CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
BERDAMAI DENGAN HATI


__ADS_3

"R-ray..." gumam tisya dengan suara tercekat di tenggorokan...


Tisya terdiam di ambang pintu ruangan Ray dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat...


"Ray...kenapa kau seperti itu..." ujar tisya tak percaya dengan apa yang dia lihat..


"Miss tisya!!!!" ujar Alice sambil membetulkan bajunya


"Kau lembur juga???"tanya tisya


"iya miss saya lembur membantu Mr. Ray" ujar alice dengan sedikit gugup


" oh baiklah lanjutkan saja pekerjaanmu" ujar tisya


"Baik miss saya akan kembali keruangan saya saja" ujar Alice


" Tidak usah kau lanjutkan saja di sini" kata tisya


Alice hanya mengangguk patuh...


"Hufff...untung Satpam sialan itu mengabariku dengan cepat...kalau tidak habislah kita berdua" gumam Alice dalam hati


Alice menatap layar laptop dengan seksama dia mulai melakukan pekerjaannya...


Sedangkan Tisya menghampiri Ray dan duduk di samping sang suami yang tengah terlelap damai...


"Bisa-bisanya kau bilang lembur tapi ternyata malah molor di sini dan membiarkan sekretarismu yang mengerjakan pekerjaanmu dasar kau ini"gumam tisya sambil mencubit hidung mancung sang suami...


"Ray...bangunlah apa kamu tidak mau melanjutkan pekerjaanmu" ujar tisya di telinga sang suami

__ADS_1


"Ughh...sebentar sayank aku masih ngantuk...ayo kita tidur lagi..." ujar ray dengan mata terpejam


Deg...


Deg....


Alice menegang di tempat mendengar Ucapan Ray...


"Oh tuhan apa yang ray lakukan kenapa dia sampai mengigau seperti itu...entah apa yang di pikirkan tisya sekarang" gumam Alice sambil mencuri pandang ke arah tisya yang hanya diam tanpa ekspresi


Detik berikutnya...


Tisya tersenyum...


"Ha mengapa dia tersenyum apa dia menyadari sesuatu???" gumam alice yang mulai panik dia masih belum siap untuk ketahuan selingkuh dengan Ray


"Kau manis sekali meskipun tidur kau masih bisa merasakan sentuhanku dan peka akan kehadiranku" gumam tisya dalam hati


"Alice " panggil tisya


Deg...deg ...deg...


"I-iya" ujar alice terbata


"Tamat sudah dia menyadari sesuatu tentangku dan ray" gumam alice dalam hati yang sudah sangat cemas


"Kemarilah " ujar tisya


Alice melangkah mendekat kearah tisya...

__ADS_1


" Kau sudah makan???" tanya tisya


"Hah???apa???" tanya alice seperti orang bodoh


"Kau sudah makan???" tanya tisya kembali


"Belum miss"sahut alice


" kalau begitu tunggulah disini dan jaga putriku aku akan pesan makanan" ujar tisya lembut


"Tapi miss pekerjaanku belum selesai" ujar Alice


"Biar aku yang menyelesaikannya.kau makanlah dulu dan jaga putriku" ujar Tisya sambil tersenyum lembut


"Baik miss" jawab Alice


Tisya beranjak dari tempat duduknya,dan alice duduk di dekat baby ester.Tisya tampak mulai memahami semua rancangan kerja milik Ray dengan cekatan tisya mengotak atik laptop milik Ray dia mengerjakan semua rancangan kerja dan kontrak kerja milik sang suami...


Alice mengamati wajah serius milik tisya ada rasa iri dalam benaknya...


"Apakah karena kecerdasan dan kecantikanmu yang membuat semua mata lelaki tak dapat berpaling darimu????Mengapa kau selalu lebih unggul dariku??? Semua pria yang ku cintai semuanya tunduk dan memuja dirimu...Kau selalu menjadi wanita pertama yang menduduki hati setiap pria yang kucintai... pertama Marcell dan sekarang Raynando mengapa aku selalu menjadi yang kedua??? mengapa harus kau yang menjadi wanita pertama??? aku sangat benci jika harus mengakui segala keunggulan yang kau miliki" gumam Alice dalam hati


Alice menahan sesak dalam dadanya,dan tanpa dia sadari di mencubit kaki milik ray..


Ray yang tengah tertidur langsung menjingkat kaget...


"aww sakit sayank kenapa kau mencubitku" ujar ray tanpa sadar langsung terbangun dan menatap kearah Alice


Alice mendelik horor menatap kearah ray dan berpaling menatap tisya yang tengah menatap tajam kearah mereka berdua....

__ADS_1


Akankah ini akhir untuk keduanya????


__ADS_2