Cinta Kamu

Cinta Kamu
#69


__ADS_3

Mereka memesan makanan handalan atau favorit di restaurant, bahkan Bonny memesan semua makanan favorit di restaurant. Baginya semua makanan itu sangat melezatkan.


"Ya Allah Bonny kamu memesan semua? apa kamu yakin bisa menghabiskan semuanya?." Aisha terheran.


"Hahaha... Aisha loe kaya baru kenal aja Bonny, loe tau sendirikan bagi dia itu semua makanan itu enak. Tidak ada yang enak." Kata Tika menepuk jidatnya.


"Eh! jangan salah loh. Ada makanan yang kagak enak itu." Kata Bonny.


"Apa??." Serentak.


"Jengkol dan pete, ih!!! sangat menjijikkan dan bau." Bonny menutup hidungnya.


"Hahahaha... "


Tibalah makanan yang mereka pesan. Makanan sudah diletakan satu persatu oleh pelayan, Bonny langsung menyantap makanan ia pesan hingga lahap. Tanpa memperdulikan orang lain melihat dia.


"Ya Allah, Bonny pelan-pelan nanti kesedak." Aisha lembut.


"Tau nih bikin malu aja." Tika sewot.


"Biarin aja, emang mereka yang bayarin makanan kita." Kata Bonny yang mulutnya masih penuh makanan.


"Ck, abiskan dulu itu makanan loe. Muncrat kemana-mana." Tika mengelap tangannya yang terkena muncratan makanan dari mulut Bonny.


"Sory-sory." Bonny mengusap tangan Tika.


"Udah ngga apa-apa, lain kali kalau lagi makan itu. Loe abiskan dulu makanan di mulut Loe." Kata Tika. Bonny hanya menjawab dua jempol dan melanjutkan makannya.


Ting. Ponsel Aisha berbunyi, lalu Aisha melihatnya.


"Sory Guys, aku balik dulu ya. Mami Selly udah Wa aku." Pesan tadi dari Mami Selly, Aisha langsung kemeja kasir dan membayar semua makanan. Tanpa Tika dan Bonny sadari.


__ADS_1


"Berapa total semua makanan di meja 21." Kata Aisha.


"Total semuanya Rp 789,500." Kata pelayan kasir tersenyum lembut. Aisha mengambil dompet di tas dan mengeluarkan 8 lembar uang merah.


"Ini mba, kembaliannya buat mba aja." Aisha buru-buru keluar.



Ketika di pintu keluar restoran, Aisha melihat Kenan berjalan masuk kedalam restoran bersama Ratu, Kenan terlihat senang.


"Ya Allah, dada ku sesak sekali. Kenan kamu terlihat bahagia bersama Ratu, apa aku harus menyerah aja?." Aisha meneteskan airmata dan memukul pelan dadanya.



Aisha berlari keluar restoran, sedangkan Kenan dan Ratu menunggu lift. Aisha tidak tau kalau itu restaurant milik Kenan, hanya Ratu yang tau. Karena Ratu memberikan modal untuk Kenan.


"Sekarang aku harus semangat dan jangan pedulikan perasaan aku sama Kenan, aku serahkan kepada Allah." Aisha berdiri menunggu bis datang.



"Sayang, kamu kenapa sedih begitu?kasih tau Mami siapa yang bikin kamu sedih?." Kata Mami Selly menatap Aisha.


"Tidak apa-apa, mi. Aisha cuma lelah hari ini." Kata Aisha berbohong. Aisha langsung masuk kamar dan meluapkan menangisnya.



"Hiks... hiks... hiks... Ya Allah sakit sekali dada ku. Sekarang mereka asyik bermesraan." Aisha membayangkan Kenan dan Ratu berciuman.


"Jahat kamu Kenan, membuat aku salah paham terus akan tingkah mu." Tambah Aisha.


Keesokan pagi, Aisha bangun dengan wajah sedih dan mata bengkak.


__ADS_1


"Ya Allah, Aisha. Kamu kenapa begini?." Mami Selly kaget melihat penampilan Aisha.


"Ngga apa-apa, mi. Aisha berangkat dulu, ya. Mi, Assalamualaikum." Aisha mencium punggung tangan Mami Selly dan langsung pergi.


"Ish! Nih anak pasti ada apa-apa lagi." Mami Selly khawatir.



Di kampus Aisha menceritakan kepada dua sahabatnya.


"Loe yang sabar ya." Tika memeluk Aisha.


"Kita beri pelajaran buat Ratu, makin melunjak dia." Geram Bonny.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Sorry Guys dikit upnya... Thorr lagi butuh like dan komentarnya nih biar semangat...

__ADS_1


__ADS_2