Cinta Kamu

Cinta Kamu
#71


__ADS_3

Di kampus, Kenan menatap Aisha bingung. Karena beberapa hari Kenan melihat Aisha kelihatan murung.



Aisha merasa di tatap Kenan, lalu membuang muka. Ia tak mau Kenan melihatnya sedih bersedih.


"Dia itu kenapa Sih?aneh." Kata Kenan dalam hati.


Tidak terasa pembelajaran telah usai, Aisha buru-buru merapikan buku, ponsel dan alat tulis kedalam tas. Ia tidak menyadari kalau Kenan sudah berdiri di sampingnya.


Ketika semua barang-barang Aisha sudah masuk kedalam tas, Aisha hendak melangkah. Ia dikagetkan Kenan yang sudah berdiri tepat disampingnya.


"Astaghfirullah." Aisha memegang dadanya.


"Mau kemana loe?." Kenan ketus.


"Bukan urusan kamu, maaf aku buru-buru." Aisha mendorong tubuh Kenan. Tapi tangannya sudah di cekal oleh Kenan.


"Kehidupan loe udah menjadi urusan gue, ketika loe pertama kali datang kerumah gue." Kenan sewot.


"Lepas, sakit." Rintih Aisha, karena tangannya di cekal kuat oleh Kenan.


"Ken." Ratu datang dan merangkul tangan Kenan, karena Kenan kaget akhir ia melepas tangan Aisha.


Kenan sudah melepas cengkeramannya, Aisha buru-buru lari.

__ADS_1


"Aisha." Teriak Kenan dan ingin mengejar Aisha, tapi keburu Ratu menarik tangan Kenan.


"Udah jangan di kejar ga penting, lebih baik kita omongin bisnis kita." Ratu mencegah Kenan untuk mengejar Aisha.


"Baiklah."


Mereka berjalan menuju pakiran, Kenan masih memikirkan Aisha. Entah, ia merasa sakit melihat Aisha melamun dan terlihat sedih.


🌸🌸🌸🌸🌸


"Untung aku bisa lolos. Hos... Hos... Hos..." Aisha mengatur napas.


"Doorr..." Tangan kekar mengkagetkan Aisha.


"Astaghfirullah. Ih! Bang Raka, bikin aku jantungan tau." Aisha kaget dan mengelus dadanya, udah dua kali ia di kagetkan. Ia takut nanti kena serangan jantung.


"Kasih aku minum dulu, haus nih. Gara-gara lari dan di kagetkan dua kali." Aisha mengibas-ngibas tangannya.


"Hahaha...tau aja gue abis beli minum, btw tadi loe ngomong abis di kagetin dua kali. Perasaan gue baru sekali dech ngagetin loe." Bang Raka menyodorkan sebotol air mineral.


"Sebentar aku minum dulu." Aisha langsung meminum air mineral, hingga abis.


"Widih! haus bu, abis ngapain?Nguli ya bu, Hahahaha..." Ledek Bang Raka.


"Iya, aku haus banget gara-gara menghindar Kenan tadi." Aisha mengelap mulutnya dengan tisu.

__ADS_1


"Lah! menghindar kenapa?bukannya semua cewek itu mengejar-ngejar Kenan, tapi loe malah menghindar." Bang Raka menaikkan satu alisnya, karena ia bingung dengan sikap Aisha.


"Aku sama mereka kan beda, kalau mereka itu cinta dan sangat menyukai Kenan. Sedangkan Aku, aku takut jatuh cinta. Karena Kenan itu susah di raih." Aisha duduk di lantai dan meluruskan kakinya. Bang Raka juga ikut duduk di lantai.


"Hahaha... Baru kali ini gue lihat cewek takut jatuh cinta dengan Kenan, dasar kamu ada-ada aja."


"Bang, apa jatuh cinta itu rasanya sakit banget. Kalau cinta itu sakit aku ngga akan jatuh cinta, aku belum siap tersakiti dan aku yakin ngga akan kuat menghadapinya. Apalagi dengan pria seperti Kenan, yang ada setiap hari aku harus selalu waspada."


"Tergantung Aisha sayang, kalau cinta itu bersama orang yang saling mencintai. Mereka akan bahagia, tapi kalau cinta datang cuma bertepuk tangan akan sangat menyakitkan. Semangat kuliahnya." Bang Raka menatap Aisha


.


.


.


.


.


.


.


.......

__ADS_1


^^^Jempolnya mana Nih...πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘^^^


__ADS_2