CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
JERMAN


__ADS_3

Setelah malam romantis yang mereka lewati,Sekarang mereka akan berangkat pergi ke jerman dengan membawa baby ester.


"sayank apa semua keperluan baby ester sudah siap???" tanya ray sambil mengancingkan kemejanya


"Tentu saja sudah" ujar tisya cuek


"Ada apa sayank???" ujar ray sambil memeluk tisya dari belakang


Tisya hanya mendengus "kamu hanya bisa memeriksa,tapi tak pernah membantuku menyiapkannya,huh" ujar tisya menggerutu


"Baiklah maafkan aku sayank jangan cemberut gitu dong..." ujar ray sambil memeluk sang istri dari belakang


"Hufff baiklah aku tak akan bisa marah jika kamu bersikap manis seperti ini" ujar tisya


"baiklah kalau begitu mari kita berangkat sayank"


Mereka berdua pun pergi ke kamar baby ester dan akan segera berangkat ke bandara.Ya tisya memilih untuk membeli tiket pesawat dari pada memakai jet pribadinya.Hal itu di karenakan Ray tidak ingin tisya berhubungan dengan dunia mafia kembali.


...***********...


Singkat nya mereka sampai di jerman setelah perjalanan panjang yang cukup memakan waktu.Untungnya baby ester tidak terlalu rewel jadi Ray dan tisya tidak terlalu capek.

__ADS_1


Saat mereka sudah mendarat anak buah figo sudah standby menunggu mereka di bandara. Mereka di persilahkan masuk kedalam mobil yang sudah figo siapkan.


Perjalanan dari bandara ke Mansion figo hanya memakan waktu 25 menit hingga mereka sampai disana.


Figo nampak sumringah melihat cucu pertamanya,dengan penuh antusias figo menggendong sang cucu


"Oh cucuku sayank akhirnya aku melihatmu, Maafkan kakek yang tak bisa datang saat kelahiranmu ya princess kecilku"ujar figo sambil mencium pipi gembil sang cucu


"Daddy apakah kau tak ingin membiarkan kamu masuk???" tegur tisya dengan mengangkat sebelah alisnya


"Kalau kau ingin masuk,masuk saja siapa yang tak membiarkanmu masuk,heh" ujar figo sambil menimang sang cucu,Tisya hanya bisa memutar matanya malas mendengar ucapan sang ayah,sedangkan Ray hanya bisa tersenyum melihat interaksi mertua dan istrinya itu terasa sangat menggelikan.


Merekapun berbincang bincang sebentar guna melepas rindu.


"baiklah istirahatlah kalian pasti capek biar baby ester dengan kepala pelayan anna " ujar figo


" baiklah dad kami ke atas dulu" ujar tisya


"nanti setelah makan malam daddy ingin bicara dengan mu" ujar figo


"baik" sahut tisya

__ADS_1


Saat sudah berada di kamar tisya langsung beranjak ke kamar mandi dan Ray merebahkan badannya di sofa sambil bertukar pesan dengan seseorang


Saat tisya selesai mandi Ray langsung mencecar nya dengan beberapa pertanyaan


"Sayank apa yang ingin daddy bicarakan dengan mu???apa itu menyangkut kita??? atau daddy tau kau sudah keluar dari dunia mafia??? tapi apa daddy tau kamu seorang mafia???" tanya Ray


"jika kamu tanya seperti kereta api bagaimana aku bisa menjawabnya " ujar tisya


"Ah kamu mah gitu sayank"


"Sudalah sekarang kamu cepat mandi dan kita istirahat bersama aku sudah ngantuk dan capek" ujar tisya


Akhirnya dengan berat hati ray menuruti kata kata sang istri.


Malam pun tiba mereka pun makan malam bersama dengan tenang dan nikmat.Selesai makan Tisya dan Figo langsung masuk kedalam Ruang kerja figo untuk membahas sesuatu yang serius.Sesampainya di dalam ruangan....


"Apa tujuanmu datang kemari????" tanya figo serius


"apa aku tak boleh mengunjungi ayahku yang sudah tua renta ini???"sahut tisya enteng


"Aku serius tisya!!!! Jangan bilang kau datang karena ingin mengunjungi dia!!!! " tegas figo

__ADS_1


"Memangnya kenapa???" tanya balik tisya


"Ingat sya kau sudah punya Ray dan ester!!! jangan pernah kau bermain main lagi!!!!! lupakan dia!!!!" tegas figo ke pada sang putri


__ADS_2