Cinta Kamu

Cinta Kamu
#87


__ADS_3

Acara resepsi pernikahan sudah selesai, Kenan dan Aisha sudah berada di kamarnya. Mereka menginap di hotel, begitu juga dengan yang lain.


"Sayang, aku sangat senang kita akhirnya menikah juga." Kenan memeluk Aisha dari belakang.


"I-iya." Aisha gugup.


Kenan membalik tubuh Aisha dan memegang pipi Aisha.


"Aku sangat mencintai mu, Aisha."


"Aku juga sangat mencintai mu, Mas Kenan."


Kenan mencium bibir Aisha dengan lembut, hingga tanpa sadar Aisha mengalungkan tangannya di leher Kenan.


Tangan Kenan tidak tinggal diam, ia membuka resleting gaun Aisha.


"Mas, Kita mandi dulu." Aisha mencegah Kenan.


"Aku sudah tidak tahan, sayang."


"Mas, kita kan tadi seharian berada di pelaminan membuat badan lengket. Kita mandi dan sholat ya."


"Iya, dech."


Aisha berlari ke kamar mandi, takut nanti Kenan melanjutkan aksinya. Aisha mengunci rapat pintu kamar mandi.


"Hufh, rasanya jantungku ingin lompat keluar." Aisha memegang dadanya.


Kenan juga memegang dadanya.


"Belum mulai aja, jantung ku berdebar-debar. Biar cepat aku ke kamar Om Roy, untuk numpang mandi. Rasanya aku ingin cepat-cepat merasakan surga duniawi." Kenan mengambil pakaian, lalu menuju ke kamar Om Roy yang jaraknya hanya 4 pintu dari kamarnya.


Tok


Tok


Tok


"Om, buka dong pintunya." Kenan mengetuk pintu kamar Om Roy.


Ceklek


Pintu kamar di buka.


"Kamu pengantin baru ngapain kemari, Hm?." Om Roy menatap curiga dengan Kenan.


"Ish! aku mau numpang mandi, di kamar mandi ku ada Aisha. Aku ngga betah ini badan terasa lengket, mau numpang mandi." Kata Kenan.


"Ck, ya udah sana. Jangan lama-lama Om juga mau mandi."


"Iya, bawel." Kenan buru-buru ke kamar mandi.


Om Roy duduk di pinggir ranjang, sambil memikirkan omongan Umma dan Abinya.


sebelumnya, tepatnya acara resepsi selesai. Om Roy diceramahi oleh Umma dan Abinya, untuk segera menikah lagi. Sedangkan ia bingung sama siapa dirinya menikah, pacar aja tidak ada.


"Om, makasih ya kamar mandinya... Hmm, btw. Om kenapa melamun?apa ada masalah?." Kata Kenan yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Ini masalah dewasa, kamu ngga akan mengerti. Sana balik aja ke kamar mu." Usir Om Roy.

__ADS_1


"Aku tau, Om dari pada bingung. Tuh! Tante Tasya nganggur, mendingan sama dia."


"Udah jangan ngurusin kehidupan Om, lebih baik kamu urus kehidupan kamu yang baru di mulai bersama Aisha. Ingat jangan pernah kamu sakit dia."


"Aku ngga akan pernah membiarkan setetes airmata yang keluar dari mata Aisha, kecuali airmata bahagia."


"Gombal, udah sana pergi."


"Iya, Om jangan banyak mikir sama tante Tasya aja oke. Bye."


Kenan langsung menuju kekamarnya.


"Mas, darimana?." Tanya Aisha, ia sudah bersiap untuk sholat.


"Dari kamar Om Roy, numpang mandi. Takutnya kamu lama, aku udah ngga betah. Ini badan lengket." Kenan menjelaskan.


"Ya udah, kamu wudhu. Kita Sholat berjama'ah."


"Oke, Nyonya Kenan."


Skip


Mereka telah selesai melaksanakan sholat, saat ini mereka sudah berada di ranjang.


"Aisha, maaf dulu aku begitu ketus dan dingin kepadamu. Itu karena dulu, aku sangat iri kepada mu. Mami lebih sayang sama kamu, semua perhatian Mami berpindah pada mu. Tapi sekarang aku sangat berterimakasih kepada mu yang masih bertahan sampai saat ini, untuk mencintai ku. Kalau dirimu tak ada hidup ku akan terus merasa membosankan dan ngga berwarna, kau lah yang membuat hidup ku menyenangkan dan berwarna. Kau telah mengubah diri ku yang kaku, dingin dan ketus menjadi lebih rileks, murah senyum dan ramah. Aku sangat mencintaimu, Aisha istriku." Kenan mencium kening Aisha.


"Maaf kedatangan ku membuat ke irian di hati mu."


"Sstt... Kamu ngga salah, malah aku yang salah ngga menyadari perasaan ku ini. Sebenarnya dari awal kamu datang kerumah, aku sudah jatuh cinta kepada mu. Tapi aku terus menyangkalnya, sekarang kita sudah menikah lupakan masa lalu. Kita jalani masa depan bersama penuh kebahagiaan."


"Iya, Mas."


"Bolehkan kita melakukannya?." Kenan minta ijin, sebelum melakukan olahraga ranjang.


"Sebelumnya kita berdoa dulu, agar kelak nanti kita mendapatkan anak-anak yang soleh dan soleha."


"Amiin. Bismillahirohmanirohim, Bismillahi Allahumma jannibna as-syaithana wa jannibi as-syathana maa razaqtana."


(Maaf kalau bacaan doanya salah ya)


Kenan mencium kembali bibir Aisha, lalu keleher.


"Ahh... Mas." Aisha mendes@h.


Kenan membuka piyama Aisha dan dirinya.


"Subhanallah, sungguh ciptaan mu ini Ya Rob." Kenan merasa takjub melihat Aisha polos tanpa sehelai benang.


Perkataan Kenan membuat Aisha merah merona, seperti kepiting rebus.


Kenan melahap buah segar dan fresh. Aisha terus mendes@h, baru kali ini ia rasakan. Ketika sang anaconda ingin masuk ke goa sempit, Aisha menjerit kesakitan. Kenan menghentikan aktivitasnya tanpa mencabut anaconda yang masih setengah masuk goa.


"Maaf, sakit ya." Kenan mengelap airmata Aisha yang sempat menetes, ia melihat darah seger keluar dari goa.


"Iya, Mas. Tapi ngga apa-apa di lanjutkan." Kata Aisha lirih, ia tak mau Kenan merasa bersalah.


"Kamu tahan sedikit ya, nanti kalau sudah plong rasanya akan nikmat."


"Iya, Mas. Pelan-pelan ya."

__ADS_1


"Iya, sayang."


Kenan mencium bibir Aisha, dan memasukkan anaconda ke goa sempit secara pelan-pelan.


Jleb


Anaconda masuk ke goa dengan sempurna, ia menggerakkan secara pelan-pelan.


"Aahh... Ini membuat ku gila." Kata Kenan.


"Aahh... Mas, sa-sakit. Tapi e-enak." Kata Aisha.


Kenan menggerakkan pinggulnya.


"Ma-mas, a-aku ma-mau pi-pipis. Aahh."


"Bersamaan sayang... Aahh."


Mereka sudah mencapai pelepasan. Kenan tumbang di atas tubuh Aisha.


"Terimakasih, sayang." Kenan mengecup kening Aisha dan mencabut anaconda.


"Sama-sama, Mas."


Kenan memeluk Aisha.


"Yank, mau lagi." Bisik Kenan.


"Ah! mau lagi?ini aja masih sakit, Mas." Aisha terkejut.


"Tenang kali ini ngga akan sakit seperti kaya tadi, kali ini rasanya nikmat."


"Iya, tapi pelan-pelan ya."


"Iya, sayang."


Sang anaconda sudah berdiri tegak dan siap masuk kembali ke goa.


Mereka melakukan pergumulan hingga menjelang subuh, sudah berbagai gaya mereka lakukan.


.


.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, vote dan Komentarnya ya...


See you... 😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2