
"Kau harus mengakhiri hubungan gilamu dengan j*l*ng sialanmu itu ray!!!!! sebelum tisya tau semua nya!!!! Kau tau siapa tisya bukan!!!!" ujar alex dengan tegas dan intimidasi.
"Apa maksudmu lex???aku tak mengerti???hal gila apa???" ujar ray berusaha tenang di hadapan alex
"Kau tak perlu berpura pura lagi ray!!!aku tau apa yang telah kau lakukan!!!!!Kau selingkuh dengan seorang wanita bernama Alice kan!!!! Jangan kira kau bisa menyembunyikannya dariku!!!!" ujar Alex dengan nada emosi
"Jadi kau sudah tau???"tanya ray dengan menaikkan sebelah alisnya.
"Ya aku tau semuanya!!!" ujar alex geram melihat ray yang tampak santai menyikapinya.
" Kau memang hebat Alex bisa mengetahui rahasia yang kusimpan dengan rapi,bahkan tisya saja kalah cepat dengan mu" ujar ray tersenyum smirk
Alex yang sudah tersulut emosi mencengkram krah kemeja ray.
"Jangan sok pintar kau ray!!! jika bukan karena diriku juga yang turut menyembunyikan kebusukanmu,Kau sudah tamat dari dulu!!!"geram alex
Ray terdiam mendengar penuturan Alex
__ADS_1
"Kau yang menyembunyikan hubunganku dari tisya???Maksutmu kau yang telah membantuku menyembunyikan hubunganku dengan alice begitu???" tanya ray yang tak percaya pada alex
"Kau kira kau bisa mengatasi segalanya sendiri begitu hah!!!! Kau itu b*d*h ray jika bukan karena diriku kau sudah dihabisi oleh tisya!!!" ujar alex dengan geram menahan emosi yang sudah memuncak
"Tisya tidak akan tega membunuhku....karena dia mencintaiku dengan sepenuh hatinya"ujar ray santai
"Apa kau bilang???"tanya alex sedikit terkejut dengan pengakuan ray
"ya tisya akan selalu memaafkan semua kekhilafanku,,,,seberat apapun kesalahan itu tisya akan memaafkannya,dia sendiri yang bilang" ujar ray santai
"Alah sudahlah lex itu hanya ketakutanmu sendiri....jadi tidak ada yang perlu kau cemaskan...urasanku biarkan menjadi urusanku sendiri kau tak perlu ikut campur " ujar ray mulai melangkah pergi lalu berbalik kearah alex "dan ya satu lagi terimakasih untuk bantuanmu dan jangan ikut campur lagi ok... gue have fun dengan dunia gue sendiri" lanjut ray dan melangkah menjauh dari alex.
"kau salah menangkap arti peekataan tisya ray...jika itu hanya sebuah kesalahan tisya bisa memaafkan kamu tapi tidak dengan pengkhianatan" gumam alex menatap nanar punggung ray "Jika suatu saat terjadi sesuatu padamu maka itu adalah hasil dari perbuatanmu sendiri,,,,aku sudah pernah mengingatkanmu tapi kau malah tak menggubris perkataanku" lanjut alex.
Alex berjalan gontai ke ruangan Tisya
"Lex kau baik baim saja???" tanya tisya
__ADS_1
"ya aku baik baik saja,apa ester sedang tidur ???" tanya alex mengalihkan pembicaraan
"ya itu dia sedang tidur" ujar tisya
"baiklah apa kau sudah selesai berbenah???" tanya alex kembali
" iya sudah" ujar tisya sambil mendekat ke boks bayi
" mari kita pulang" ujar alex
"Tunggu sebentar ray masih mengangkat telephon" ujar tisya sambil mengambil baby ester
" baiklah biar aku dan baby ester duluan yang ke mobil" ujar alex sambil mengambil alih baby ester dari gendongan tisya
Alex lansung saja pergi kemobil sambil menggendong baby ester yang tampak tertidur pulas dalam dekapannya,Tisya hanya bisa menatap heran pada Alex.tidak seperti biasanya alex bersikap seperti itu,apa ada hal yang mengganggunya ya? dalam pikiran tisya mulai bertanya tanya
"Dia kenapa ya???Apa ada seseorang yang menyinggung??? tapi siapa yang berani menyinggungnya???" gumam tisya
__ADS_1