
Tibalah dirumah, Aisha bergegas mengambil kotak P3K. Kenan duduk di sofa.
"Ken, aku obatin lukanya. Biar ngga parah." Aisha mengambil kursi kecil dan menghadap Kenan.
Aisha membersihkan darah kering di sudut bibir Kenan.
deg... deg... deg...
Jantung keduanya berdebar sangat kencang.
Cup...
Kenan mencium dan me**matkan bibir Aisha, mata Aisha terbelalak. Aisha bingung membalas ciuman Kenan atau ngga.
"Terimakasih... Gue sekarang sudah sembuh. Berkat bibir loe yang manis dan gue suka itu." Kenan mengusap bibir Aisha.
Blush
Wajah Aisha merah merona.
"Mmm... A-aku ke-ke-ka-kamar dulu, ya. Selamat malam." Aisha gugup, lalu ia berlari dan sambil memegang kedua pipinya.
"Sangat menggemaskan." Kenan melihat tingkah Aisha.
Tiba di kamar Aisha langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.
"Ya, Allah. Kenan sudah menciumku lagi, apakah Kenan sudah mulai mencintaiku." Aisha senang. Saking senangnya, ia berguling-guling di ranjang hingga terjatuh.
SKIP
Ini saatnya pengumuman kelulusan, Aisha merasa senang karena sebentar lagi ia akan menjadi mahasiswi kedokteran.
Kenan turun dari tangga, tangannya di masukan kedalam saku jaket almamater.
__ADS_1
"Aisha, sangat senang. Mi, karena sebentar lagi Aisha akan menjadi mahasiswi kedokteran." Aisha senang.
"Lebay, loe." Kenan dingin.
"Biarin, Weekk. Yang penting aku pengen cepat-cepat jadi mahasiswi dan ketemu sama cowok-cowok ganteng calon dokter. Udah bosan melihat kamu yang sok kegantengan." Kata Aisha berlari dan masuk ke mobil.
"Sial." Kenan mengacak-acak rambut.
"Hahaha... makanya kalau cinta jangan cuek dan dingin, apalagi sok kegantengan." Ejek Mami Selly dan berjalan menyusul Aisha.
"Ini ngga bisa biarin, gue harus bertindak." Kata Kenan dalam hati.
Di Sekolah
Aisha duduk dengan kedua sahabatnya. Ia merasa tegang dan menarik napas berkali-kali.
"Duh! Aku deg-degan nih." Aisha memegang dadanya.
"Hahaha... Loe Sha, tenang aja. Gue yakin loe lulus dan dapat peringkat pertama." Kata Bonny tertawa melihat tingkat Aisha yang menarik napas berkali-kali.
Di Sisi lain.
"Setelah acara ini, gue akan mengungkapkan perasaan gue ke dia. Loe sekarang ngga ada harapan lagi dekatin Aisha." Tantangan Sandi.
"Kita lihat aja, siapa yang dia pilih." Kenan menatap tajam Sandi.
Acara kelulusan di mulai, Mami Selly menaiki podium dan membacakan nama Siswa dan Siswi yang berprestasi.
"Untuk Peringkat ketiga dengan nilai NEM UAN 89,90 di menangkan oleh... Alvendra Putra Arsene, selanjutnya peringkat kedua dengan nilai NEM UAN 95,58 di menangkan oleh... Putri cantik ku Aisha Aliana Putri. Selamat sayang." Mami Selly memberikan kecupan dari jarak jauh. Semua orang bersorak senang dan bersorak tidak suka.
"Oke, kita lanjutkan. NEM UAN yang nyaris sempurna 98,90, ini pasti kalian sudah tau, bahkan hafal banget sama orangnya. Karena setiap tahun di selalu peringkat pertama, bukan lagi kalau laki-laki terganteng dan pangeran kita, Kenan Alexander Pramana. Selamat, nak. Mami bangga padamu." Mami Selly juga memberikan kecupan dari jauh.
__ADS_1
Nama-nama yang tadi di panggil sudah menaiki ke atas panggung.
Aisha begitu gugup, Kenan ada di sampingnya.
"Santai aja kali, jangan tegang gitu." Kata Kenan ketus.
"Sial, kenapa Kenan terus yang selalu mendapatkan peringkat pertama. Tapi sekarang tambah si Aisha, gara-gara dia gue jadi peringkat ketiga." Gumam Alvendra dan mengepal kedua tangannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Hai para readers ku... terimakasih sudah mendukung aku...
.
.
__ADS_1
.
Maaf updatenya kelamaan... Karena Author baru mendapatkan cerita... Author harap kalian tetap dukung karya ku, jangan pernah berhenti untuk Vote, like dan komentarnya ya... terimakasih...