CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
KALUT


__ADS_3

Entah perasaan apa yang tengah menyelimuti hatiku,ada rasa khawatir yang tak beralasan tengah mengganjal dalam benak ku.Aku merasa akan ada badai besar menghantam rumah tangga ku,ada perasaan tak menentu saat pertama aku menginjakkan kaki di kota Perth skotlandia ini,kota yang akan menjadi tempat tinggalku saat ini.


“Sayank bagaimana dengan rumah yang aku siapakan ini apa kau suka?” tanya Ray


“.......”


“apakah rumah ini akan menjadi tempat tinggal kita???mengapa ada perasaan tak enak saat melihat rumah ini????”


“Sayank???Apa kau tak suka dengan rumah nya???”tanya ray sambil menyentuh pundak tisya yang tampak melamun


“ah apa maaf aku melamun tadi???”ujar tisya tergagap


“apa kau tak suka dengan rumahnya???”tanya ray


“aku suka ini sangat indah hehehe” ujar tisya sambil tersenyum


Ray hanya menyunggingkan senyum nya


Rumah minimalis bergaya victoria modern itu akan menjadi tempat tinggal mereka bertiga tisya tidak di ijinkan untuk membawa baby sitter dan pengawal hal itu ray lakukan dengan alasan dia ingin tisya belajar mengurus rumah tangganya sendiri.


Tapi ray tidak membatasi kegiatan tisya untuk menjadi seorang model,ya sekarang tisya tengah menggeluti bidang modeling untuk urusan perusahaan tisya pasrahkan kepada ray. Sedangkan pusatnya yang di jerman dan di paris dia pasrahkan kepada alex.


Mungkin banyak yang bertanya mengapa tisya tidak menyerahkan semuanya kepada ray karena dia masih menyimpan sebuah rahasia yang belum terpecahkan.


...************...

__ADS_1


Malam pun tiba......


“bagaimana rasa masakanku???” tanya tisya saat melihat Ray mulai memakan hasil masakan tisya


“ini enak sayank serius,coba kamu rasakan” ujar ray yang begitu lahap memakan masakan tisya


Tisya hanya tersenyum simpul


Mereka makan dengan lahap sedangkan baby ester sudah tidur sebelum tisya memasak


Selesai makan malam bersama.....


Mereka beranjak ke ruang keluarga sambil tisya mengambil baby ester dari dalam boks baby....


“sayank sepertinya aku membutuhkan seorang asisten disini untuk membantu ku mengurus semua pekerjaan”ujar ray


“david aku suruh pegang anak cabang yang di edinburg sayank”jelas ray


“oh...lalu kenapa kamu tidak langsung mencarinya saja??? kenapa malah mengatakannya padaku???”tanya tisya sedikit curiga


“iya aku hanya meminta saran darimu kalau seandainya aku memiliki seorang asisten perempuan apa boleh????” tanya ray hati hati


Tisya menatap wajah sang suami dengan mata memicing “tumben kau ingin punya asisten perempuan???”tanya tisya


“iya itu karena dia punya skill yang aku rasa cocok untuk kelangsungan perusahaan kita,jadi karena itu pertimbanganku,bagaimana???”jelas ray gelagapan

__ADS_1


“ya aku terserah saja padamu”ujar tisya


“jadi kamu tidak keberatan???” tanya ray


“tidak,asalkan besok kamu suruh dia menghadapku” ujar tisya


“baiklah sayank terimakasih”


Mereka pun kembali menonton tv sambil bercanda dengan baby ester yang tampak begitu menggemaskan.saat tengah asik bercanda ray di kagetkan oleh suara dering ponselnya dia melihat nomor yang tertera dia angkat dan beranjak menjauh dari tisya dan baby ester


 “ya hallo”


“oh honey aku sangat merindukan kamu” ujar seseorang dengan nada manja dari sebrang sana


“aku juga honey”ujar ray singkat sambil terus memantau tisya dan anaknya yang tengah bercanda ria


“kapan kita bisa bertemu sayank?” tanya nya


“besok kita bisa bertemu sayank, kau sudah tidak sabar rupanya” ujar ray


“tentu aku sangat merindukanmu kau tau itukan” ujar sang wanita


“aku tau sayank”ujar ray dengan mata terus fokus pada tisya dan ester


“besok kau akan bertemu dengan tisya aku harap kau tidak membuatnya curiga” ujar ray

__ADS_1


“baiklah,sampai jumpa besok” ujarnya dan langsung menutup teleponnya


“sepertinya rencanaku berjalan dengan sangat mulus”


__ADS_2