
Tak terasa semakin hari semakin harmonis hubungan keduanya.Louis mulai menunjukkan perasaan cintanya pada Agatha dan begitu juga sebaliknya.
Kedua insan yang tengah di mabuk asmara itu seolah telah lupa akan luka dan derita yang pernah mereka alami.Kini mereka benar-benar menjalankan biduk rumah tangga dan menjalankan peran orang tua yang saling melengkapi bagi putri kecil mereka.
Waktu terus yang berjalan hingga saat ini mereka tengah merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke 2 tahun.
Kebahagiaan terus terpancar dari wajah keduanya,Mereka mengadakan pesta sebagai bentuk rasa syukur keduanya.
"Happy anniversary sayang" kata Louis sambil memberikan sebuah kado dan buket bunga pada Agatha
"terimakasih suamiku" jawab Agatha malu malu
"Wah wah wah lihat mereka yang masih seperti pengantin baru ini" ejek Albert
"memang kenapa ??? jika kau iri segeralah menikah Al" sahut Louis cuek sambil memeluk sang istri
"Ya ya ya aku memang akan menikah tapi harus menunggu Serra lulus dulu" sahut Al pada Louis
Saat mereka tengah asyik mengobrol tiba tiba datang rekan bisnis Louis bersama istrinya guna memberikan ucapan selamat pada mereka berdua
"Mr.Louis dan Miss Agatha selamat ya atas ulang tahun pernikahan kalian semoga langgeng hingga akhir hayat" ucap Mr.Veer sambil menjabat tangan keduanya
"Terimakasih Mr.Veer" jawab Louis sambil tersenyum dan menerima jabatan tangan Mr.Veer
"Ngomong ngomong Miss Agatha kapan akan menambah momongan lagi??? saya kira putri anda sudah cukup umur untuk mendapatkan seorang adik" tanya istri Mr.veer
Mendengar pertanyaan itu membuat Agatha sedikit bingung untuk menjawab.Melihat sang istri seperti terpojok Louis dengan berani menyela pertanyaan dari istri Mr.Veer
__ADS_1
" Kami tidak terburu buru lagi pula putri kami juga masih membutuhkan kasih sayang yang cukup dari kami.Maaf nyonya tapi pertanyaan anda sedikit menyentuh perasaan sensitif istri saya" jawab Louis dengan nada yang tegas
"Oh maafkan istri saya mr.louis dia tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan istri anda" jawab Mr.Veer dengan rasa bersalah
"Oh tidak apa Mr.Veer anda tidak usah merasa bersalah saya tidak apa apa.ada benarnya juga apa yang di katakan istri anda" jawab Agatha guna mencairkan suasana
Akhirnya Mr.Veer dan sang istri ijin undur diri terlebih dahulu kepada Agatha dan Louis.
"Kamu tidak apa apa sayang???" tanya Louis pada sang istri
"aku baik baik saja sayang" jawab Agatha
Pesta pun berjalan sempurna.Saat para tamu dan sanak saudara telah pamit undur diri Agatha dan Louis lantas kembali ke kamar yang telah di sediakan pihak gedung untuk mereka berdua.
"Aku akan mandi dulu sayang" pamit Agatha yang hanya di jawab anggukan oleh louis
"Maaf kan aku Louis.... maafkan aku...." gumam Agatha sambil menunduk dalam
ada perasaan menyesal dan bersalah pada sang suami,dia tidak berani untuk berkata jujur pada sang suami takutnya suaminya akan marah dan meninggalkan dirinya lagi
Di lain sisi ada perasaan mengganjal di hati Louis,ada banyak pertanyaan di benaknya. Tapi dia juga takut untuk bertanya pada sang istri.Namun setelah dia menimbang nimbang lebih baik dia mengutarakan isi hatinya.
Saat Agatha keluar dari kamar mandi Louis langsung memanggilnya guna mengutarakan isi hatinya
"Sayang kemarilah sebentar" kata Louis yang tengah duduk di tepi ranjang
"ada apa ???" tanya Agatha seraya menghampiri sang suami
__ADS_1
"Ada yang ingin aku katakan" kata Louis saat sang istri baru saja duduk di sampingnya
"apa??" tanya Agatha bingung
"sebelumnya aku minta maaf sayang,tapi pertanyaan ini selalu menjadi ganjalan dalam hatiku" kata Louis
" baiklah katakan saja aku tidak akan menghindar ataupun marah" jawab Agatha
" apa kamu tidak ingin memberikan adik untuk cleona??" tanya Louis
Deg ...
Pertanyaan yang selama ini di hindari oleh Agatha akhirnya harus dia jawab
"Tuhan apa yang harus ku katakan ??? haruskah aku mengakuinya???" gumam Agatha dalam benaknya
" sayang" panggil Louis menyadarkan Agatha dari lamunannya
"aku ingin sekali memberikan adik pada cleona sayang,aku juga ingin mengandung buah cinta kita,Tapi...." kata Agatha menggantung
"Tapi apa???" tanya Louis penasaran
" aku sudah terlanjur menjalani operasi pengangkatan rahim" kata Agatha jujur sambil meneteskan air mata
"apa ???" Louis tidak percaya dengan apa yang sudah di katakan sang istri
" maafkan aku Louis "kata Agatha sambil menangis pilu
__ADS_1