Cinta Kamu

Cinta Kamu
#19


__ADS_3

Sesampai rumah, rumah terlihat sepi. Karena Papi Devan, Om Roy dan Arkan pergi mancing.


Kenan dan Aisha turun dari rumah.


"Ayo kita belajar, gue yang akan buat loe jadi dokter hebat." Kenan menarik tangan Aisha.


Aisha masih bingung atas sikap Kenan dari salon, restoran dan hingga di rumah marah-marah ngga jelas.


Kenan dengan sabar mengajarkan Aisha, karena hari ini banyak kejadian yang melelahkan Kenan tertidur pulas di meja dengan tumpukan buku.



Aisha memandangi wajah Kenan yang sedang tidur.



"Kamu kalau lagi tidur, tetap ganteng. Aku semakin cinta kamu." Kata Aisha dalam hati. Lama-kelamaan Aisha ikut tertidur.



Mami Selly yang baru pulang dari restoran mencari langsung mencari Aisha, betapa kagetnya. Mami Selly melihat Aisha dan Kenan tertidur di atas meja, lalu dengan buru-buru Mami Selly mengambil foto Aisha dan Kenan sedang tertidur bersama.


"Ini momen yang sangat bagus. Ish, kalian ini lucu banget." Mami Selly merasa senang.

__ADS_1


Jam sudah menunjukkan pukul 11 malam, Kenan terbangun dan kaget. Kalau di depannya ada Aisha yang tertidur pulas, kemudian Kenan memindahkan Aisha ke ranjang.


"Dia tidur terasa imut banget, rasanya pengen gue cium ini bibir mungilnya. Ish, Loe apa-apa sih Kenan, dari tadi sikap gue aneh banget." Kenan memandangi Aisha dan tersadar, lalu pindah kekamarnya.


Pagi harinya, Aisha sudah siap berangkat kesekolah. Aisha sengaja bangun pagi agar bisa pergi bareng Kenan.


"Ken, aku boleh berangkat bareng sama kamu ngga!." Aisha malu-malu.


"Boleh banget, sayang." Mami Selly yang jawab, hingga mata Kenan melotot ke arah Mami Selly.


"Apa-apa sih, Mi. Aku ngga mau bareng dia, bikin repot aja. Lagi pula akan hancur reputasi aku di sekolah nanti." Kenan sewot.


"Ya udah, kalau kamu ngga mau. Biar aku naik ojek aja." Aisha sedih dan pergi menuju pintu luar. Mami Selly langsung mengetuk kepala Kenan dengan sendok.


"Ngga itu ngga boleh terjadi. Gue harus susul Cewek aneh itu." Kata Kenan dalam hati, dengan tergesa-gesa Kenan nyusul Aisha. Tapi nihil Aisha sudah tidak ada, dia sudah berangkat.


"Sial." Kenan memukul udara.


Skip


Di sekolah.


"Ini bang duitnya, terima kasih, ya bang." Aisha ramah memberikan duit tukang ojek 20 rb.

__ADS_1


"Makasih, neng." Abang tukang ojek.


Ketika Aisha ingin masuk gerbang sekolah, Kenan menatap tajam Aisha di atas motornya. (Kenan sampai duluan, karena dia ngebut dan lewat jalan pintas).


"Hai, Kenan. Kamu cepat banget sampainya, padahal tadi masih di rumah." Aisha keceplosan.


"Kalau ngomong itu pelan tau, awas kalau ada orang yang tau." Ancam Kenan dan pergi menuju kelas.


"Mami dulu ngidam apa ya, setiap hari Kenan marah-marah mulu." Gerutu Aisha.


Aisha berjalan kembali menuju kelas, kedatangannya di sambut oleh Bonny dan Tika. Mereka memeluk Aisha.


"Akhirnya Loe datang juga, Sha." Bonny senang.


"Mang ada apa sih? tumben kalian gini." Aisha bingung dengan sifat sahabatnya.


"Hehehe... ada yang ingin gue tanya sama Loe, tapi Loe jangan marah ya." Tika takut Aisha marah.


"Emang ada apa sih?bikin penasaran deh." Aisha menatap kedua sahabatnya.


"Mmm... kita nanti bila ngga bisa jawab soal, boleh ya kita nyontek." Bonny garuk-garuk kepala.


Tuk... Tuk...

__ADS_1


"Aku kira ada apa, bikin panik aja. Aku ngga mau, itu ngga baik. Jangan biasakan budaya nyontek." Aisha menjitak kedua sahabatnya.


__ADS_2