa pemilik suara itu. Aku bgitu penasaran dan ingin tau siapa dia?


Dengan izin Allah secepat itu rasa penasaranku terjawab, aku mengetahui siapa dia, dari mana dia. Entahlah, aku begitu amat jatuh cinta, tapi aku tak berani untuk menatap dan mengetahui parasnya yang sebenarnya sungguh membuatku bertambah jatuh cinta.


Tapi, apalah dayaku, aku hanya bisa mengaguminya dalam diam, merindunya dalam kesunyian, aku hanya memandang dari kejauhan. Aku sungguh takut ketika apa yang kurasakan saat ini, rasa jatuh cintaku melebihi rasa cintaku kepada Sang Pemberi Rasa.


Aku hanya bisa melukiskan bagaimana keadaan hatiku di selembar kertas putih. Aku hanya bisa mengadukan rasa ini, cinta ini kepada Allah.


20 Juni 2016


Percayalah…


Aku tak jatuh cinta denganmu karena apapun


Hanya aku jatuh cinta ketika


Rasa cinta itu hadir sendiri karena Allah


Suara itu anugerah dari Allah


Yang diberikan dengan indah untukmu


Dan itu juga yang membuatku


Bergetar ketika merindumu…


Dalam Diam Dan Doaku


22 Juni 2016


Ketika matahari tak bersinar


Ketika bulan tak terlihat


Suara itu tetap indah dalam sanubari


Tak pernah tau rupa


Tak pernah bersapa


Satu baris dalam kebaikan


Namun terhalang oleh kewajiban


Satu salam dalam keimanan


Namun tak bertatap kewajaran


Hanya bayangan dalam halangan


Akankah dipersatukan?

__ADS_1


Sedang itu rahasia ilahi


Akankah saling bertatap?


Sedang itu masih diharamkan


Setiap hati memiliki cinta


Cinta untuk sang pencipta


Setiap insan memiliki nafsu


Nafsu untuk tak membisu


Tak ingin mendahului takdir


Namun hanya terukir


Dan menjadi rahasia ilahi


Aku tak pernah tau bagaimana bisa aku memendam rasa ini, ingin sekali kuhanyutkan rasa ini mengalir sesuai takdir yang ada. Aku tak ingin berharap lebih dengannya, aku hanya ingin berharap kepada Allah untuk memberi takdir dan jalan yang paling indah suatu saat nanti.


15 Juli 2016


Aku ingin sekali waktu itu berhenti


Berhenti.. ketika aku ingin sekali memiliki


Banyak waktu untuk melihatmu


Meski hanya dalam diamku


Aku ingin memperhatikanmu sedetail mungkin


Hanya saja waktu tak bisa kuhentikan


Kau berlalu dan waktu berjalan begitu cepat


Tak sedetikpun aku melihatmu lagi


Ketika waktu itu telah berlalu


Andai kau tau


Perlu banyak waktu untuk aku bersabar menunggu waktu itu lagi…


Sekarang aku harus menunggu bersama ribuan senja untuk bisa melihatmu lagi, mendengar indah suara itu. Sekarang senja tak ingin membuatku kecewa akan ketidak hadirannya setelah ribuan senja berlalu. Aku akui aku terlalu lemah untuk menunggu, menunggu hadirmu yang sampai kapan tak kutemui kau berdiri diujung senja itu. Aku tau kau pergi mencari sesuatu hal yang kau impikan, yang sebenanrnya adalah impianku, harapanku, cita-citaku.


Aku tau kau tak pernah tau siapa aku, dan tak pernah menyadari keberadaanku. Tapi andai saja kau tau aku ada disetiap senja untuk menunggumu. Aku seseorang yang mengagumimu dalam diamku, dalam doaku. Aku yang merasa bersalah telah membawamu kedalam dunia cinta yang tak seharusnya saat ini.


Tapi andai kau tau, kau adalah salah satu alasanku untuk merubahku dan menyadarkanku untuk lebih baik menjadi sosok wanita. Dan andai kau tau aku selalu menitipkan rasa terimakasihku kepada Allah dan bersyukur kepada-Nya karena telah menghadirkanmu dalam hidupku.


7 April 2017


Sampai saat ini pun


Aku masih setia dengan rasa ini


Menunggu bersama senja


Mengikuti takdir yang ada

__ADS_1


Meratapi setiap urat hati yang merindu


Aku tak percaya…


Akan ribuan senja yang ada


Kau kadang kala hadir untuk menengok


Izinkanlah aku mengagumimu


Mengagumi dari kejauhan


Tak akan berharap lebih


Karena semua kehendak Allah


Dan…


Semua takdir-Nya adalah yang paling baik


Aku percaya kala senja itu hadir, dia tak akan pernah membohongi ketika dia benar-benar ada bukan sekedar angan semata. Dan andai saja suatu ketika senja itu memberi tau bahwa dia tak hadir lagi, aku hanya percaya bahwa Allah akan hadirkan bintang untuk mengganti ujung senja yang hilang. Dan aku percaya akan janji Allah itu. Terimakasih telah hadir dalam hidupku dan memberi pelajaran yang paling berharga akan sebuah rasa. Dan aku tak ingin mendahului takdir akan kepastian tentang cinta. Kau tak lagi kuharapkan, tapi kepada Allah aku berharap takdir yang terbaik.


Setiap hati akan mendapat cinta paling indah


Cinta yang dikaruniakan dari Sang Pemberi Rasa


Menggetarkan setiap kekosongan hati yang telah lama menunggu


Ada waktu menunggu begitu lama


Ada waktu yang bahagia abadi


Bukan rupa


Buka harta


Bukan keturunan


Tapi akhlaq yang paling baik


Menjadi pengisi satu sama lain


Menjadi pedoman paling baik


Saat ini ada seseorang yang diharapkan akan bersama


Memohon, begitu memohon


Akan Allah agar dipersatukan


Disetiap doa selalu tentang namanya


Disetiap bayangan indahnya surga selalu tentangnya


Namun…


Bukankah Allah yang paling mengerti


Akan siapa yang paling pantas


Akan siapa yang paling baik akhlaqnya

__ADS_1


Percayalah …


Bukan Allah tak mendengar apa yang diminta dan diharapkan. Akan tetapi Allah telah menulis jodoh dengan ketentuan-Nya yang laing indah, amat sangat indah


__ADS_2