CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
PERCIKAN API


__ADS_3

Mentari mulai menampakkan sinarnya yang penuh dengan kehangatan,tisya tampak sedang sibuk menyiapkan sarapan untuk sang suami...


“hufff ternyata berat juga ya jadi ibu rumah tangga harus lari kesana kemari untuk menyiapkan segala keperluan suami,belum lagi kalau anaknya nangis haahh” gumam tisya Sambil menata makanan yang sudah jadi di meja makan  setelah smuanya beres dia bergegas keatas membangunkan sang suami yang tampak masih asik menggulung selimut tebal sambil mendekap baby ester.


“sayank bangunlah sudah pagi,apa kamu tidak bekerja?”gumam tisya sedikit berbisik sambil mengecup kening sang suami.


“sebentar lagi sayank ini tanggung aku masih ingin mendekap princess kecilku dulu”ujar ray sambil mendaratkan kecupan di ubun ubun baby ester.


“baiklah tapi ingat untuk segera bangun karena sarapannya akan dingin,aku mau mandi dulu”ujar tisya sambil melangkah pergi kemar mandi


15 menit berlalu...


Tisya tampak lebih segar setelah mandi,saat keluar dari kamar mandi ternyata ray dan baby ester sudah bangun dan tampak sedang menikmati cahaya mentari...


“sudah bangun ternyata”ujarnya pelan.


“sayank kamu cepatlah mandi nanti keburu terlambat” ujar tisya sambil ingin mengambil alih baby ester dari gendongan ray namunray menolak dan semakin mengeratkan pelukannya pada baby ester


“ray...” ujar tisya


“hari ini jadwalku tidak terlalu pada sayank,hanya akan melakukan wawancara pada salah satu calon sekretaris saja”ujar ray


“oh baiklah”kata tisya


“kau mau bertemu dengan nya???” tanya ray pada tisya

__ADS_1


“kenapa aku harus bertemu sekretaris barumu???” tanya tisya balik


“hanya berkenalan saja agar kau bisa dekat dan tak memiliki kecurigaan”ujar ray


“baiklah kalau itu mau kamu,jam berapa aku bisa bertemu dengannya???” tanya tisya


“jam 9 bagaimana”ujar ray


“oke” ujar tisya


Detik mulai berganti menit dan menit mulai berganti jam saat ini sudah menunjukkan pukul 9 pagi tisya tampak sedang asik bertukar pesan dengan seseorang,Hingga sapaan seseorang yang sangat ia kenal datang menghampirinya dengan seorang wanita berkacamata


“apa kamu sudah lama menungguku sayank???”tanya ray sambil mengecup pipi sang istri


“benarkah ???”


“iya” ujar tisya singkat masih belum bisa mengalihkan pandangan matanya dari layar ponsel


“kau serius sekali ???ada apa memang” tanya ray sedikit curiga


“tidak ada “ ujar tisya sambil menyimpan ponselnya kembali


Pandangan tisya jatuh pada seorang wanita di belakang ray,tisya tampak menyelidik dia seperti familiar dengan wanita di belakang ray.


“dia siapa???” tanya tisya pada ray

__ADS_1


“kenalkan dia sekretarisku” ujar ray


“selamat siang miss’ ujar wanita tersebut dengan membungkuk hormat,Tisya tampak masih mengamati


“ada apa dengan hatiku,kenapa aku merasa seperti ada sebuah percikan api yang akan membakar ku saat melihatnya”gumam tisya dalam hati


“ya, siapa namamu” ujar tisya mencoba mengontrol dirinya


“saya ALICIA ROWENA MORANO” ujar wanita tersebut yang ternyata adalah alice


DEG....


“mengapa jantungku berdenyut nyeri saat mendengar namanya?” gumam tisya


“apa kita pernah bertemu??” tanya tisya


“tidak miss saya tidak pernah bertemu dengan anda sebelumnya” ujar alice dan bergumam dalam hati” sialan apa dia mengenali diriku??”


“oh begitu ya...mungkin aku salah mengenali seseorang, kau terlihat sangat familiar untuk ku”ujar tisya sambil tak melepas tatapan tajamnya dari Alice


"Kita memang pernah bertemu si*lan"gumam alice dalam hatinya


"Sabar Alice kau harus menunggu saat yang tepat untuk menghancurkannya"lanjut alice dalam hatinya


"Mengapa hatiku tidak tenang,Oh tuhan semiga tidak ada badai yang akan menyerang rumah tanggaku" ujar Tisya dalam hati

__ADS_1


__ADS_2