Cinta Kamu

Cinta Kamu
#62


__ADS_3

Aisha pulang ke rumah Mama Selly, untung semua penghuni sudah pada tidur. Aisha langsung bergegas masuk kamar.


Ceklek


Aisha membuka pintu, saking asyik baca buku pelajaran tadi kampus Aisha tidak melihat jalan dan terjatuh.


Bug


"Aku menarik tangan siapa tadi." Aisha ketakutan.


"Tangan gue." Suara itu Aisha kenal paham.


"Kenan."



"Ya, Gue Kenan."



Jantung mereka berdetak kencang dan mereka saling menatap.



"Ya Allah, kalau kaya gini aku ngga bisa melupakan Kenan." Pikir Aisha.


"Dia semakin cantik, apalagi dari dekat." Kata Kenan dalam hati.


"Maaf, Ken. Kamu bisa bangun dulu ngga?." Aisha tersadar.


"Eh! ya." Kenan menggaruk kepala yang tidak gatel.


"Kamu ada apa ke kamar aku?." Aisha pura-pura marah untuk menutupi rasa groginya.


"Seharusnya gue yang nanya, jam sekarang loe baru pulang. Kemana aja loe, gue udah nanya ke sahabat loe dan kepanti, mereka jawab ngga tau. Bikin gue khawatir tau." Kenan meluapkan emosi.

__ADS_1


"Hah! Kenan khawatir sama aku, apa cuma bohong aja. Atau takut di marahin Mami Selly kalau aku pergi dari rumah." Batin Aisha.


"Woi, gue lagi nanya malah bengong." Kenan melambai tangan tepat di wajah Aisha.


"Aku lagi males berdebat sama kamu, lebih baik kamu keluar dari kamar ku. Aku lelah banget." Aisha mendorong tubuh Kenan hingga keluar dari kamar.


Tok... Tok...


"Sha, loe sebenarnya kenapa sih?." Kenan mengetuk pintu kamar Aisha.


"Aku ngga apa-apa, aku mau istirahat jangan ganggu aku." Teriak Aisha dari dalam kamar.


Hari sabtu, Aisha libur kuliahnya. Ia menyibukkan kerja sambilan di toko supermarket milik keluarga Bonny.



Aisha sedang melayani customer.


Tit... Tit...


"Oke, nih mba uangnya. Kembaliannya buat mba aja." Customer memberikan 1 lembar uang warna merah.


"Terimakasih, kak."


Customer pergi, Aisha menata barang sesuai fungsinya.


"Huh! Lelah sekali, semoga uang aku cepat terkumpul agar aku bisa keluar dari rumah Mami Selly. Aku ngga mau jadi benalu buat mereka." Aisha menghela napas.


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Di rumah Kediaman Kenan.


"Ken, udah beberapa hari ini Mami ngga pernah lihat Aisha. Kemana dia ya?." Mami Selly khawatir.


"Aku juga ngga tau, Mi."

__ADS_1


"Ish! kamu mah, kamu akan ketemu terus di kampus. Masa kamu ngga tau Aisha pergi kemana." Mami Selly memarahi Kenan.


"Di Kampus Aisha biasa aja, lagian ya Mi di kampus ketemu si iya. Tapi itu selalu pulang kampus terburu-buru."


"Kamu ngga ikutin dia, Mami tuh khawatir putri kesayangan Mami kenapa-napa. Pokoknya kamu cari Aisha sekarang ngga ada penolakan titik." Mami Selly mempertegas.


"Iya, Mi. Kenan akan cari putri kesayangan Mami sampai dapat." Sindir Kenan dan pergi mencari Aisha.


"Bikin repot aja nih orang, kalau gini gue harus cari kemana coba." Gerutu Kenan sambil menaiki motor sport kesayangannya.


Kenan melajukan motornya, dia mencoba mencari ke panti terlebih dahulu. Tapi hasilnya nihil, Aisha tidak disana.


"Loe kemana sih Sha?Oia telp sahabat kurcacinya aja." Kenan mengambil ponsel di saku jaketnya, lalu menghubungi Bonny dan Tika. Tapi Aisha tidak bersama mereka.


"Gue harus cari kemana, Sha?." Kenan mengacak-acak rambutnya.


Kenan merasa lelah seharian mencari Aisha yang tidak bisa ditemukan.


"Lebih baik Gue istirahat dulu di restaurant Om Roy." Kanan langsung melajukan motornya.


.


.


.


.


.


.


.


Jgn Lupa likenya ya... Terimakasih...

__ADS_1


__ADS_2