CINTA SEORANG MAFIA GIRL

CINTA SEORANG MAFIA GIRL
MISTERIUS


__ADS_3

"Jika kamu ingin tau keberadaan adik mu, Besok datang lah ke gudang terbengkalai di jl.X "


Rico Terngiang akan pesan yang tadi siang ia dapatkan dari nomor tidak dikenal.Benarkah orang misterius itu mengetahui keadaan sang adik beserta keluarga nya. Ada keraguan dalam benaknya mengenai kebenaran akan pesan tersebut.Karena terakhir kali ia mencari informasi tentang adiknya selalu nihil yang ada malah data tentang sang adik yang menjadi buronan karena segala bukti kebakaran dan pembunuhan di kediaman Mr.Jerk mengarah kepada sang adik karena hanya jasat sang adik yang tidak di temukan.


"benarkah sang adik masih hidup?tapi dimana sang adik selama ini bersembunyi?"


Beda halnya dengan tisya yang saat ini sedang mendidih otak dan darahnya karena sebuah pesan masuk.


"Jika kau tak ingin identitas mu terbongkar oleh keluarga dan suamimu Maka datanglah ke Jl.X yang terdapat sebuah gedung tua besok Ku tunggu kau disana karena aku juga punya segala rahasia perusahaan dan bisnis gelap mu,semua nya ada di tanganku"


Begitulah isi dari pesan misterius itu.


"kurang ajar siapa yang berani bermain main dengan ku" gumam tisya,Lantas dia segera menghubungi Alex

__ADS_1


"Lex gue punya misi buat Lo suruh semua anak buah kita untuk kumpul sekarang di mansion gue kita adakan rapat mendadak gue tunggu dalam 20 menit" ujar tisya langsung mematikan sambungan telfonnya.


"Sayank kok kamu ada di balkon,gak baik tau udara malam buat tubuh kamu apalagi sekarang kamu tengah hamil" ujar Ray di ambang pintu kamar.Tisya sontak menoleh ke sumber suara


" eh-mm aku lagi lihat bintang hehe" ujar tisya mencari alasan.


"oh ya udah yuk masuk" ujar Ray sambil menggiring tisya untuk masuk ke kamar dan menutup pintu balkon


" lho bukannya tadi kamu gak mau saat aku menawarkan susu,kok sekarang minta" tanya Ray heran


"ya karena aku pengennya sekarang,kamu gak mau buatin aku susu emang."ujar tisya cemberut


"ya udah aku buatin gak usah cemberut gitu" ujar Ray dan mencubit pipi cabi sang istri,lantas dia segera pergi ke dapur untuk membuatkan susu.Disaat Ray sedang membuat susu tisya dengan segera mengambil cincin yang di dalamnya terdapat obat bius. Cincin tersebut terlihat seperti cincin biasa tapi saat permata birunya di putar maka akan muncul sebuah jarum kecil yang berfungsi untuk menyuntik kan obat bius.Tisya langsung bergegas menuju ranjang kembali setelah mengambil cincin tersebut.Terdengar suara langkah kaki dari Ray.

__ADS_1


"Sayank ini susunya" ujar Ray dengan susu di tangannya.Tisya langsung menerima uluran tangan berisi susu tersebut dan meneguknya hingga tandas.


"Sayank peluk"pinta tisya


"ih manja banget sih" ujar Ray sambil langsung memeluk sang istri disaat berpelukan itu tisya langsung melancarkan aksinya dengan langsung membius Ray dengan cincin tersebut.Ray langsung terkulai lemas akibat bius dari sang istri.


"Maaf sayank tapi aku ada misi mendadak,muach" ucap tisya sambil membaringkan sang suami dan mengecup kening Ray.


Tisya langsung saja menuju Jalan rahasia yang menghubungkan mansion nya dengan ruang rahasia milik nya,tidak lupa dia juga mengenakan jubah kebesaran nya.


Ternyata di dalam ruangan rahasia sudah ada beberapa anak buah yang datang tinggal menunggu Alex dan juga lainnya.Selang beberapa saat kemudian Alex datang dengan anak buah lainnya.


"Salam hormat kami Queen" Alex memimpikan memberikan salam hormat kepada tisya.

__ADS_1


__ADS_2