
Setelah pergolakan yang sangat lama pada akhirnya mereka memutuskan pergi ke pusat kota guna membelikan baby ester susu formula
Sesampainya di depan swalayan Roob memerintahkan Robert untuk tetap di dalam mobil sedangkan Roob berjaga di luar Alex akan masuk membeli susu formula dan perlengkapan lainnya...
"Kenapa harus aku yang berada di dalam mobil????" tanya Robert
"Apa kau mau berjaga di luar ??? kau saja tak pandai menggunakan pistol !!! biarkan Roob yang berjaga di luar untuk membantuku jika ada yang aku butuhkan!!!!" ujar alex
"Huh baiklah" ujar Robert
Alex pun bergegas masuk kedalam pusat perbelanjaan sambil menggendong baby ester, banyak pasang mata yang menatap lapar pada alex tubuhnya yang proporsional di tambah wajahnya yang dingin mampu membuat semua wanita bertekuk lutut padanya
Sedangkan Roob dia berjaga di luar pusat perbelanjaan dia mengawasi dengan mata elangnya,Tak lama terlihat ada seorang polisi yang menatap curiga pada mobil mereka
Roob masih mengawasi namun dalam benaknya mengumpat "sial". Tak lama terlihat polisi tersebut mengetuk kaca mobil mereka. Roob masih tak bergeming di tempat beda halnya denga Robert yang berada pada situasi mencekam itu.
" Oh tuhan apa yang harus aku lakukan" gumam Robert dalam hati.
Keringat dingin sudah membanjiri wajah dan badannya dia sudah bergetar khawatir,jika dia buka polisi itu akan tau apa yang dia sembunyikan tapi jika tidak di buka maka akan semakin menambah rasa curiga di hati sang polisi,Ini sama saja seperti memakan buah simalakama baginya
__ADS_1
Dengan hati yang sudah mantap dia turunkan kaca mobil itu
"Ya" ujar Robert
"Maaf apa anda sedang menunggu seseorang???" ujar sang polisi
"Iya saya sedang menunggu saudara saya " jawab robert singkat sebisa mungkin dia menutupi rasa gugupnya
" Apa anda bisa menunjukkan pada saya kartu identitas anda???" tanya sang polisi
"buat apa??? apa aku melanggar lalu lintas ??? atau aku membuat kesalahan???" ujar robert sedikit mengulur waktu
"ada apa pak???" tanya alex yang tiba tiba berada di belakang polisi tersebut
"Saya hanya ingin memeriksa kartu identitas tuan ini???" ujar sang polisi
"Dia adik saya !!!!apa ada masalah???" tanya alex membuat polisi tersebut gelagapan
"Oh tentu tidak..."
__ADS_1
"Kalau begitu kami akan segera pulang permisi!!" ujar Alex langsung naik ke dalam mobil di susul oleh Roob
"oh ya baiklah" ujar sang polisi
Merekapun bergegas untuk segera melajukan mobilnya di dalam perjalanan...
"Kalian berdua sialan,hampir saja aku akan menjadi buronan polisi kalian sungguh tega mau mengorbankan diriku" omel robert
"Bukankah kita datang tepat waktu??? kau kan masih selamat kenapa mengomel begitu???" ujar Roob yang tak tahan dengan omelan sang saudara kembar
"Kalian bisa diam gak sih baby ester mau tidur ini!!!" ujar alex membuat semuanya diam
Setelah keheningan yang cukup lama di dalam perjalanan tiba tiba ada sebuah pesan masuk pada ponsel Roob yang membuat Roob menepikan mobilnya
"Lex tak ada lagi yang tersisa di jerman semuanya sudah di kuasai oleh para B*jingan itu dan papa figo juga sudah tewas di tangan mereka" lirih Roob yang membuat alex mengepalkan genggaman tangannya sedangkan Robert hanya bisa membekap mulutnya sendiri
"Sudah kuduga Roob semua akan terjadi lalu bagaimana dengan anak buahmu yang selamat???" ujar alex
"Entahlah lex aku sudah menyuruh mereka pergi jauh dan menyuruh mereka menyingkirkan segala jejak yang berhubungan dengan kita" ujar Roob
__ADS_1
"Tuhan apa yang harus kita lakukan sekarang???" ujar Robert yang merasa putus asa