CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MENDUNG


__ADS_3

Sejak pertemuannya dengan Alice beberapa hari yang lalu membuat suasana hati tisya seakan MENDUNG Ray seakan tidak peduli dengan pendapat tisya tempo hari...


Flashback on


Saat mereka sudah sampai dirumah....


“Ray aku ingin bicara padamu”ujar tiya


“ya katakanlah” ujar ray tampak masih fokus dengan ponselnya.


“Ray!!! Bisakah kau letakkan dulu ponselmu itu!!!!” ujar tisya dengan nada sedikit meninggi. Ray lantas meletakkan ponselnya


“katakanlah “ ujar ray dengan tatapan serius


“aku tak setuju dengan seretaris barumu”ujar tisya tegas


DEG...ray tampak sedikit terkejut,namun secepatnya dia rubah ekspresi wajah itu


“mengapa kamu tidak setuju???apa alasannya????” tanya ray


“aku tidak suka dengannya “ ujar tisya


“ketidaksukaan itu bukan sebuah alasan tisya,jangan hanya karena kau tidak suka kau mengesampingkan ketangkasannya dalam bekerja,yang kita butuhkan adalah skill nya, kau paham”ujar ray

__ADS_1


Tisya tidak berkutik setelah mendengar penjelasan ray,tisya hanya bisa pasrah...


Flashback off


“hufft”helaan nafas tisya terdengar sangat kasar


Saat tengah asik melmun dan menatap pemandangan luar,tisya di kagetkan oleh dering ponselnya...


“Ray??? kenapa dia menelpon di jam segini????” gumam tisya dalam hati lalu mengangkat panggilan tersebut


“ya ray kenapa???” tanya tisya


“sayank hari ini aku lembur tak bisa pulang,jadi tak apa kan???”kata ray


DEG...DEG....


“terimakasih sayank” ujar raylalu menutup panggilannya


Mengapa hatiku  berdenyut nyeri saat ray mengatakan akan lembur kerja ???ada apa dengan ku ???? kepalaku di penuhi oleh pikiran negatif... oh tuhan semoga ray memang bekerja tidak melakukan hal yang aneh aneh...


Dilain tempat...


"aahhhh..kau begitu nikmat sayank.." suara ******* aneh mengisi sebuah ruangan perkantoran

__ADS_1


"Yesss honey...ahh aku akan k*lu*r sayank..." sahut sang wanita


Suara decitan sebuah meja menghiasi ruangan yang tampak sunyi dan remang remang....


"Malam ini kita nikmati kebersamaan kita sayank..."ujar sang pria yang masih terengah engah


"Iya ray ini dalah malam kita" ujar sang wanita


"Tapi Alice maaf kita tak bisa meninggalkan kantor,agar semua orang tidak curiga akan hubungan kita" ujar ray sambil membelai rambut panjang sang wanita pujaannya


" Tidak masalah sayank ini sudah lebih dari cukup asalkan kau selalu bersamaku" ujar alice sambil mengeratkan pelukannya pada ray


Karena kelelahan Ray dan Alice tertidur di sofa panjang dengan keadaan telanjang...


Sedangkan Tisya tampak sedang bersiap siap untuk pergi kekantor sang suami,dia ingin membuktikan bahwa semua pikiran negatifnya tentang sang suami itu salah...


"Aku harus menemui ray,untuk menghilangkan semua pikiran negatif ini" gumam tisya


Dia membawa baby ester ke kantor sang suami.Tisya mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dia ingin segera sampai di kantor sang suami


15 menit dia baru tiba di pelataran perkantoran sang suami.dia beranjak dari mobilnya sambil menggendong baby ester dia berjalan cepat keruangan sang suami...


Sesampainya di depan lift dia menekan angka ke lantai yang menjadi ruangan khusus sang suami.Hingga dia sempai di depan ruangan sang suami dengan kemantapan hati yang sudah tertata dan detak jantung yang memang sudah berpacu kencang tisya mendorong pintu ruangan sang suami...

__ADS_1


Hingga....


"R-ray..." gumam tisya dengan suara tercekat di tenggorokan...


__ADS_2