
Ketika malam,aku mulai merancang bagaimana caranya aku mendekati cowok itu, namanya aja aku gak tau. "gimana nih masak aku duluan yang hubungi dia, padahalkan aku bilangnya bukan aku yang mintak no dia, nanti dia pikir aku tukang bohong lagi" sambil terus melihat secarik kertas yang bertulis no hpnya. "***tapi inikan bukan mau aku? issssshhhhhhhh....gimana dong?? ***" sambil mengacak-acak rambut. "ok fix! aku yang mulai duluan, biarin deh dia mau bilang apa". Akhirnya aku memutuskan untuk menyimpan no hpnya terlebih dahulu tanpa memberi nama karena emang aku belum tau namanya. hehheheh
pagi seperti biasa, kegiatan juga gak ada yang istimewa. jadi aku mutusin untuk mengirim pesan singkat kepada cowok itu. "***hay.... boleh kenalan gak? ***" aku risih bacanya sendiri tapi aku tetap memgirimnya. Lama gak ada balasan aku mulai berfikir"***kayaknya dia udah tau deh? ya udahlah biarin aja kalaupun gak direspon toh itu juga karena effendy sama kakak ku lagi deket***"
__ADS_1
Besoknya berangkat sekolah tiba-tiba aku liat dia senyum sama aku. Kaget dong,salah orang gak nih cowok. aku diam saja kebetulan hari itu hari jum'at hari dimana jam pertama yaitu olahraga SKJ. selesai senam semua masuk kelas,aku sempat melirik cowok itu dan dia kembali tersenyum "fix cowok ini gila,sekarang hahhahhah" sambil tersenyum membayangkan apa yang aku pikirkan.
__ADS_1
Kelas tiba-tiba rame entah ada apa akupun bingung dengan kebisingan ini,ternyata razia diadakan hari ini, ya hari ini hari dimana aku tidak fokus karena cowok itu terus senyum padaku.yah dan inilah akhirnya akupun kena razia yap rambut ku (poni) di potong yang menurut ku sangat-sangat keterlaluan.aku diam,malu,tanpa ekspresi.habis lah sudah,ke esokan harinya aku memutuskan untuk mengenaka jilbab.
hari pertama pakek jilbab tentu banyak yang merasa aneh,ada yang suka dan ada yang tidak,semua itu tergatung cara mereka melihatku dari atas sampai bawah.Tapi aku tidak ambil pusing,aku seperti tidak terjadi apa-apa dan belajar seperti biasa.
__ADS_1