
Ray sampai di hotel yang dituju,dia langsung memarkir mobil nya di basemen hotel lalu dia berjalan menuju lobi dan menunjukkan nomer kamar yang di pesan.Recepsionis langsung memberikan kunci kamar dan Ray langsung berjalan menuju kamar yang di pesan.
Setiap gerak gerik yang Ray lakukan sudah ada seseorang yang memantau melalui sebuah kamera yang di pasang di baju sang bawahan yang nantinya dia hanya tinggal melihat melalui laptop pribadinya sudah dapat mengetahui dengan siapa saja Ray bertemu.
Namun yang namanya rubah pasti selalu memiliki trik licik untuk mengecoh sang mangsa.
"Maaf sayank ku tapi sepertinya aku lebih cerdas darimu hehehe"gumam Ray dalam hati.
Ya Ray tau bahwa sang istri sudah mulai menaruh curiga padanya oleh sebab itu dari sekian banyak tempat penginapan Ray memilih hotel A karena ada salah satu kamar yang terhubung dengan kamar lainnya,itulah mengapa dia sering menginap disini karena dia sendiri yang mendesain kamar tersebut,karena Ray adalah investor di hotel tersebut jadi dia memiliki hak istimewa disana.
Saat sudah sampai di dalam kamar Ray di kagetkan oleh sepasang tangan melingkar di perutnya.
__ADS_1
"Kamu bikin aku kaget saja" ucap Ray
"Aku rindu sayank" ucap Alice dengan nada manjanya. Ray mulai melonggarkan pelukan Alice lalu berbalik menghadap Alice.
"Aku juga sangat merindukan mu" ujar Ray
"kamu akan lama kan disini???" tanya Alice
"aku tidak bisa lama sayank istriku mulai curiga"ujar Ray.
" Tidak semudah itu sayank,Jika aku menceraikan nya maka karirku akan hancur" ucap Ray.
__ADS_1
" Lalu apakah aku akan selamanya menjadi simpanan mu Ray???? TIDAK aku menolak itu,Aku ingin memiliki hubungan yang jelas denganmu Ray,,,,Kau bilang aku harus bertahan sampai anak mu lahir tapi sekarang kau ingin aku tetap menjadi simpanan mu,Kau egois Ray" ucap Alice dengan nada tinggi,emosinya terasa sudah berada di ubun-ubun,Dia merasa Ray sudah sangat menjatuhkan harga dirinya.
"Bukan begitu sayank,Kau Taukan aku hanya mencintaimu aku tidak pernah mencintai tisya dia hanya batu loncatan untuk ku agar bisa sukses jika nanti aku bisa lebih berkuasa di banding tisya aku akan lebih mampu melindungi mu dari tekanan yang akan tisya berikan,,,,aku mohon sayank mengertilah,,, bersabarlah sedikit" ujar Ray menenangkan Alice yang masih dalam pengaruh emosi.
"Baiklah aku akan bersabar untuk mu,Tapi jika nanti ternyata kau mengkhianati ku maka rasakan sendiri akibatnya" ujar Alice mengancam Ray
"Tentu sayank aku tidak akan mengkhianati mu,kau adalah cintaku" ujar Ray sambil mencium pucuk kepala Alice.
"Bisakah kita berolahraga dulu sayank,aku sangat merindukan sentuhan mu " ujar Ray sambil tersenyum menggoda.
Alice mengangguk menerima ajakan sang kekasih,dan pergumulan pun terjadi.Sepasang insan manusia saling meneguk manisnya madu tanpa memikirkan dosa dan hati dari seorang wanita yang tengah hamil tua itu.
__ADS_1
Sepasang kekasih yang tengah di mabuk asmara tersebut saling membelit,mengusap, dan bahkan menikmati setiap sentuhan sentuhan yang saling mereka berikan,Tanpa peduli keringat yang sudah bercucuran,nafas yang saling memburu beradu dengan suara decitan ranjang.mereka tidak memperdulikan hal tersebut yang terpenting hasrat keduanya tersalurkan.
Sungguh ironi Cinta yang berawal dari ketulusan harus terbalas dengan pengkhianat.