
Sudah seminggu lebih Arkan di rawat di rumah sakit, kondisi Arkan sudah membaik dan hari ini ia di bolehkan pulang.
"Arkan Mami ngga bisa kesini, karena Mami ada keperluan." Kata Aisha sambil membereskan barang-barang Arkan.
"Iya, kak. Sekali lagi Arkan sangat berterima kasih sama kak Aisha dan maaf selama ini Arkan selalu bersikap tidak suka sama kak Aisha." Kata Arkan menatap Aisha.
"Ngga apa-apa kok, jangan di pikirin lagi, ya. Kakak tidak pernah mengambil hati sikap Arkan kepada kakak." Aisha mengelus rambut Arkan.
"Kak Aisha memang sangat baik." Arkan memeluk Aisha.
"Heemmm... Udah belum berpelukannya? udah waktu pulang." Kenan yang baru datang, tadi Kenan mengurus administrasi Arkan.
Aisha dan Arkan melepas pelukan.
"Bilang aja, Bang Ken irikan." Arkan bergelayutan manja di tangan Aisha.
Aisha melihat antraksi Kenan dan Arkan tersenyum dan mengelus rambut Arkan.
"Jangan mimpi kamu, kita pulang sekarang." Kenan membawakan tas dan barang yang .
"Yuk, Arkan kita pulang." Aisha merangkul Arkan.
Tiba dirumah, Arkan terkejut melihat rumah di hias dan Mami Selly menyambut kedatangannya.
"Mami senang kamu akhirnya pulang, maaf Mami tadi ngga bisa jemput kamu. Karena Mami mempersiapkan ini semua dan memasak kesukaan kamu, sayang." Mami Selly memeluk Arkan.
"Iya, Mi. Arkan ngerti kok, terimakasih Mi. Arkan sangat senang." Arkan mencium tangan Mami Selly.
"Oh! sungguh manisnya kamu." Mami Selly mencubit pipi Arkan.
"Oh iya, Mi. Papi kemana?." Kenan celingak celinguk.
"Ada di ruang kerja bersama Sekretaris Dony." Kata Mami Selly.
"Aku naruh tas dulu ya." Kata Aisha membawakan yang berisikan barang-barang Arkan.
"Iya, sha."
"Aku juga mau taruh tas juga, Mi." Kenan yang membawakan tas yang berisikan baju kotor Arkan.
"Iya, Arkan kamu istirahat dulu di kamar Mami. Ya." Kata Mami Selly.
__ADS_1
"Iya, Mi." Arkan menganggukkan kepala.
Di kamar Arkan.
Aisha sedang sibuk menata barang-barang Arkan. Tiba-tiba Kenan memeluk Aisha dari belakang.
Deg
Jantung Aisha berdebar-debar, Aisha ingin berontak. Kenan berkata.
"Biarkan begini sebentar." Kata Kenan mencium wangi tubuh Aisha yang membuatnya tenang.
"Kenan kenapa kaya gini?Aku akan semakin tidak bisa melupakan Kenan." Kata Aisha dalam hati.
"Jantung loe berdetak kencang, Sha."
"Hah! Ng-ngga kok." Aisha gugup dan merona pipinya.
"Pipi kamu kaya tomat... Cup... Mmmm... manisnya." Kata Kenan, lalu pergi begitu aja. Aisha terdiam seperti patung.
"Aarrgghhh... Sumpah Kenan bikin jantung berdetak kencang." Aisha menutup wajahnya dan ia merasa sangat bahagia.
Sore harinya, semua orang sudah berkumpul di ruang keluarga.
"Hati-hati ya sayang." Mami Selly mencium kening Aisha.
"Iya, Mi." Aisha bergegas pergi.
πΈπΈπΈπΈ
Aisha tiba di rumah Tika, lalu ia memencet bel rumah Tika.
Ting Tong...
Beberapa kali Aisha menekan bell, Tika keluar bersama Bonny.
"Hai, Aisha. Yuk, kita berangkat sekarang." Kata Tika merangkul Aisha.
"Yuk."
Mereka tiba di restaurant yang saat ini sedang viral.
"Wah! tempatnya bagus banget dan nyaman lagi." Aisha terkagum.
__ADS_1
"Iya, pasti makanannya sangat enak." Bonny membayangkan makanan sudah di hadapannya.
"Hoy!! itu iler netes." Goda Tika. Aisha hanya tersenyum, ia tak mau berkomentar.
"Ck, ganggu gue lagi ngayal aja loe." Bonny cemberut.
"Hahaha... Ya udah, yuk. Kita cari meja." Aisha merangkul dua sahabatnya.
Mereka mendapatkan meja paling pojok, pas dekat taman bunga.
Yah, restaurant ini dikelilingi tanaman bunga dan lantai dan dindingnya terbuat kayu. Banyak pajangan kuno dan Antik, membuat suasana nyaman dan indah.
Mereka memesan makanan handalan atau favorit di restaurant, bahkan Bonny memesan semua makanan favorit di restaurant. Baginya semua makanan itu sangat melezatkan.
"Ya Allah Bonny kamu memesan semua? apa kamu yakin bisa menghabiskan semuanya?." Aisha terheran.
"Hahaha... Aisha loe kaya baru kenal aja Bonny, loe tau sendirikan bagi dia itu semua makanan itu enak. Tidak ada yang enak." Kata Tika menepuk jidatnya.
"Eh! jangan salah loh. Ada makanan yang kagak enak itu." Kata Bonny.
"Apa??." Serentak.
"Jengkol dan pete, ih!!! sangat menjijikkan dan bau." Bonny menutup hidungnya.
"Hahahaha... "
Tibalah makanan yang mereka pesan
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Jgn lupa Vote, like, komentar dan berikan aku hadiah... ππππ