Cinta Kamu

Cinta Kamu
#50


__ADS_3

Hari ini hari pertama masuk kuliah, Bonny dan Tika ambil jurusan desain. Sedangkan Aisha jurusan kedokteran, sebelum masuk kelas mereka berbincang-bincang.



"Akhirnya kita menjadi mahasiswi dan kamu


Aisha sudah di fakultas kedokteran dan bisa dapat cowok ganteng." Tika senang.



"Hehehe... Tapi aku lebih senang, karena akan selalu bersama Kenan." Aisha malu-malu.


"Cie... Selamat berjuang ya, Sha. Kita akan bantu dan selalu dukung loe." Bonny merangkul Aisha.


"Ngomong-ngomong dari tadi kita ngga lihat Kenan, kemana ya dia." Kata Tika


"Iya kemana Kenan?." Aisha celingak-celinguk, mencari sosok Kenan.


"Mungkin kekelas, coba loe masuk dulu. Kita tunggu disini semangat, ya." Bonny memberikan semangat.


"Semangat Aisha." Tambah Tika.



Ketika Aisha ingin masuk kelas, Kenan tiba-tiba aja keluar kelas dan kaget melihat Aisha ada di depan pintu.


"Loe ngapain?." Kenan dingin.

__ADS_1



Aisha hendak bicara gadis cantik dan modis keluar kelas.


"Kenan, sayang. Tung..." Gadis itu terpotong berbicara ketika melihat Kenan bersama cewek. Aisha kaget sekaligus sedih mendengar suara mesra dari seorang gadis.


"Hai." Gadis itu menyapa Aisha dengan senyum. manisnya. Aisha melihat Kenan, Kenan tidak peduli dan pergi.


"Ken, tunggu. Sory gue tinggal dulu." Gadis itu mengejar Kenan.


Tiba-tiba air mata Aisha jatuh membasahi pipinya. Bonny dan Tika keluar dari persembunyiannya dan menghampiri Aisha.


"Hiks... Hiks... Hiks... Kenan sudah punya pacar, Kenan jahat. Padahal dia tau aku cinta banget sama dia. Hiks... Hiks..." Aisha memeluk Tika dan Bonny.


"Yang sabar, ya. Cinta itu butuh pengorbanan dan diperjuangkan, kita yakin kok suatu saat nanti Kenan akan buka hatinya buat loe." Tika mengelus-elus pundak Aisha.


"Terimakasih, ya. Kalian selalu ada untuk aku." Aisha memeluk erat kedua sahabatnya.


"Iya, loe harus bangkit dan semangat cari Cowok yang lebih ganteng dari Kenan."


"Betul itu biar Kenan menyadari perasaan loe."


"Pulang kuliah kita karaoke, yuk. Lumayan buat menghilangkan gundah gelana di hati loe."


"Aku terserah kalian aja."


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


Malam Hari, Aisha sengaja pulang malam. Karena dia butuh menenangkan hatinya bersama kedua sahabatnya.


"Assalamu'alaikum, semuanya." Aisha lesu.


"Wa'alaikumsalam, sayang kamu kenapa lesu seperti itu?." Tanya Mami Selly cemas.


"Ngga kok, mi. Aisha cuma cape aja, soalnya pertama masuk kuliah, Mi." Aisha berbohong.


"Ya udah, kamu istirahat. Nanti Mami bawakan makanan kekamar kamu." Mami Selly mengelus -elus tangan Aisha.


"Ngga usah, Mi. Tadi Aisha sudah makan bareng Bonny dan Tika." Aisha melambaikan kedua tangannya untuk menolak tawaran Mami Selly membawakan makanan kekamar Aisha.


"Ya sudah, kamu bersih-bersih dan langsung istirahat."


Baik, Mi. Kalau gitu Aisha kekamar dulu, ya. Assalamualaikum semuanya." Aisha menaiki tangga.


"Pi, Mami rasa Aisha sedang ada masalah." Bisik Mami Selly.


"Aisha sudah besar, dia bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Sudah jangan ikut campur urusan anak muda, lebih baik urusin Papi udah kangen nih ular mau masuk kandang." Papi Devan mengkedipkan matanya.


"Ish! Papi." Mami Selly merona dan memukul pelan tangan Papi Devan.



Di Kamar Aisha kembali menangis.


"Kenan, kamu jahat. Kamu bilang jangan pernah dekat sama cowok lain, ini kamu malah dekat dengan cewek lain. Aku sangat mencintaimu, Hiks... Hiks..." Aisha duduk di lantai dan menangis.

__ADS_1


"Benar kata Bonny dan Tika aku harus bangkit dan buat Kenan menyadari perasaan aku ke dia." Aisha berdiri dan menuju kamar mandi.


__ADS_2