Cinta Kamu

Cinta Kamu
#20


__ADS_3


Aisha mengerjakan soal ujian dengan mudah, karena soal ujian hampir sama yang di ajarkan Kenan.


Bonny nampak cemas dan gelisah, karena soal ujian begitu susah baginya. Lalu Bonny melempar kertas kearah Aisha untuk minta jawaban soal.


"Jawablah soal semampu kamu hari ini, nanti kita belajar kelompok di kosan aku. Oke, Aku ngga mau kamu nanti kebiasaan kedepannya. Aku yakin hari ini dan kedepannya kamu bisa mengerjakan soal dengan lancar, jangan lupa baca Bismillah." Aisha menulis kertas pemberian Bonny dan melemparkan kembali ke arah Bonny.


Bonny menerima kertas dari Aisha dan membacanya. Bonny tarik napas dan tersenyum kearah Aisha yang masih menatap Bonny.


"Bismillahirohmanirohim, aku bisa." Bonny menjadi semangat.


Beberapa menit kemudian, Aisha pertama keluar kelas. Karena Aisha sudah mengerjakan soal ujian.



Aisha tersenyum senang, bisa mengerjakan soal ujian dengan mudah.

__ADS_1


Aisha menghentikan langkahnya ketika melihat Kenan di bangku taman, lalu Aisha jalan pelan-pelan untuk menghampiri Kenan yang serius baca buku di bangku taman.


"Pujaan hati ku, setiap hari tambah ganteng aja. Membuat ku makin cinta aja sama kamu." Kata Aisha dalam hati.


Sebenarnya Kenan mengetahui kehadiran Aisha, Kenan pura-pura baca buku.


"Ini bocah aneh mau ngapain?, Gue pura-pura ngga lihat aja. Pengen tahu itu bocah mau ngapain." Kata Kenan dalam hati.


"Oke, fix abis ujian, aku akan mengatakan perasaan ku. Tapi apa ngga apa-apa kalau aku yang bilang duluan, gimana kalau Kenan nolak?. Bakalan malu banget aku. Ah! bo** amat yang penting aku ungkapkan dulu, mau di tolak atau di terima yang penting lega di hati." Batin Aisha.


"Loe mau ngapain?mau ngintipin gue ya." Kenan tiba-tiba ada di belakang Aisha, wajah Aisha memerah dan debaran jantungnya berdetak kencang.


"Ya Allah, kamu kagetin aja. A-aku cuma mau bilang terima kasih sama kamu, karena soal yang kamu ajarkan semalam keluar semua. Jadi aku dengan mudah mengerjakan soal ujian tadi, terimakasih ya Ken." Aisha gugup dan merona.


"Ya ngga masalah, tapi kenapa wajah Loe merah kaya tomat." Kenan mendekati wajahnya ke wajah Aisha, membuat Aisha salah tingkah dan menambah debaran jantung berdetak tak karuan yang sulit Aisha kontrol.


"Ah! ng-ngga kenapa-napa, cuma cuaca hari ini panas banget." Aisha mengipas-ipas tangannya untuk menutupi kegrogiannya.

__ADS_1


"Masa, perasaan Gue anginnya sejuk." Saking ngga percayanya Kenan mendekati Aisha dan memegang pipinya.


"Ish... Kamu ngapain?sudah ah! aku mau keperpus." Aisha mendorong tubuh Kenan, karena debaran jantungnya sudah ngga bisa di kontrol Aisha. Lalu pergi menuju ke perpustakaan.


"Hahaha... Lucu banget Loe." Kenan tertawa senang melihat Aisha tersipu malu.


"Ya, Allah. Kencang sekali debaran ini, aku benar-benar sudah cinta banget sama Kenan. Ah! Malu banget, wajahnya terlalu dekat banget tadi. " Aisha memegang pipinya.


"Aisha, Loe dari mana aja. kita nungguin loe dari tadi." Bonny merangkul Aisha, wajah Bonny agak cemberut.


"Iya, nih. Mentang-mentang bisa menjawab soal ujian dengan mudah." Tambah Tika ikut cemberut.


"Ah! Tadi aku abis refresh di taman." Aisha berbohong.


"Iya, cuci mata lihat Kenan. Ya." Goda Bonny dan Tika bersamaan.


"Ih! ngga kok, aku tadi cuma mau menenangkan pikiran aja. Sambil nunggu kalian." Aisha berbohong.

__ADS_1


__ADS_2