
"Jangan tolong aku mohon jangan sentuh tunanganku aku mohon padamu" mohon Kevin kepada tisya.Tisya hanya mengangkat salah satu alisnya untuk mengejek Kevin.
"Kau memohon pada orang yang salah.Karena diriku tidak punya belas kasih pada orang yang berkhianat dan sangat jijik melihat wanita sok suci yang sudah sering bergonta ganti pasangan.cuih lihat dan nikmati saja siaran langsung dari kekasihmu itu betapa merdunya suara d*sah*n nya hahaha"tegas Lattisya.
Kevin sudah lemas melihat sang tunangan di siksa bahkan di perk*sa bergilir di depan matanya.hingga saat dia di beri kesempatan untuk mendekati sang kekasih ternyata sang pujaan hatinya telah tiada
"Vio bangun sayang sadarlah sayang aku mohon bangun sayang....banguuuuuuunnnnn viiiiiioooooo....hiks...hiks..." tangis Kevin pecah dan tatapan tajamnya menatap tisya
"Kau sungguh iblis berwajah manusia aku akan pastikan suatu hari nanti aku akan membalas semua yang telah kau lakukan padaku"
"heh kau mau membalas ku mimpi "Lattisya mengarahkan pistol kearah Kevin dan...
"Dorr...dorr...dorr"Kevin tumbang bersama kekasihnya
"Keviiiiiiinnnnnn "teriak franz.
"bunuh saja aku jangan sakiti keluarga ku"
tentu aku akan membunuhmu setelah aku mendapatkan apa yang ku mau"
" bawa dia pergi pemeriksaan"
"baik" jawab Alex
"Dan jangan lupa bakar rumah ini,buat seolah olah kebakaran akibat korsleting listrik"
"baik master"
Lattisya bergegas keluar dengan keadaan yang memang masih mengerikan darah di seluruh tubuhnya membuat siapapun yang memandang merasa mual dan ingin muntah,Hal seperti itu sudah biasa terjadi,dan menjadi pemandangan menarik bagi semua anak buahnya.
__ADS_1
Tisya sampai di mansion sekaligus markasnya di Jerman.Dia langsung bergegas mandi untuk membersihkan diri.Selesai mandi tisya langsung mengambil HP nya di laci dia mendial nomor sang kekasih.
"hallo sayank"
"....."
"benarkah,,,aku akan segera pulang tenang saja,,,,aku akan membawakan mu hadiah"
"....."
"rahasia sayang ....tidurlah sayank aku juga akan istirahat Love you sayank"
"...."
Tisya langsung mematikan telfonnya.karena sendari tadi Alex sudah berdiri di depan pintu kamarnya.
"ada apa"
"besok aku akan pulang tenang saja,bagaimana pemeriksaan nya "
"cocok dan bisa di lakukan operasi"
"oke bagus berarti pulang dari sini kita langsung saja adakan Operasi untuk Ray"
"Ya"
************
Malam sudah mulai menunjukkan keindahan Di malam yang penuh bintang tersebut Lattisya bergegas menuju rumah utama disana dia sudah di tunggu oleh Deddy.
__ADS_1
"malam nona muda"sapa panjaga
" malam paman dimana Deddy?" tanya tisya
"di dalam kedatangan nona sudah di tunggu oleh tuan besar sedari tadi"
"baik"
Tisya lekas masuk kedalam mansion dilihatnya sosok pria setengah baya yang sedang duduk di sofa
"Daddy,I Miss you so much"
"Tau pulang juga kamu " Figo Thorpe memasang wajah cemberut memandang putri kesayangannya itu
"oh ayolah ded,aku memang sibuk dan tak punya waktu"
" sampai kapan kau akan sibuk terus kapan kau akan menikah aku sudah tua ingin menimang cucu" cerocos Figo yang terus mendesak tisya menikah
" aku akan menikah setelah kekasihku sembuh ded"papar tisya.figo sedikit terkejut dia tidak percaya putrinya punya kekasih.
" benarkah"
"benar aku akan menikah setelah kekasihku seselai melakukan operasi"
"operasi ?memangnya dia sakit apa"
"dia hanya operasi mata ded,tenang saja "
"baiklah kali begitu bawa dia kemari setelah sembuh" ujar figo
__ADS_1
"baik"sahut tisya
Tisya akhirnya memutuskan untuk tidur di rumah utama dan menemani sayang Deddy untuk beberapa hari sebelum dia kembali ke Scotlandia.