Cinta Kamu

Cinta Kamu
#55


__ADS_3

Di Sisi lain, Kenan sedang memantau Aisha dan kedua sahabatnya.


"Mereka mau kemana?Gue harus ikuti mereka." Kenan bergegas mengikuti Aisha dkk, sebelumnya mereka sudah menaiki taxi online.


Mobil yang di tumpangi Aisha dkk memasuki gerbang panti asuhan. Kenan semakin penasaran.


"Mereka mau ngapain kesini." Kenan dalam hati. Kenan bergegas mengikuti Aisha dkk.


Mobil Aisha dkk masuk dalam panti. Kenan berhenti di depan gerbang panti.


"Panti asuhan bunda melati, Aisha dkk ngapain kesini." Saking penasaran Kenan ikut masuk kedalam panti.


"Assalamualaikum adik-adik." Sapa ramah Aisha.


Anak-anak panti melihat kedatangan Aisha dkk sangat senang, mereka berhamburan memeluk Aisha dkk.


"Kak Aisha, Kak Bonny dan Kak Tika..." Teriak senang anak-anak panti.


Dari jarak tak jauh Kenan melihat kelakuan anak-anak panti, ia tersenyum.


"Sha loe cantik luar dalam." Gumam Kenan.


Aisha dkk mengajak anak-anak panti bermain sambil belajar.


"Itu sepertinya Kenan, kenapa dia bisa kesini. Apa dia mengikuti ku, ya?." Pikir Aisha, lalu beranjak menghampiri Kenan.


Tanpa Kenan sadari, Aisha sudah di depannya. Hingga jatuh tersungkur ke tanah.


"Ya Allah, Kenan. Kamu ngga apa-apa?." Aisha panik dan ingin membantu Kenan untuk bangun.


"Ish! Loe mah bikin gue kaget, tiba-tiba muncul di depan gue. Kaya setan tau ngga." Kenan merasakan sakit di pan**tnya.

__ADS_1


"Hehehe... Maaf ya, sini aku bantu bangun." Aisha membantu Kenan berdiri, karena badan Aisha kecil ia tak kuat membantu Kenan untuk bangun, Aisha malah jatuh diatas badan Kenan. Mata mereka saling menatap dan ada getar dasyat di jantung mereka.


"Ternyata cantik kalau dekat kaya gini." Kenan dalam hati.


"Ya Allah sungguh sempurna ciptaan Mu." Aisha dalam hati.


"Hmmm..." Tika berdehem.


Aisha dan Kenan tersadar dari lamunannya.


"Maaf." Kata Aisha merona.


"Iya." Kenan membersihkan badan yang terkena tanah, untuk menghilangkan rasa canggung.


"Hahaha... kalian berdua sangat lucu." Bonny senang melihat tingkah Aisha dan Kenan.


"Rupanya kalian di sini, ibu cari-cari tadi." Bunda Melati lembut.


"Wa'alaikumsalam, anak-anak bunda. Kita ngobrol di dalam aja, kebetulan tadi bunda abis masak banyak. Sha, ini siapa bunda baru engeh." Bunda Melati menunjuk kearah Kenan.


"Calon pacar, bun." Goda Bonny.


"Ish, apaan sih. Bukan bun, itu Kenan anak Mami Selly." Aisha memukul lengan Bonny dan wajahnya merona.


"Saya Kenan, Bun." Kenan memperkenalkan diri kepada Bunda Melati.


"Saya Bunda Melati, sebaiknya kita ngobrol kedalam."


"Baik, bun." Serentak.


Mereka masuk kedalam ruangan Bunda Melati.

__ADS_1


"Silakan duduk nak Kenan, Aisha, Bonny, dan Tika. Bunda ke dapur sebentar, ya. Kalian tidak usah sungkan anggap aja rumah sendiri." Bunda Melati.


"Bunda, ngga usah repot-repot." Kata Aisha.


"Ngga kok, Sha. Bunda malah senang kalian datang kesini."


"Ih! Bunda, Bonny nanti malah ngga mau pulang loh."


"Ngga apa-apa, Bon. Kamu bisa tidur dengan Bunda nanti."


"Bisa aja Bun."


"Ya udah bunda kebelakang dulu, ya." Bunda Melati keluar ruangan.


Kenan matanya melihat sekeliling ruangan, Aisha dkk asyik bercanda.


"Kalian sudah lama kesini?." Kenan penasaran.


"Lumayan, kira-kira sudah hampir 2 tahun." Bonny yang jawab.


"Aku tinggal dulu, ya. Mau bantuin bunda." Aisha yang dari tadi jantungnya berdetak kencang, untuk menghilangkan debaran jantungnya. Ia berpikir untuk membantu bunda membawa minuman dan beberapa cemilan.


"Gue ikut, ya. Sekalian gue lihat-lihat panti." Kenan langsung berdiri, ketika Aisha hendak keluar.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2