
Waktu berjalan begitu cepat hari pernikahan Ray dan Tisya pun sudah tiba.Saat ini mereka sudah berada di resort tempat mereka besok akan mengucap janji suci pernikahan,resort ini terletak di sebuah pulau pribadi milik keluarga Thorpher,Ray tidak habis pikir berapa kira kira kekayaan sang calon istri? ketika benak Ray bergejolak bertanya tanya kini dia di kagetkan oleh panggilan Vidio dari sang calon istri.
" baru saja aku memikirkan kamu sayank" ujar Ray memulai pembicaraan.
"oh ya,kamu mikirin apa?" tanya tisya
" mikirin...." Ray menggantung kan kata katanya masak iya dia kan bilang jika memikirkan harta milik sang calon istri? bisa di cap matre dia nanti.
" Ray kamu kenapa?"tanya tisya saat mengetahui sang calon suami sedang melamun
" kamu rindu sama aku" tanya tisya lagi
" hahaha iya aku rindu banget sama kamu"ujar Ray sekenanya.mendengar hal itu tisya langsung tersenyum dan
"baiklah aku tutup dulu " kata tisya dan mematikan sambungan telfonnya
"ak-" belum sempat Ray berbicara tisya sudah memutus sambungan telepon nya " belum juga selesai udah di matikan" gerutu Ray dan Ray langsung melempar hpnya di atas tempat tidur.
__ADS_1
Saat akan merebahkan tubuhnya ke tempat tidur Ray di kejutkan oleh mengetuk pintu balkon hal itu membuat Ray sedikit merinding.
"siapa yang mengetuk pintu balkon" gumam Ray.
"masak iya resort sebagus ini ada hantunya" sambil bergidik.ingin Ray pergi melihat tapi dia juga takut akhirnya dia biarkan malah sekarang dia masuk kedalam selimut nya.
setelah beberapa saat ketukan pintu sudah tidak terdengar lagi.Ray pun membuka selimut nya alangkah terkejutnya dia saat
"hantuuuuuuuuu"teriak Ray terkejut membuat seseorang di sebelahnya menutup telinga
" kamu mengejutkan diriku sya" ujar Ray yang masih terkejut.
" katanya rindu, makanya aku datang" jelas tisya
" bagaimana bisa kamu datang kesini dan bagaimana kamu bisa masuk?" tanya Ray heran.
" a-a-aku masuk pakai tangga dan pakai kunci cadangan hehe" ujar tisya tergagap,jelas menyusup adalah keahliannya dia bisa keluar masuk sesuka hati dengan kepiawaian nya dalam menyelinap.
__ADS_1
"ooohhhh"Ray hanya ber oh ria.
"untung Ray percaya "dalam benak tisya
" ya sudah sekarang kamu kembalilah aku sudah tidak rindu,kamu istirahat lah besok kita akan menikah" ujar Ray enteng
tisya terbelalak mendengar ucapan Ray dengan susah payah dia memanjat dinding hingga sampai balkon dan menyusup seperti pencuri sekarang di suruh balik kamar.
" gak mau aku mau tidur di sini" ujar tisya sambil menggulung tubuhnya dengan selimut.
" tapi...." Ray sudah tidak bisa apa apa karena tisya sungguh keras kepala dari pada ribut dengan sang calon istri mending tidur bareng aja lah toh dia juga gak rugi kan hehehe.
...********...
Keesokan paginya Ray di kejutkan dengan ketukan pintu dari Rena sang ibu.Ray yang setengah sadar berjalan menuju pintu dan membukanya.
" Ray kamu belum mandi? ayo cepat mandi hari inikan hari pernikahan kamu.cepat ke kamar mandi biar mama yang membersihkan kamarnya.tisya pasti sudah dandan sekarang" mendengar kata tisya dia baru sadar bahwa tadi malam dia tidur bersama tisya.Otomatis Ray langsung menoleh kearah tempat tidur nya yang ternyata sudah kosong.Dalam batin Ray" cepat sekali pergerakannya tisya bisa menyusup dan keluar tanpa ada jejak yang di tinggalkan" tapi Ray tidak ambil pusing dia langsung melangkah menuju kamar mandi.
__ADS_1