CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MALAPETAKA


__ADS_3

Seperti biasa tisya tampak di sibukkan dengan kegiatanya menjadi ibu rumah tangga, Memasak,menyapu,mengepel, menyiapkan segala keperluan baby ester dan ray semua tisya lakukan dengan sepenuh hati dan ketulusan dia ingin menjadi seorang ibu dan istri yang sempurna untuk Ray dan baby ester...


Tak ada kata keluhan seperti awal kedatangannya ke kota Perth,sekarang tisya bisa membagi waktunya dengan sangat cermat...


"Ray???kau sudah bangun????baru saja aku akan pergi keatas untuk membangunkanmu tapi kau sudah bangun duluan rupanya,Apa kau akan berangkat pagi????" ungkap tisya saat melihat sang suami yang tengah menuruni anak tangga


"Tidak sayank...hari ini aku absen ke kantor masih capek akibat lembur tadi malam" ujar ray sambil mendekat kearah meja makan


"oh begitu"ujar tisya ber oh ria


Hening...


Ray duduk dan sarapan bersama sang istri,baby ester masih belum bangun mereka makan dengan nikmat dan lahap...


Selesai makan tisya berpamitan pada Ray karena hari ini dia akan pergi pemotretan...


"Sayank hari ini aku ada pemotretan jadi aku akan pergi setelah ini" ujar tisya


"Pemotretan??? oh baiklah...apa kamu akan membawa baby ester juga???" tanya ray


"iya baby ester ikut bersamaku" ujar tisya


"sebaiknya baby ester di rumah saja sayank biar aku yang jaga" saran ray


"Nanti kamu repot sendiri sayank,kalau baby ester lapar bagaimana??? kamu tenang saja ada zue yang akan mengurus baby ester" jelas tisya


"oh baiklah kalau begitu" ujar ray


"Kira kira kamu pulang jam berapa sayank???" sambung ray


"mungkin agak malam sayank,Soalnya ini di dua tempat" ujar tisya

__ADS_1


"oh baiklah" kata Ray


"Akhirnya aku punya kesempatan untuk menghabiskan waktu bersamanya"


Selesai berberes Tisya melangkah keatas guna membangunkan baby ester dan memandikannya,setelah itu dia bergegas mandi..


Sedangkan Ray tampak asik bertukar pesan dengan seseorang lalu dia pun beranjak dari tempat duduknya untuk menemui tisya..


Tampak tisya selesai,mandi dan sedang mengeringkan rambutnya yang basah...


"Aku akan tidur kembali sayank" ujar Ray


"Baiklah selamat beristirahat di rumah sendiri sayank" ujar tisya sambil tersenyum dan menadapat balasan senyum dari ray pula...


Tisya sudah berdandan rapi dan segera menggendong baby ester dia juga pamit ke ray akan berangkat saat itu juga..


"Aku berangkat dulu ya Ray" ujar tisya sambil mencium pili sang suami


Tisya melangkah pergi dari kamarnya, Terdengar suara mesin mobil yang meninggalkan pelataran rumah...


selang beberapa saat terdengar suara dering ponsel milik Ray dengan segera Ray meraih ponselnya dan...


"Ya...dia sudah pergi apa kamu sudah berangkat???" tanya ray


"...."


"baiklah nanti hati hati saat berangkat" ujar ray lalu mematikan teleponnya


Dilain sisi Tisya tengah melajukan mobilnya ke lokasi yang sudah Alex kirim....


15 menit kemudian tisya sampai di lokasi yang di tuju...

__ADS_1


"Lex udah lama lo di sini" sapa tisya


"Ya lumayan lah,lo udah sarapan???" tanya alex


"Sudah barusan,kita jadi berangkat sekarang" kata tisya


"Oke kita satu mobil aja biar nanti mobil lo di bawa anak buah kita ke lokasi juga" ujar alex


"baiklah gue ngikut lo aja" ujar tisya


Alex mengambil alih baby ester dan berjalan ke mobil mereka perjalanan dari tempat alex menunggu tidaklah terlalu jauh dari lokasi pemotretan tisya sekitar 10 menit mereka sudah sampai di lokasi yang akan menjadi tempat pemotretan...


Sesampainya di lokasi tisya tampak sedang mencari botol susu dan pompa ASI miliknya...


"Oh god!!!" ujar tisya sambil menepuk jidatnya


"kenapa???" tanya alex


"botol sama pompa ASI gue ketinggalan di rumah" ujar tisya


"yaudah biar Zue yang ambil" ujar alex


"tidak usah biar gue aja yang pulang ngambil, soalnya di rumah ada Ray yang lagi istirahat " ujar tisya


" baiklah" ujar alex


Tisya langsung melangkah ke mobilnya guna mengambil botol dan pompa ASI miliknya...


Deg..deg...deg..


Jantung ray berdenyut nyeri saat menatap punggung Tisya....

__ADS_1


"entah mengapa hatiku sangat sakit sya,aku merasa akan ada hal besar yang memisahkan kita" gumam Alex dalam hati yang tak terasa membuat air matanya menetes tanpa sebab yang pasti


__ADS_2