CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MAWAR MERAH UNTUK YANG TERINDAH


__ADS_3

"Apa kabarmu???? sudah lama aku tak melihatmu dan mengunjungimu????Apa kau merindukan ku????" ujar tisya beruntun sambil memegang tangan dingin sang pria.


Tak ada sahutan dari sang pria yang tengah berbaring di atas ranjang.Tisya tampak berkaca kaca


"maaf..." hanya itu yang dapat tisya katakan, ada rasa penyesalan dalam benaknya namun tak dapat di pungkiri ada rasa sakit yang menusuk hatinya


"Jika saja kau tak mengkhianatiku,pasti kau masih ada di sini" lanjut tisya sambil membelai lembut pipi sang pria


Lagi lagi hanya ada keheningan tak ada sahutan dari sang pria.Tapi tisya tetap melanjutkan kata katanya

__ADS_1


"Bagaimana lukamu???? apa itu masih sakit??? atau apa kau kesspian disini??? katakan lah padaku apa yang kau butuhkan????"


Hening....


Tiba-Tiba.....


"Hahahahaha....Bagaimana bisa kau sebodoh ini tisya.....yang namanya mayat pastilah tidak akan bisa menjawab semua pertanyaanmu... hahahaha....Dia sudah mati dan kau masih memperlakukannya seperti orang yang sedang tidur...Lihatlah Jahitan di lehernya bukankah kau sendiri yang menjahitnya....kau sendiri yang menyambungkan kepala dan leher yang telah kau penggal hahahaha...Kau memang bodoh Tisya hahaha kau berbicara dengan mayat hahahaha" ujar tisya sembari berteriak dan tertawa seperti orang gila


Sungguh ironis mayat marcell tidak di kuburkan dengan layak oleh tisya,mayat itu malah di awetkan dan di dandani seperti seorang pengantin pria yang sedang tertidur Tisya sengaja melakukan itu alasannya hanya agar dia bisa melihat mayat sang mantan tunangan dan bisa mengenang segala kenangan manis dan kelam bersama nya.GILA. mungkin kata itu yang mampu kita sematkan untuknya.

__ADS_1


"Aku merindukanmu Marcell,aku rindu semua kata kata manismu...Kau tau marcell karena kelakuanmu di masalalu membuatku trauma dan selalu curiga pada suamiku...Aku selalu merasa jika dia tidak setia sama sepertimu... aku menderita karena rasa curiga... Kau menghancurkan segalanya marcell...Aku benci padamu tapi aku juga tak ingin melupakanmu... Kau masih ada di sudut hatiku marcell hahahaha" ujar tisya kembali terbahak


"Kau tau marcell kemarin aku bermimpi tentangmu...Kau datang padaku sambil meminta untuk di maafkan..aku sudah memaafkanmu tapi jika kau memintaku untuk menguburkanmu aku tak bisa karena tempat ini lebih layak dari pada kuburan untukmu hahaha lihatlah disini marcell banyak foto kenangan kita....Lihatlah aku menanam begitu banyak bunga mawar untukmu kau suka mawar bukan.. aku juga menamai tempat ini sebagai VILLA BLACK ROSES Villa impianmu...meski aku membencimu tapi aku masih sayank padamu marcell kau seharusnya bersyukur bisa di sayangi oleh ku...."


"Kau tau marcell klan mafia milikmu kini berdiri kembali aku ingin menghancurkannya tapi itu aku urungkan karena dia tidak mengusikku jika dia mengusikku maka aku akan membasmi habis para hewan kotoran itu"


Hening kembali melanda...


Tisya diam beberapa saat sebelum dia melanjutkan kata katanya....

__ADS_1


"Jika aku boleh jujur marcell aku masih menyimpan perasaan padamu...aku bersalah marcell maafkan aku....Jujur aku Mencintaimu saat pertama kita bertemu...Namun rasa cintaku padamu tak bisa sebanding dengan rasa cintaku pada Ray...Tak seharusnya aku membunuhmu karena itu juga kesalahanku akulah yang menyebabkanmu selingkuh karena aku tak bisa sepenuhnya mencintaimu.... maafkan aku marcell....aku akan menguburkanmu dengan layak hari ini..." ujar tisya sambil mengecup kening mayat mantan tunangannya dengan derai air mata dia berucap untuk yang terakhir kalinya....


"AKU MENCINTAIMU MARCELL" ujarnya sambil mengeluarkan setangkai mawar merah


__ADS_2